Rudianto Lallo Minta Kapolri Tindak Korporasi Dalang Karhutla

SulawesiPos.com – Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan (Sulsel), meminta Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang baru dilantik 3 pekan lalu serius menegakkan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Penindakan tegas diperlukan untuk memberikan efek jera, terutama terhadap korporasi yang diduga memiliki keterlibatan dalam kebakaran hutan, yang ikut dipermasalahkan oleh beberapa negara tetangga.

Menurut politisi Nasdem ini, persoalan karhutla yang terus berulang setiap tahun tidak boleh dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas. Penegakan hukum harus menjadi bagian penting dari upaya memutus siklus kebakaran hutan yang selama ini terus terjadi.

“Intinya adalah harus ada penegakan supaya ada efek jera. Jangan lagi ada kejadian-kejadian yang berulang setiap tahun tanpa ada solusi, tanpa ada penindakan dari para penegak hukum,” ujar Rudianto dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Rudianto yang juga alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin ini menilai, dugaan keterlibatan perusahaan-perusahaan besar dalam kasus karhutla perlu ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum.

BACA JUGA:  Mentan Amran: Presiden Perintahkan Kirim Pompa, 200 Unit Langsung Dikerahkan untuk Tangani Karhutla

Penanganan perkara harus dilakukan secara profesional agar pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum.

Ia juga menyoroti pentingnya komitmen kepolisian dalam mengusut dugaan keterlibatan korporasi. Penanganan yang tegas dan konsisten diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus serupa sekaligus memperkuat upaya perlindungan hutan di Indonesia.

“Saya kira intinya adalah harus ada penegakan hukum. Saya tahu Pak Kapolri sudah menyampaikan bahwa akan ada tersangka dari korporasi dalam kebakaran hutan ini. Kita tunggu saja,” pungkas Rudianto.

SulawesiPos.com – Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan (Sulsel), meminta Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto yang baru dilantik 3 pekan lalu serius menegakkan hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Penindakan tegas diperlukan untuk memberikan efek jera, terutama terhadap korporasi yang diduga memiliki keterlibatan dalam kebakaran hutan, yang ikut dipermasalahkan oleh beberapa negara tetangga.

Menurut politisi Nasdem ini, persoalan karhutla yang terus berulang setiap tahun tidak boleh dibiarkan tanpa penyelesaian yang jelas. Penegakan hukum harus menjadi bagian penting dari upaya memutus siklus kebakaran hutan yang selama ini terus terjadi.

“Intinya adalah harus ada penegakan supaya ada efek jera. Jangan lagi ada kejadian-kejadian yang berulang setiap tahun tanpa ada solusi, tanpa ada penindakan dari para penegak hukum,” ujar Rudianto dalam keterangannya, Selasa (27/10/2026).

Rudianto yang juga alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin ini menilai, dugaan keterlibatan perusahaan-perusahaan besar dalam kasus karhutla perlu ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum.

BACA JUGA:  Dua Titik Api Kembali Muncul di Bulu Saukang Maros, Damkarmat Kerahkan 18 Personel

Penanganan perkara harus dilakukan secara profesional agar pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum.

Ia juga menyoroti pentingnya komitmen kepolisian dalam mengusut dugaan keterlibatan korporasi. Penanganan yang tegas dan konsisten diharapkan dapat mencegah terulangnya kasus serupa sekaligus memperkuat upaya perlindungan hutan di Indonesia.

“Saya kira intinya adalah harus ada penegakan hukum. Saya tahu Pak Kapolri sudah menyampaikan bahwa akan ada tersangka dari korporasi dalam kebakaran hutan ini. Kita tunggu saja,” pungkas Rudianto.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru