Lampu Padam di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kantor Gubernur Sulsel Ikut Gelap

SulawesiPos.com, Makassar – Pemadaman listrik terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (19/10/2026) malam.

Pantauan SulawesiPos.com menunjukkan kondisi gelap di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, mulai dari kawasan Graha Pena hingga Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Sejumlah titik di sepanjang ruas jalan tersebut tampak tanpa penerangan akibat listrik yang padam.

Kantor Gubernur Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo juga ikut terdampak berdasarkan pantauan di lokasi.

Lina (55), warga Jalan Urip Sumoharjo yang ditemui SulawesiPos.com di sebuah Warung Bugis, mengatakan listrik di wilayahnya sudah padam sejak beberapa waktu sebelumnya.

“Dari tadi mi mati lampu ini,” kata Lina.

Ia memperkirakan pemadaman mulai terjadi sekitar pukul 20.30 Wita atau mendekati pukul 21.00 Wita.

Pemadaman tersebut terjadi di tengah jadwal pengaturan beban listrik yang diumumkan PT PLN (Persero) untuk sejumlah wilayah Makassar pada Senin (19/10/2026).

PLN Jadwalkan Pemadaman Bergilir

Dalam pemberitahuannya, PLN menjadwalkan pengaturan beban di sejumlah wilayah layanan, meliputi ULP Panakkukang, Daya, Mattoanging, dan Karebosi.

BACA JUGA:  Tarif Listrik Bakal Naik? Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Jadwal pemadaman berbeda-beda, mulai pagi hingga pukul 24.00 Wita.

PLN menyebut jadwal yang diumumkan merupakan estimasi awal dan dapat berubah mengikuti kondisi sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).

“Jadwal manajemen beban yang disampaikan merupakan estimasi awal,” demikian keterangan PLN dalam pemberitahuan pengaturan beban.

Waktu dan durasi pemadaman juga dapat disesuaikan dengan kondisi sistem serta kebutuhan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan.

Pemadaman Menyasar Sejumlah Wilayah Makassar

Untuk ULP Panakkukang, pemadaman dijadwalkan melalui beberapa penyulang. Feeder UNM masuk jadwal pukul 08.00-12.00 Wita, mencakup Perum Griya Panakkukang, sebagian Jalan Yusuf Dg Ngawing, Jalan Raya Pendidikan, sebagian Jalan Mappala, Sekolah Telkom, Jalan Pettarani, dan sekitarnya.

Selanjutnya, feeder Adhyaksa dijadwalkan pukul 10.00-14.00 Wita, meliputi Jalan Adhyaksa Lama dan Baru, STIKES Panakkukang, sebagian Jalan Racing Center, UNIFA, Jalan Racing Sinrijala, Jalan Prof Abdurahman Basalamah, sebagian Jalan Sukamaju, dan kawasan sekitarnya.

Pada sore hari, feeder Pengayoman dijadwalkan mengalami pemadaman pukul 16.00-19.00 Wita.

BACA JUGA:  Punya Mobil Listrik di Enrekang Ini yang Perlu Diketahui Sebelum Perjalanan

Area terdampak meliputi Jalan Bau Mangga, sebagian Jalan Pengayoman, Pasar Segar, Grand Toserba, Jalan Cemara, dan sekitarnya.

Di wilayah ULP Daya, pengaturan beban dijadwalkan berlangsung bertahap mulai pukul 08.00 hingga 19.00 Wita.

Salah satu jadwal mencakup feeder MTOS pada pukul 08.00-12.00 Wita, dengan wilayah terdampak antara lain Makassar Town Square, sebagian Jalan Perintis Kemerdekaan, Living Plaza Perintis, Jalan Bung, Jalan Kowilham, Perintis Kemerdekaan IV, VI, VII, Perdos Unhas, dan sekitarnya.

Jadwal lainnya di ULP Daya berlangsung pukul 17.00-23.00 Wita, mencakup sebagian Jalan Perintis Kemerdekaan, Kompleks Depag, Kampus UIM, serta wilayah lain sesuai penyulang yang terdampak.

Sementara itu, ULP Mattoanging mencantumkan jadwal pengaturan beban mulai sore hingga tengah malam.

Wilayah layanannya mencakup Tamalate, Mariso, Mamajang, serta sebagian Rappocini dan Kecamatan Makassar, termasuk kawasan Jalan Manunggal 22, Tanjung Alang, Nuri, Dahlia, Baji Minasa, dan Hati Murni.

Adapun ULP Karebosi menjadwalkan pengaturan beban pukul 21.00-24.00 Wita.

BACA JUGA:  PT PLN Pastikan Listrik Sumatera Pulih Total, Polisi Tegaskan Blackout Bukan Sabotase

Area yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Ujung Pandang, Tallo, Bontoala, Wajo, dan Ujung Tanah.

PLN mengimbau pelanggan menyiapkan penerangan darurat dan mengisi daya perangkat sebelum jadwal pemadaman.

Masyarakat juga dapat memantau pembaruan kondisi kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

Meski demikian, penyebab pasti pemadaman di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo hingga Kantor Gubernur Sulawesi Selatan masih perlu dikonfirmasi kepada PLN, termasuk apakah kondisi tersebut berkaitan langsung dengan jadwal pengaturan beban yang diumumkan.

SulawesiPos.com, Makassar – Pemadaman listrik terjadi di sejumlah wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (19/10/2026) malam.

Pantauan SulawesiPos.com menunjukkan kondisi gelap di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo, mulai dari kawasan Graha Pena hingga Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

Sejumlah titik di sepanjang ruas jalan tersebut tampak tanpa penerangan akibat listrik yang padam.

Kantor Gubernur Sulawesi Selatan di Jalan Urip Sumoharjo juga ikut terdampak berdasarkan pantauan di lokasi.

Lina (55), warga Jalan Urip Sumoharjo yang ditemui SulawesiPos.com di sebuah Warung Bugis, mengatakan listrik di wilayahnya sudah padam sejak beberapa waktu sebelumnya.

“Dari tadi mi mati lampu ini,” kata Lina.

Ia memperkirakan pemadaman mulai terjadi sekitar pukul 20.30 Wita atau mendekati pukul 21.00 Wita.

Pemadaman tersebut terjadi di tengah jadwal pengaturan beban listrik yang diumumkan PT PLN (Persero) untuk sejumlah wilayah Makassar pada Senin (19/10/2026).

PLN Jadwalkan Pemadaman Bergilir

Dalam pemberitahuannya, PLN menjadwalkan pengaturan beban di sejumlah wilayah layanan, meliputi ULP Panakkukang, Daya, Mattoanging, dan Karebosi.

BACA JUGA:  Tarif Listrik Bakal Naik? Ini Penjelasan Kementerian ESDM

Jadwal pemadaman berbeda-beda, mulai pagi hingga pukul 24.00 Wita.

PLN menyebut jadwal yang diumumkan merupakan estimasi awal dan dapat berubah mengikuti kondisi sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).

“Jadwal manajemen beban yang disampaikan merupakan estimasi awal,” demikian keterangan PLN dalam pemberitahuan pengaturan beban.

Waktu dan durasi pemadaman juga dapat disesuaikan dengan kondisi sistem serta kebutuhan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan.

Pemadaman Menyasar Sejumlah Wilayah Makassar

Untuk ULP Panakkukang, pemadaman dijadwalkan melalui beberapa penyulang. Feeder UNM masuk jadwal pukul 08.00-12.00 Wita, mencakup Perum Griya Panakkukang, sebagian Jalan Yusuf Dg Ngawing, Jalan Raya Pendidikan, sebagian Jalan Mappala, Sekolah Telkom, Jalan Pettarani, dan sekitarnya.

Selanjutnya, feeder Adhyaksa dijadwalkan pukul 10.00-14.00 Wita, meliputi Jalan Adhyaksa Lama dan Baru, STIKES Panakkukang, sebagian Jalan Racing Center, UNIFA, Jalan Racing Sinrijala, Jalan Prof Abdurahman Basalamah, sebagian Jalan Sukamaju, dan kawasan sekitarnya.

Pada sore hari, feeder Pengayoman dijadwalkan mengalami pemadaman pukul 16.00-19.00 Wita.

BACA JUGA:  Punya Mobil Listrik di Enrekang Ini yang Perlu Diketahui Sebelum Perjalanan

Area terdampak meliputi Jalan Bau Mangga, sebagian Jalan Pengayoman, Pasar Segar, Grand Toserba, Jalan Cemara, dan sekitarnya.

Di wilayah ULP Daya, pengaturan beban dijadwalkan berlangsung bertahap mulai pukul 08.00 hingga 19.00 Wita.

Salah satu jadwal mencakup feeder MTOS pada pukul 08.00-12.00 Wita, dengan wilayah terdampak antara lain Makassar Town Square, sebagian Jalan Perintis Kemerdekaan, Living Plaza Perintis, Jalan Bung, Jalan Kowilham, Perintis Kemerdekaan IV, VI, VII, Perdos Unhas, dan sekitarnya.

Jadwal lainnya di ULP Daya berlangsung pukul 17.00-23.00 Wita, mencakup sebagian Jalan Perintis Kemerdekaan, Kompleks Depag, Kampus UIM, serta wilayah lain sesuai penyulang yang terdampak.

Sementara itu, ULP Mattoanging mencantumkan jadwal pengaturan beban mulai sore hingga tengah malam.

Wilayah layanannya mencakup Tamalate, Mariso, Mamajang, serta sebagian Rappocini dan Kecamatan Makassar, termasuk kawasan Jalan Manunggal 22, Tanjung Alang, Nuri, Dahlia, Baji Minasa, dan Hati Murni.

Adapun ULP Karebosi menjadwalkan pengaturan beban pukul 21.00-24.00 Wita.

BACA JUGA:  PLN Jamin Kelistrikan Sulselrabar Normal 5 September

Area yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Ujung Pandang, Tallo, Bontoala, Wajo, dan Ujung Tanah.

PLN mengimbau pelanggan menyiapkan penerangan darurat dan mengisi daya perangkat sebelum jadwal pemadaman.

Masyarakat juga dapat memantau pembaruan kondisi kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123.

Meski demikian, penyebab pasti pemadaman di sepanjang Jalan Urip Sumoharjo hingga Kantor Gubernur Sulawesi Selatan masih perlu dikonfirmasi kepada PLN, termasuk apakah kondisi tersebut berkaitan langsung dengan jadwal pengaturan beban yang diumumkan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru