SulawesiPos.com – Pemilik mobil listrik yang tinggal atau melintas di Kabupaten Enrekang perlu memperhatikan ketersediaan titik pengisian daya sebelum melakukan perjalanan, karena hingga September 2026 belum terdapat SPKLU publik yang beroperasi di wilayah tersebut.
Enrekang berada di jalur Trans Sulawesi yang menghubungkan Parepare dengan Tana Toraja, sehingga rencana pengisian daya perlu disesuaikan dengan arah perjalanan dan kemampuan baterai kendaraan.
Bagi pengemudi yang membutuhkan pengisian daya, salah satu pilihan yang dapat digunakan berada di SPKLU PLN UP3 Parepare sebelum perjalanan dilanjutkan menuju wilayah berikutnya.
SPKLU Parepare pertama kali diresmikan pada Agustus 2022 dengan kapasitas medium charging 25 kilowatt, kemudian meningkat menjadi fast charging 2 x 25 kilowatt pada akhir tahun yang sama.
Jenis konektor yang tersedia di lokasi tersebut belum dicantumkan secara spesifik, sehingga pemilik mobil listrik perlu memastikan kesesuaian konektor kendaraan sebelum berangkat menuju lokasi pengisian.
Penggunaan SPKLU dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile dengan membuka fitur electric vehicle, menentukan daya yang diinginkan, kemudian melakukan pembayaran sebelum proses pengisian dimulai.
Setelah transaksi dilakukan, pengguna memasang nozzle pengisian ke kendaraan dan proses pengisian berlangsung hingga selesai sesuai kebutuhan daya kendaraan.
Persiapan Membawa Mobil Listrik ke Enrekang
Pemilik mobil listrik yang hendak berkunjung ke Enrekang dapat mengisi daya terlebih dahulu di Parepare atau memanfaatkan titik SPKLU PLN lain di Makassar sebelum melanjutkan perjalanan.
Kemampuan baterai dan jarak perjalanan perlu diperhitungkan sejak awal agar daya yang tersedia tetap mencukupi ketika kendaraan melanjutkan perjalanan menuju titik pengisian berikutnya.
Perjalanan menuju Tana Toraja melalui Enrekang juga perlu diperhitungkan sejak awal, terutama terkait jarak tempuh kendaraan dan posisi titik pengisian berikutnya.
Jaringan SPKLU di Sulselrabar terus bertambah, dari 65 unit di 52 lokasi pada awal 2026 menjadi 69 unit di 53 lokasi pada Maret 2026, kemudian mencapai 78 unit di 57 lokasi pada Mei 2026.
Sebelum berangkat, pemilik mobil listrik dapat mengecek kondisi terbaru titik pengisian melalui PLN Mobile agar rencana perjalanan dapat disesuaikan dengan lokasi dan ketersediaan layanan yang ada.


