SulawesiPos.com – Atap rumah warga di Jalan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, terbakar akibat petasan yang dimainkan sekelompok remaja saat malam pergantian Tahun Baru.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (1/1/2025) dini hari ketika sejumlah remaja menyalakan petasan di kawasan permukiman padat penduduk.
Petasan yang awalnya diarahkan ke udara menyebar ke berbagai arah dan mengenai atap rumah semi permanen milik warga hingga memicu percikan api.
Petugas kepolisian yang tengah melakukan pengamanan malam Tahun Baru langsung melakukan pemadaman secara manual menggunakan air di lokasi kejadian.
Api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke bagian lain rumah dan menimbulkan kerusakan lebih parah.
Situasi semakin memanas ketika dua kelompok warga dari lorong berbeda keluar rumah dan hampir terlibat bentrokan.
Kesalahpahaman dipicu oleh arah petasan yang mengarah ke lorong lain, diperparah dengan kondisi sebagian warga yang diduga berada dalam pengaruh minuman keras.
RW-Aparat Kepolisian Turun Tangan
Ketua RW setempat, Muhajar, menyebut dirinya segera turun tangan untuk mengendalikan situasi guna mencegah keributan meluas.
“Anak-anak melempar petasan, saya sudah bilang berhenti. Karena terjadi kesalahpahaman, apalagi sebagian warga sudah minum, saya langsung menahan warga supaya tidak terjadi keributan,” kata Muhajar.
Aparat kepolisian bersama ketua RT dan RW setempat kemudian melakukan mediasi untuk menenangkan kedua kelompok warga.
Polisi meminta masing-masing kelompok kembali ke rumah demi menghindari bentrokan terbuka di lingkungan permukiman.
Selain mediasi, polisi juga melanjutkan patroli dialogis di sepanjang Jalan Rappokalling untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Sejumlah warga yang masih berkumpul dan mengonsumsi minuman keras dibubarkan sebagai langkah pencegahan gangguan keamanan lanjutan.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun petasan yang dinyalakan nyaris mengenai petugas kepolisian yang sedang berpatroli di sekitar lokasi. (tar)

