SulawesiPos.com – Seorang karyawan ekspedisi di Makassar berinisial Syahril (34) diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh atasannya. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Perumahan The Mutiara, Jalan AP Pettarani, Makassar, pada Selasa malam (21/7/2026).
Selain dugaan penganiayaan, korban juga mengaku mendapat ancaman menggunakan senjata tajam dan sempat disekap selama beberapa jam sebelum akhirnya berhasil keluar dari lokasi.
Menurut pengakuan Syahril, dirinya dipanggil ke rumah Hj Amelia selaku Direktur Ekspedisi PT Amelia Karya Utama (AMLOG) untuk menghadiri rapat koordinasi terkait pekerjaan.
Di lokasi tersebut juga hadir Ulil Amri yang menjabat sebagai Wakil Direktur sekaligus suami Amelia, serta Andi Udayana yang merupakan Admin Kontrol Unit dan adik kandung Amelia.
Syahril menuturkan, dalam pertemuan itu sempat terjadi pembahasan mengenai uang perusahaan. Setelah diminta membuat surat pernyataan, situasi disebut berubah tegang.
“Saat saya menghampiri, Andi Udayana mengeluarkan sebilah badik sambil mengatakan dengan kalimat ‘saya tusuk itu dadamu’,” kata Syahril, Selasa (4/8/2026) malam.
Korban mengaku ancaman tersebut kemudian memicu keributan. Ia menyebut Ulil Amri memukul bagian belakang kepalanya, sementara Andi Udayana menampar wajah dan mencekik lehernya menggunakan lengan.
“Saat itu saya berusaha untuk mengamankan diri. Tetapi, Ibu Amelia berkata ‘siapa yang akan menolong kamu di sini’. Lalu Ibu Amelia menendang di bagian kemaluan saya,” ujar Syahril.
Tak hanya itu, Syahril juga mengaku sempat disekap di rumah tersebut mulai sekitar pukul 23.00 Wita hingga pukul 04.00 Wita.
“Waktu itu saya sempat hubungi teman dan tidak lama datang teman saya menjemput. Waktu kejadian penganiayaan, ada salah satu pelaku yang merekam,” ucapnya.

