Sanggara Balanda Naik Level! Dari Kudapan Tradisional Kini Hadir dengan Varian Modern

SulawesiPos.com – Di tengah tren kuliner kekinian, salah satu camilan tradisional khas Bugis-Makassar justru ikut berkembang. Sanggara Balanda, olahan pisang goreng yang kini tampil dengan berbagai inovasi menarik.

Secara sederhana, sanggara berarti pisang goreng, sementara balanda merujuk pada Belanda. Kuliner ini sudah dikenal sejak lama di Sulawesi Selatan dan menjadi salah satu kudapan khas yang cukup legendaris.

Sanggara Balanda dibuat dari pisang raja matang yang menjadi kunci utama cita rasanya. Pisang ini dipilih karena memiliki kadar gula alami yang tinggi, sehingga saat digoreng akan menghasilkan aroma karamel yang khas.

Proses pembuatannya pun masih mempertahankan cara tradisional, yaitu dengan teknik penggorengan dua kali. Cara ini membuat teksturnya renyah di luar, namun tetap lembut di dalam.

Biasanya, pisang yang telah digoreng kemudian dibelah dan diisi dengan campuran margarin, gula, serta kacang tanah sangrai yang ditumbuk kasar. Sajian ini lalu disiram dengan kuah gula cair yang memberikan rasa manis khas.

BACA JUGA: 
Menikmati Kapurung, Sajian Sagu Khas Sulsel yang Segar, Hangat, dan Mengenyangkan

Namun kini, Sanggara Balanda tidak lagi hadir dalam bentuk yang itu-itu saja.

Berbagai inovasi mulai bermunculan, terutama untuk menyesuaikan selera generasi saat ini.

Varian Topping yang Kini Hadir

* Keju parut
* Cokelat
* Matcha
* Tiramisu

Tak hanya topping, bagian kuah juga mengalami perkembangan. Jika dulu identik dengan gula cair, kini tersedia pilihan yang lebih beragam.

Varian Kuah

* Vla cokelat
* Vla susu
* Vla kuning

Perubahan ini membuat Sanggara Balanda terasa lebih variatif, bahkan mendekati konsep dessert modern tanpa meninggalkan ciri khas tradisionalnya.

Perpaduan antara resep lama dan sentuhan baru ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap bisa beradaptasi mengikuti zaman.

Di Mana Bisa Mencicipinya?

1. Nyamanna Food
Jl. Abdullah Daeng Sirua No.426/414, Kota Makassar. Buka setiap hari pukul 17.00 – 22.00 Wita

Varian yang tersedia:
* Cokelat
* Keju
* Tiramisu
* Matcha

2. Dapur Moms Shanum
Jl. Mangka Daeng Bombong 4, Kabupaten Gowa. Buka setiap hari pukul 10.00 – 22.00 Wita

BACA JUGA: 
Kaddo Minyak, Sajian Sakral dalam Hajatan Masyarakat Makassar

Varian yang tersedia:
* Original
* Vla cokelat
* Vla creamy
* Vla butter

Kini, Sanggara Balanda tak hanya dikenal sebagai camilan klasik, tetapi juga mulai dilirik sebagai kuliner kekinian yang menarik untuk dicoba.

Jadi, menurutmu… lebih enak yang original atau versi kekinian? (ainun khairunnisa)

SulawesiPos.com – Di tengah tren kuliner kekinian, salah satu camilan tradisional khas Bugis-Makassar justru ikut berkembang. Sanggara Balanda, olahan pisang goreng yang kini tampil dengan berbagai inovasi menarik.

Secara sederhana, sanggara berarti pisang goreng, sementara balanda merujuk pada Belanda. Kuliner ini sudah dikenal sejak lama di Sulawesi Selatan dan menjadi salah satu kudapan khas yang cukup legendaris.

Sanggara Balanda dibuat dari pisang raja matang yang menjadi kunci utama cita rasanya. Pisang ini dipilih karena memiliki kadar gula alami yang tinggi, sehingga saat digoreng akan menghasilkan aroma karamel yang khas.

Proses pembuatannya pun masih mempertahankan cara tradisional, yaitu dengan teknik penggorengan dua kali. Cara ini membuat teksturnya renyah di luar, namun tetap lembut di dalam.

Biasanya, pisang yang telah digoreng kemudian dibelah dan diisi dengan campuran margarin, gula, serta kacang tanah sangrai yang ditumbuk kasar. Sajian ini lalu disiram dengan kuah gula cair yang memberikan rasa manis khas.

BACA JUGA: 
Sayur Tuttu Khas Sulsel, Daun Ubi Tumbuk yang Gurih dan Pedas

Namun kini, Sanggara Balanda tidak lagi hadir dalam bentuk yang itu-itu saja.

Berbagai inovasi mulai bermunculan, terutama untuk menyesuaikan selera generasi saat ini.

Varian Topping yang Kini Hadir

* Keju parut
* Cokelat
* Matcha
* Tiramisu

Tak hanya topping, bagian kuah juga mengalami perkembangan. Jika dulu identik dengan gula cair, kini tersedia pilihan yang lebih beragam.

Varian Kuah

* Vla cokelat
* Vla susu
* Vla kuning

Perubahan ini membuat Sanggara Balanda terasa lebih variatif, bahkan mendekati konsep dessert modern tanpa meninggalkan ciri khas tradisionalnya.

Perpaduan antara resep lama dan sentuhan baru ini menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap bisa beradaptasi mengikuti zaman.

Di Mana Bisa Mencicipinya?

1. Nyamanna Food
Jl. Abdullah Daeng Sirua No.426/414, Kota Makassar. Buka setiap hari pukul 17.00 – 22.00 Wita

Varian yang tersedia:
* Cokelat
* Keju
* Tiramisu
* Matcha

2. Dapur Moms Shanum
Jl. Mangka Daeng Bombong 4, Kabupaten Gowa. Buka setiap hari pukul 10.00 – 22.00 Wita

BACA JUGA: 
Bajabuk, Abon Ikan Khas Bugis-Makassar yang Pernah Jadi Bekal Wajib Jamaah Haji

Varian yang tersedia:
* Original
* Vla cokelat
* Vla creamy
* Vla butter

Kini, Sanggara Balanda tak hanya dikenal sebagai camilan klasik, tetapi juga mulai dilirik sebagai kuliner kekinian yang menarik untuk dicoba.

Jadi, menurutmu… lebih enak yang original atau versi kekinian? (ainun khairunnisa)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru