Pengakuan seorang perempuan di Tomoni, Luwu Timur, viral setelah ia mengklaim menjadi korban pemerasan hingga Rp25 juta usai video pribadinya tersebar. Hingga Jumat, 14 Agustus 2026, informasi yang beredar masih bertumpu pada pengakuan korban di media sosial dan belum disertai keterangan resmi aparat yang bisa diakses publik.