Penataan Jalan MYP Sulsel Berlanjut, Sejumlah Ruas Masuk Tahap Penyempurnaan

SulawesiPos.com – Sejumlah ruas jalan yang masuk dalam program Multi Years Project (MYP) Paket 1 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kini memasuki tahapan pekerjaan lanjutan.

Penanganan kini mencakup bahu jalan, saluran drainase, pedestrian, hingga median.

Di Kabupaten Sinjai, pekerjaan berlangsung pada ruas Batas Bulukumba–Sanjai–Sinjai dengan penanganan hasil galian menggunakan Cold Milling Machine (CMM).

Sementara pada ruas Batas Gowa–Tondong, pekerjaan diarahkan pada pembangunan bahu jalan menggunakan beton fc 15 MPa.

Pekerjaan serupa juga berjalan di Kabupaten Bulukumba. Pada ruas Tanete–Tanaberu, bahu jalan dikerjakan menggunakan beton dengan spesifikasi fc 15 MPa.

Di Kota Makassar, penyempurnaan fasilitas pendukung dilakukan pada beberapa ruas. Jalan Hertasning, misalnya, tengah dikerjakan pada bagian pedestrian melalui pemasangan manhole.

Sedangkan di Jalan Aroepala, pekerjaan berfokus pada pengecoran beton plat penutup saluran drainase.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan pekerjaan tersebut disesuaikan dengan progres masing-masing ruas.

BACA JUGA:  Diresmikan Gubernur Sulsel, Perbaikan Jalan Hertasning Dikebut dan Mulai Tunjukkan Progres Nyata

Oleh karena itu, jenis pekerjaan yang dilakukan pada setiap lokasi berbeda mengikuti kebutuhan penanganannya.

“Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan secara bertahap mengikuti progres pekerjaan di masing-masing ruas,” kata Rosyadi, Sabtu (3/10/2026).

MYP Paket 1 Lengkapi Fungsi Jalan

Secara keseluruhan, MYP Paket 1 mencakup penanganan 13 ruas jalan dan tujuh titik lokasi longsor akibat bencana yang tersebar di sejumlah wilayah Sulsel.

Setelah pekerjaan utama berjalan, penataan kawasan menjadi bagian dari tahapan untuk melengkapi fungsi infrastruktur yang dibangun.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, penataan dilakukan secara bertahap, termasuk pada elemen jalan yang menunjang aktivitas masyarakat.

“Saat ini penataan kawasan kita lakukan secara bertahap, termasuk median jalan, pedestrian, trotoar hingga saluran drainase di sejumlah ruas,” kata Andi Sudirman.

Penyempurnaan tersebut diarahkan agar infrastruktur jalan tidak hanya memiliki struktur badan jalan yang memadai, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung sehingga dapat menunjang aspek keamanan, kenyamanan, dan aktivitas masyarakat.

BACA JUGA:  Salat Istisqa Digelar di Rujab Gubernur Sulsel, Warga Berdoa di Tengah Kekeringan

SulawesiPos.com – Sejumlah ruas jalan yang masuk dalam program Multi Years Project (MYP) Paket 1 Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) kini memasuki tahapan pekerjaan lanjutan.

Penanganan kini mencakup bahu jalan, saluran drainase, pedestrian, hingga median.

Di Kabupaten Sinjai, pekerjaan berlangsung pada ruas Batas Bulukumba–Sanjai–Sinjai dengan penanganan hasil galian menggunakan Cold Milling Machine (CMM).

Sementara pada ruas Batas Gowa–Tondong, pekerjaan diarahkan pada pembangunan bahu jalan menggunakan beton fc 15 MPa.

Pekerjaan serupa juga berjalan di Kabupaten Bulukumba. Pada ruas Tanete–Tanaberu, bahu jalan dikerjakan menggunakan beton dengan spesifikasi fc 15 MPa.

Di Kota Makassar, penyempurnaan fasilitas pendukung dilakukan pada beberapa ruas. Jalan Hertasning, misalnya, tengah dikerjakan pada bagian pedestrian melalui pemasangan manhole.

Sedangkan di Jalan Aroepala, pekerjaan berfokus pada pengecoran beton plat penutup saluran drainase.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (DBMBK) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan pekerjaan tersebut disesuaikan dengan progres masing-masing ruas.

BACA JUGA:  Gubernur Sulsel Jamu Peserta Mubes IKA Unhas, Cerita Kehebatan Alumni di Batam

Oleh karena itu, jenis pekerjaan yang dilakukan pada setiap lokasi berbeda mengikuti kebutuhan penanganannya.

“Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan secara bertahap mengikuti progres pekerjaan di masing-masing ruas,” kata Rosyadi, Sabtu (3/10/2026).

MYP Paket 1 Lengkapi Fungsi Jalan

Secara keseluruhan, MYP Paket 1 mencakup penanganan 13 ruas jalan dan tujuh titik lokasi longsor akibat bencana yang tersebar di sejumlah wilayah Sulsel.

Setelah pekerjaan utama berjalan, penataan kawasan menjadi bagian dari tahapan untuk melengkapi fungsi infrastruktur yang dibangun.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, penataan dilakukan secara bertahap, termasuk pada elemen jalan yang menunjang aktivitas masyarakat.

“Saat ini penataan kawasan kita lakukan secara bertahap, termasuk median jalan, pedestrian, trotoar hingga saluran drainase di sejumlah ruas,” kata Andi Sudirman.

Penyempurnaan tersebut diarahkan agar infrastruktur jalan tidak hanya memiliki struktur badan jalan yang memadai, tetapi juga dilengkapi fasilitas pendukung sehingga dapat menunjang aspek keamanan, kenyamanan, dan aktivitas masyarakat.

BACA JUGA:  Diresmikan Gubernur Sulsel, Perbaikan Jalan Hertasning Dikebut dan Mulai Tunjukkan Progres Nyata

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru