24 Ketua DPC PKB Sulsel Dilantik Cak Imin di Jakarta, PKB Pasang Target Sapu 11 Dapil pada 2029

SulawesiPos.com – Sebanyak 24 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dijadwalkan dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu besok, 22 Juli 2026. Agenda ini tidak hanya menjadi seremoni kepengurusan, tetapi juga bagian dari konsolidasi nasional PKB yang mulai diarahkan ke penguatan mesin partai menghadapi Pemilu 2029.

Sekretaris DPW PKB Sulsel Muhammad Haekal, dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026), mengatakan seluruh Ketua DPC PKB se-Indonesia akan dikukuhkan langsung oleh Cak Imin dalam agenda nasional yang dipusatkan di Jakarta. Dari Sulsel, seluruh unsur inti pengurus DPC dipastikan ikut hadir.

“Iya, pelantikannya hari Rabu, 22 Juli 2026. Seluruh Ketua DPC PKB se-Indonesia akan dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di Kota Tua Jakarta. Jadwal pelantikannya sore,” kata Haekal ditemui di Markas PKB Sulsel Jl Prof Abdurahman Basalamah No.5, Karampuang, Panakkukang, Senin, 20 Juli 2026 siang.

Haekal menegaskan, kehadiran dari Sulsel tidak hanya terbatas pada para ketua DPC. Sekretaris, bendahara, hingga Ketua Dewan Syuro dari masing-masing DPC juga diwajibkan ikut dalam pelantikan tersebut.

BACA JUGA:  Jokowi Sebut PSI Masa Depan Indonesia, Tekankan Struktur Hingga Akar Rumput

“Semua DPC akan hadir langsung, semuanya harus hadir. Selain ketua DPC, sekretaris, bendahara, hingga Ketua Dewan Syuro juga ikut hadir,” ujarnya.

Dirangkaikan dengan Harlah PKB

Menurut Haekal, pemusatan pelantikan di Jakarta merupakan arahan langsung dari DPP PKB dan sengaja dirangkaikan dengan rangkaian peringatan Hari Lahir ke-28 PKB yang jatuh pada Kamis, 23 Juli 2026. Puncak Harlah akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, dengan tema “Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi.”

Rangkaian itu membuat kader PKB dari berbagai daerah akan berkumpul di Jakarta untuk mengikuti sejumlah agenda partai secara beruntun, mulai dari pelantikan, peringatan Harlah, hingga kegiatan penguatan organisasi.

“Pelantikan ini memang dirangkaikan dengan Harlah PKB. Jadi bukan hanya pelantikan, tetapi juga ada agenda-agenda strategis partai di tingkat nasional,” jelas Haekal.

Setelah pelantikan, para Ketua DPC disebut tidak langsung kembali ke daerah masing-masing. DPP PKB telah menyiapkan kaderisasi dan penguatan kapasitas kepemimpinan sebagai bagian dari konsolidasi nasional partai.

“Setelah pelantikan akan dilaksanakan kaderisasi untuk semua ketua DPC. Artinya ini merupakan konsolidasi besar-besaran PKB secara nasional. Di situ juga akan dibahas persiapan menghadapi Pemilu 2029,” katanya.

BACA JUGA:  Cak Imin: PKB Mendukung Pilkada lewat DPRD

Bidik 11 Dapil dan Tiga Kursi DPR RI

Di tingkat Sulsel, konsolidasi itu dibarengi target elektoral yang lebih tinggi. Saat ini PKB memiliki delapan kursi di DPRD Sulsel, dan partai membidik seluruh 11 daerah pemilihan dapat terisi wakil PKB pada Pemilu 2029.

“Target kami minimal seluruh 11 dapil DPRD Sulsel terisi. Saat ini modal kami delapan kursi dan tentu targetnya menambah jumlah kursi pada Pemilu 2029,” ujar Haekal.

Tak hanya di tingkat provinsi, PKB Sulsel juga membidik tambahan kursi di Senayan. Target yang dipasang adalah merebut tiga kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan.

“Sementara untuk DPR RI, target kami tiga kursi dari dapil Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Haekal menambahkan, setelah dilantik, masing-masing DPC akan menggelar Musyawarah Kerja untuk menyusun program organisasi sekaligus menetapkan target politik sesuai kondisi kabupaten dan kota masing-masing.

“Setelah dilantik, masing-masing DPC akan melaksanakan Musker. Di forum itulah mereka menyusun program kerja sekaligus menetapkan target politik sesuai kondisi daerah masing-masing,” pungkas Haekal.

BACA JUGA:  Partai Gema Bangsa Segera Gelar Rapimnas Untuk Songsong Pemilu 2029

Sementara itu, Ketua PKB Sulsel Azhar Arsyad berharap pelantikan 24 Ketua DPC PKB se-Sulsel menjadi momentum memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, pelantikan harus menjadi titik awal kerja politik pengurus baru, bukan berhenti sebagai seremoni.

“Pelantikan ini kami harapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas seluruh kader PKB di Sulsel. Setelah dilantik, seluruh pengurus harus langsung bekerja, memperkuat organisasi, dan hadir di tengah masyarakat,” kata Azhar Arsyad.

Azhar menegaskan kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur di tingkat wilayah, tetapi juga oleh kinerja DPC di seluruh kabupaten dan kota. Karena itu, ia meminta para pengurus baru menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi dengan kader dan simpatisan, serta bergerak hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan menjelang kontestasi 2029.

“Target besar PKB tidak akan tercapai tanpa kerja sama seluruh pengurus. Karena itu, kami ingin setelah pelantikan seluruh DPC bergerak serentak membangun organisasi dan memperluas basis dukungan masyarakat,” tambahnya.

SulawesiPos.com – Sebanyak 24 Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan dijadwalkan dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Rabu besok, 22 Juli 2026. Agenda ini tidak hanya menjadi seremoni kepengurusan, tetapi juga bagian dari konsolidasi nasional PKB yang mulai diarahkan ke penguatan mesin partai menghadapi Pemilu 2029.

Sekretaris DPW PKB Sulsel Muhammad Haekal, dalam keterangannya, Selasa (21/7/2026), mengatakan seluruh Ketua DPC PKB se-Indonesia akan dikukuhkan langsung oleh Cak Imin dalam agenda nasional yang dipusatkan di Jakarta. Dari Sulsel, seluruh unsur inti pengurus DPC dipastikan ikut hadir.

“Iya, pelantikannya hari Rabu, 22 Juli 2026. Seluruh Ketua DPC PKB se-Indonesia akan dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar di Kota Tua Jakarta. Jadwal pelantikannya sore,” kata Haekal ditemui di Markas PKB Sulsel Jl Prof Abdurahman Basalamah No.5, Karampuang, Panakkukang, Senin, 20 Juli 2026 siang.

Haekal menegaskan, kehadiran dari Sulsel tidak hanya terbatas pada para ketua DPC. Sekretaris, bendahara, hingga Ketua Dewan Syuro dari masing-masing DPC juga diwajibkan ikut dalam pelantikan tersebut.

BACA JUGA:  Resmikan Kantor Baru DPW PKB DKI Jakarta, Cak Imin: Dulu PKB di Jakarta Sering Diremehkan

“Semua DPC akan hadir langsung, semuanya harus hadir. Selain ketua DPC, sekretaris, bendahara, hingga Ketua Dewan Syuro juga ikut hadir,” ujarnya.

Dirangkaikan dengan Harlah PKB

Menurut Haekal, pemusatan pelantikan di Jakarta merupakan arahan langsung dari DPP PKB dan sengaja dirangkaikan dengan rangkaian peringatan Hari Lahir ke-28 PKB yang jatuh pada Kamis, 23 Juli 2026. Puncak Harlah akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, dengan tema “Arah Baru, Amanat Ekonomi Konstitusi.”

Rangkaian itu membuat kader PKB dari berbagai daerah akan berkumpul di Jakarta untuk mengikuti sejumlah agenda partai secara beruntun, mulai dari pelantikan, peringatan Harlah, hingga kegiatan penguatan organisasi.

“Pelantikan ini memang dirangkaikan dengan Harlah PKB. Jadi bukan hanya pelantikan, tetapi juga ada agenda-agenda strategis partai di tingkat nasional,” jelas Haekal.

Setelah pelantikan, para Ketua DPC disebut tidak langsung kembali ke daerah masing-masing. DPP PKB telah menyiapkan kaderisasi dan penguatan kapasitas kepemimpinan sebagai bagian dari konsolidasi nasional partai.

“Setelah pelantikan akan dilaksanakan kaderisasi untuk semua ketua DPC. Artinya ini merupakan konsolidasi besar-besaran PKB secara nasional. Di situ juga akan dibahas persiapan menghadapi Pemilu 2029,” katanya.

BACA JUGA:  Cak Imin: PKB Mendukung Pilkada lewat DPRD

Bidik 11 Dapil dan Tiga Kursi DPR RI

Di tingkat Sulsel, konsolidasi itu dibarengi target elektoral yang lebih tinggi. Saat ini PKB memiliki delapan kursi di DPRD Sulsel, dan partai membidik seluruh 11 daerah pemilihan dapat terisi wakil PKB pada Pemilu 2029.

“Target kami minimal seluruh 11 dapil DPRD Sulsel terisi. Saat ini modal kami delapan kursi dan tentu targetnya menambah jumlah kursi pada Pemilu 2029,” ujar Haekal.

Tak hanya di tingkat provinsi, PKB Sulsel juga membidik tambahan kursi di Senayan. Target yang dipasang adalah merebut tiga kursi DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan.

“Sementara untuk DPR RI, target kami tiga kursi dari dapil Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Haekal menambahkan, setelah dilantik, masing-masing DPC akan menggelar Musyawarah Kerja untuk menyusun program organisasi sekaligus menetapkan target politik sesuai kondisi kabupaten dan kota masing-masing.

“Setelah dilantik, masing-masing DPC akan melaksanakan Musker. Di forum itulah mereka menyusun program kerja sekaligus menetapkan target politik sesuai kondisi daerah masing-masing,” pungkas Haekal.

BACA JUGA:  Jokowi Sebut PSI Masa Depan Indonesia, Tekankan Struktur Hingga Akar Rumput

Sementara itu, Ketua PKB Sulsel Azhar Arsyad berharap pelantikan 24 Ketua DPC PKB se-Sulsel menjadi momentum memperkuat soliditas partai hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, pelantikan harus menjadi titik awal kerja politik pengurus baru, bukan berhenti sebagai seremoni.

“Pelantikan ini kami harapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas seluruh kader PKB di Sulsel. Setelah dilantik, seluruh pengurus harus langsung bekerja, memperkuat organisasi, dan hadir di tengah masyarakat,” kata Azhar Arsyad.

Azhar menegaskan kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur di tingkat wilayah, tetapi juga oleh kinerja DPC di seluruh kabupaten dan kota. Karena itu, ia meminta para pengurus baru menjaga kekompakan, memperkuat komunikasi dengan kader dan simpatisan, serta bergerak hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan menjelang kontestasi 2029.

“Target besar PKB tidak akan tercapai tanpa kerja sama seluruh pengurus. Karena itu, kami ingin setelah pelantikan seluruh DPC bergerak serentak membangun organisasi dan memperluas basis dukungan masyarakat,” tambahnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru