Hari Ketujuh Pencarian KM Nurul Salsa, SAR Temukan Barang Berisi Identitas Korban

SulawesiPos.com – Tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah benda yang diduga milik korban kecelakaan KM Nurul Salsa saat memperluas pencarian di Perairan Sabalana, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Selasa (21/7/2026).

Barang yang ditemukan berupa pelampung, gabus, serta sebuah tas berisi dokumen identitas berupa KTP, SIM, dan kartu BPJS atas nama Rosmaeni dan Rispandi.

Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa barang-barang itu berasal dari KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Sulawesi Selatan.

“Kami meyakini kalau tas tersebut adalah milik KM Nurul Salsa yang tenggelam,” kata Arif, Selasa (21/7/2026).

Temuan ini menjadi perkembangan terbaru dalam operasi pencarian yang masih berlangsung untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Sebelumnya, sebanyak tujuh korban telah ditemukan dalam rangkaian pencarian. Lima korban ditemukan nelayan di perairan sekitar Pulau Matallang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (18/7/2026).

Dua korban lainnya ditemukan di Perairan Pulau Sanipa oleh tim pencari dari aparat Desa Sabalana, Kabupaten Pangkep, Minggu (19/7/2026).

BACA JUGA:  "Jaga Diska Sampai Selamat", Pesan Terakhir Ayah Sebelum Hilang di Laut dalam Tragedi KM Nurul Salsa

Memasuki hari ketujuh operasi, tim SAR gabungan memperluas area pencarian dengan menyisir sejumlah wilayah perairan.

Fokus pencarian dilakukan mulai dari barat daya Pulau Selayar hingga Perairan Mataram, Perairan Flores, Selat Bali, serta wilayah Perairan Pangkep.

Perluasan area tersebut dilakukan karena arus laut berpotensi membawa korban maupun material kapal menjauh dari lokasi awal kejadian.

Tim SAR gabungan berharap penyisiran di wilayah yang lebih luas dapat menemukan korban lain yang masih belum diketahui keberadaannya sekaligus mempercepat proses pencarian KM Nurul Salsa.

SulawesiPos.com – Tim SAR gabungan kembali menemukan sejumlah benda yang diduga milik korban kecelakaan KM Nurul Salsa saat memperluas pencarian di Perairan Sabalana, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Selasa (21/7/2026).

Barang yang ditemukan berupa pelampung, gabus, serta sebuah tas berisi dokumen identitas berupa KTP, SIM, dan kartu BPJS atas nama Rosmaeni dan Rispandi.

Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa barang-barang itu berasal dari KM Nurul Salsa yang tenggelam di perairan Sulawesi Selatan.

“Kami meyakini kalau tas tersebut adalah milik KM Nurul Salsa yang tenggelam,” kata Arif, Selasa (21/7/2026).

Temuan ini menjadi perkembangan terbaru dalam operasi pencarian yang masih berlangsung untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Sebelumnya, sebanyak tujuh korban telah ditemukan dalam rangkaian pencarian. Lima korban ditemukan nelayan di perairan sekitar Pulau Matallang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sabtu (18/7/2026).

Dua korban lainnya ditemukan di Perairan Pulau Sanipa oleh tim pencari dari aparat Desa Sabalana, Kabupaten Pangkep, Minggu (19/7/2026).

BACA JUGA:  Daftar Nama 18 Penumpang KM Nurul Salsa yang Masih Hilang, Pencarian Masuki Hari Keenam

Memasuki hari ketujuh operasi, tim SAR gabungan memperluas area pencarian dengan menyisir sejumlah wilayah perairan.

Fokus pencarian dilakukan mulai dari barat daya Pulau Selayar hingga Perairan Mataram, Perairan Flores, Selat Bali, serta wilayah Perairan Pangkep.

Perluasan area tersebut dilakukan karena arus laut berpotensi membawa korban maupun material kapal menjauh dari lokasi awal kejadian.

Tim SAR gabungan berharap penyisiran di wilayah yang lebih luas dapat menemukan korban lain yang masih belum diketahui keberadaannya sekaligus mempercepat proses pencarian KM Nurul Salsa.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru