SulawesiPos.com – Jalan AP Pettarani, Makassar, dipenuhi bendera kuning dan baliho para pengurus serta legislator Partai Golkar menjelang Musyawarah Daerah XI Golkar Sulawesi Selatan. Pemandangan serba kuning itu terlihat di dua sisi jalan dalam radius sekitar satu kilometer dari Hotel Claro, lokasi Musda yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 18 Juli 2026.
Baliho yang terpasang menampilkan wajah-wajah pengurus Golkar dari berbagai tingkatan, mulai dari DPD II kabupaten dan kota se-Sulsel hingga jajaran pengurus pusat. Sejumlah tokoh nasional yang terlihat di antaranya Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia, Kabid Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi dan Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel Muhidin M Said, Wakil Ketua Umum DPP Golkar yang juga anggota DPR RI Nurdin Halid, serta Hamka B Kadi dan Taufan Pawe.
Deretan atribut partai itu mempertegas atmosfer Musda di sekitar venue utama. Hampir seluruh titik yang mengarah ke Hotel Claro dihiasi warna kuning, disertai baliho berukuran besar yang menampilkan para kader dan legislator Golkar.
Namun, dari enam legislator Golkar Makassar, hanya dua yang tampak di baliho, yakni Eshin Usami Nur Rahman dan Andi Suharmika. Wajah Ketua DPD II Golkar Makassar Munafri Arifuddin maupun pengurus DPD II Golkar Makassar lainnya tidak terlihat di sepanjang jalur tersebut.
Appi hormati forum Musda
Meski tidak menghadiri Musda karena bertepatan dengan jadwal umrah, Munafri Arifuddin menegaskan tetap menghormati seluruh proses dan dinamika yang berlangsung dalam forum tersebut. Menurut dia, Musda adalah forum resmi organisasi yang memiliki mekanisme dan aturan yang wajib dihormati seluruh kader.
“Saya menghormati seluruh proses Musda dan menghargai keputusan organisasi, Siapa pun yang terpilih nantinya adalah hasil forum resmi partai sehingga sudah menjadi kewajiban seluruh kader untuk menjaga soliditas,” ucap Appi dalam rilisnya.
Sementara itu, Plt Sekretaris DPD I Golkar Sulsel Rahman Pina mengatakan pelaksanaan Musda pada Sabtu, 18 Juli 2026, dijadwalkan dihadiri Ketua Umum Bahlil Lahadalia, Sekretaris DPP Muhammad Sarmuji, dan Bendahara DPP Golkar Sari Yuliati, Mantan Ketua Badan Hukum HAM DPP Golkar Supriansa, bersama seluruh anggota DPR RI dari tiga daerah pemilihan di Sulawesi Selatan.
“Biasanya kehadiran Ketum disertai pengurus DPP lainnya, selain pengurus inti,” ungkap anggota DPRD Sulsel itu.


