SulawesiPos.com – Halftime show pertama dalam sejarah final Piala Dunia berpotensi membuat jeda babak pertama laga Spanyol vs Argentina pada Minggu, 19 Juli 2026, molor hingga sekitar 25 sampai 30 menit. Sorotan itu muncul setelah FIFA resmi mengumumkan pertunjukan paruh laga di final, sementara Law 7 IFAB menetapkan interval babak pertama dalam sepak bola tidak boleh melebihi 15 menit.
Potensi molornya jeda bukan semata karena durasi penampilan artis di lapangan, tetapi juga kebutuhan waktu untuk pemasangan dan pembongkaran panggung.
Laporan The Guardian dan talkSPORT menyebut pertunjukan live-nya diperkirakan berlangsung sekitar 11 menit, namun total jeda bisa membengkak karena kebutuhan teknis siaran dan produksi di stadion.
FIFA sebelumnya telah memastikan final di New York New Jersey Stadium akan menghadirkan halftime show perdana di partai puncak Piala Dunia.
Dalam pengumuman resminya, FIFA menyebut pertunjukan itu akan menjadi bagian dari perayaan besar final serta mendukung FIFA Global Citizen Education Fund.
Di sisi lain, aturan dasar pertandingan justru memberi batas yang jauh lebih pendek. Law 7 IFAB menegaskan pemain berhak mendapat interval babak pertama yang tidak melebihi 15 menit, dan durasinya hanya bisa diubah dengan izin wasit sesuai aturan kompetisi.
Karena itu, prediksi jeda 25-30 menit langsung memicu perdebatan soal bagaimana FIFA akan menyesuaikan format hiburan ala Super Bowl dengan pakem pertandingan sepak bola internasional.
Perdebatan itu menjadi makin besar karena final tahun ini merupakan laga paling bergengsi di turnamen, mempertemukan Spanyol dan Argentina di panggung penentuan gelar juara dunia.
Jika jeda benar-benar berlangsung jauh lebih lama dari standar normal, final 2026 tidak hanya dikenang karena duel dua raksasa, tetapi juga karena perubahan besar dalam pengalaman menonton sepak bola di level tertinggi.
Sampai Jumat, 17 Juli 2026, FIFA memang sudah mengumumkan adanya halftime show, tetapi rincian resmi durasi total jeda pertandingan tidak terlihat diumumkan secara terpisah dalam bahan publik yang sama.
Itu sebabnya, angka 25-30 menit sejauh ini masih mengacu pada laporan media yang menghitung durasi pertunjukan plus kebutuhan setup dan breakdown panggung.


