IHSG Melonjak 1,1 Persen ke 6.108, Berikut Rekomendasi Saham Hari Ini Jelang Akhir Pekan

SulawesiPos.com – IHSG ditutup melonjak 1,1 persen atau naik ke level 6.108,2 pada perdagangan Kamis (16/7/2026), memberi napas baru bagi pelaku pasar yang kini memburu rekomendasi saham hari ini jelang akhir pekan. Penguatan indeks itu ditopang saham-saham teknologi, barang baku, dan properti, yang masing-masing melesat 1,94 persen, 1,56 persen, dan 1,31 persen.

Kenaikan indeks juga ditopang oleh dominasi saham yang bergerak di zona hijau. Sebanyak 372 saham menguat, 238 saham melemah, dan 185 saham stagnan.

Aktivitas transaksi pun ramai dengan volume perdagangan mencapai 30,6 miliar saham, nilai transaksi Rp13,41 triliun, serta frekuensi 2,31 juta kali.

Momentum itu membuat rekomendasi saham hari ini menjadi salah satu fokus utama investor pada perdagangan Jumat (17/7/2026).

Sejumlah sekuritas menilai peluang penguatan masih terbuka, meski ruang geraknya cenderung terbatas. Secara teknikal, support IHSG diperkirakan berada di kisaran 6.086, sementara resistance terdekat mengarah ke area 6.121.

BACA JUGA:  4 Saham Pilihan Analis, IHSG Diproyeksikan Menguat di Awal Pekan

Dengan latar itu, beberapa nama saham masuk radar pilihan perdagangan hari ini. Daftar yang direkomendasikan untuk dicermati menjelang akhir pekan meliputi:

BRI Danareksa Sekuritas:

  • ANTM
  • ARTO
  • ARCI

BNI Sekuritas:

  • BBRI
  • BUMI
  • BRPT
  • TLKM
  • ADMR
  • MEDC

Phillip Sekuritas:

  • TKIM
  • PSAB

Daftar tersebut memperlihatkan rekomendasi saham hari ini menyebar ke sejumlah sektor. Ada saham berbasis komoditas seperti ANTM, ADMR, MEDC, BUMI, dan PSAB; saham perbankan seperti BBRI dan ARTO; saham telekomunikasi seperti TLKM; hingga saham industri dan bahan baku seperti TKIM serta BRPT.

Sebaran ini mengindikasikan pasar belum hanya bertumpu pada satu tema, tetapi membuka peluang di beberapa kelompok saham sekaligus.

Selain penguatan harian, kondisi pasar dalam beberapa hari terakhir juga memberi fondasi tambahan. Dalam lima hari perdagangan terakhir, IHSG tercatat membukukan kenaikan sekitar 3,31 persen.

Namun, secara year to date, pasar saham Indonesia masih berada di zona negatif, sehingga strategi selektif tetap menjadi pendekatan yang paling realistis bagi investor.

BACA JUGA:  IHSG Menguat Jelang Tutup Tahun, Melonjak 1,32%

SulawesiPos.com – IHSG ditutup melonjak 1,1 persen atau naik ke level 6.108,2 pada perdagangan Kamis (16/7/2026), memberi napas baru bagi pelaku pasar yang kini memburu rekomendasi saham hari ini jelang akhir pekan. Penguatan indeks itu ditopang saham-saham teknologi, barang baku, dan properti, yang masing-masing melesat 1,94 persen, 1,56 persen, dan 1,31 persen.

Kenaikan indeks juga ditopang oleh dominasi saham yang bergerak di zona hijau. Sebanyak 372 saham menguat, 238 saham melemah, dan 185 saham stagnan.

Aktivitas transaksi pun ramai dengan volume perdagangan mencapai 30,6 miliar saham, nilai transaksi Rp13,41 triliun, serta frekuensi 2,31 juta kali.

Momentum itu membuat rekomendasi saham hari ini menjadi salah satu fokus utama investor pada perdagangan Jumat (17/7/2026).

Sejumlah sekuritas menilai peluang penguatan masih terbuka, meski ruang geraknya cenderung terbatas. Secara teknikal, support IHSG diperkirakan berada di kisaran 6.086, sementara resistance terdekat mengarah ke area 6.121.

BACA JUGA:  IHSG Menguat 1,67 Persen ke 7.703 pada Sesi I, 607 Saham Menghijau Hari Ini

Dengan latar itu, beberapa nama saham masuk radar pilihan perdagangan hari ini. Daftar yang direkomendasikan untuk dicermati menjelang akhir pekan meliputi:

BRI Danareksa Sekuritas:

  • ANTM
  • ARTO
  • ARCI

BNI Sekuritas:

  • BBRI
  • BUMI
  • BRPT
  • TLKM
  • ADMR
  • MEDC

Phillip Sekuritas:

  • TKIM
  • PSAB

Daftar tersebut memperlihatkan rekomendasi saham hari ini menyebar ke sejumlah sektor. Ada saham berbasis komoditas seperti ANTM, ADMR, MEDC, BUMI, dan PSAB; saham perbankan seperti BBRI dan ARTO; saham telekomunikasi seperti TLKM; hingga saham industri dan bahan baku seperti TKIM serta BRPT.

Sebaran ini mengindikasikan pasar belum hanya bertumpu pada satu tema, tetapi membuka peluang di beberapa kelompok saham sekaligus.

Selain penguatan harian, kondisi pasar dalam beberapa hari terakhir juga memberi fondasi tambahan. Dalam lima hari perdagangan terakhir, IHSG tercatat membukukan kenaikan sekitar 3,31 persen.

Namun, secara year to date, pasar saham Indonesia masih berada di zona negatif, sehingga strategi selektif tetap menjadi pendekatan yang paling realistis bagi investor.

BACA JUGA:  IHSG Menguat 1,24% ke 8.131, Berikut Prediksi Pergerakannya dan Rekomendasi Saham Pilihan untuk Rabu 11 Februari 2026

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru