Tur Pulang Kampung Veda Pratama: Dari Meet and Greet di Jakarta, Sowan ke Sri Sultan di Yogya, Pelesir ke Bali, hingga 90 Lap di Mandalika

SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama mengisi kepulangannya ke Indonesia pada masa jeda musim panas Moto3 2026 dengan rangkaian agenda yang padat, mulai dari menyapa penggemar di Jakarta, singgah dan beristirahat di Bali, pulang kampung ke Yogyakarta, hingga menutupnya dengan latihan intensif di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, pada 21-22 Juli 2026. Dalam rangkaian itu, Veda tidak hanya hadir sebagai pembalap muda yang sedang naik daun, tetapi juga sebagai wajah harapan baru balap motor Indonesia menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Agenda Veda dimulai setelah ia tiba di Tanah Air bersama Mario Suryo Aji untuk rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di Jakarta, keduanya menjadi pusat perhatian dalam acara Meet & Greet Local Heroes Indonesia yang digelar di Anjungan Sarinah pada Jumat, 17 Juli 2026.

Suasana di ibu kota dibuka dengan Rolling Thunder yang menghadirkan atmosfer MotoGP di jalanan Jakarta. Sekitar 20 motor dari komunitas CBR Community Jakarta & Tangerang serta Wahana Honda Big Bike Community mengawal Mario dan Veda dari ARTOTEL Gelora Senayan melintasi Jalan Asia Afrika, Sudirman, Bundaran HI, hingga berakhir di Anjungan Sarinah.

BACA JUGA:  Sudaryono Resmi Jadi Kepala BGN, Mensesneg Pastikan Tak Ada Rangkap Jabatan

Di lokasi acara, Veda menjalani talk show, sesi tanya jawab dengan penggemar, group photo, hingga ikut menjadi bagian dari pembukaan Giant Helmet Ticket Booth, stan penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Momen itu menegaskan bahwa kepulangan Veda bukan sekadar transit, melainkan bagian dari upaya mendekatkan pembalap Indonesia dengan publik yang selama ini hanya melihat mereka dari layar dan lintasan.

Dari Panggung Jakarta ke Jeda Singkat di Bali

Setelah agenda promosi di Jakarta, Veda melanjutkan perjalanan ke Bali pada Sabtu, 18 Juli 2026. Di Pulau Dewata, agenda Veda bergeser dari nuansa seremonial ke masa jeda yang lebih santai.

Dalam rangkaian Homecoming Tour Local Heroes Indonesia, Veda bersama Mario memanfaatkan waktu di Bali untuk beristirahat sekaligus menikmati sejumlah destinasi.

Mereka mengunjungi kawasan The Nusa Dua, menikmati kuliner khas Bali di Bebek Tepi Sawah, singgah ke Museum Pasifika, Water Blow, toko suvenir lokal, hingga membuat lukisan sketsa wajah.

BACA JUGA:  Mengapa Veda Pratama Loyo di Balapan Awal tapi Langsung Gacor Saat Restart, Ini Penjelasannya

Singgah di Bali menjadi ruang jeda penting sebelum Veda kembali masuk ke agenda yang lebih emosional dan teknis.

Setelah riuh sambutan publik di Jakarta, Bali memberi napas sejenak bagi pembalap asal Gunungkidul itu sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya.

Pulang Kampung ke Yogyakarta

Dari Bali, Veda melanjutkan tur ke Yogyakarta pada Minggu, 19 Juli 2026. Kota ini punya arti khusus baginya karena Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Gunungkidul, adalah tanah tempat ia tumbuh dan mulai menapaki jalan sebagai pembalap.

Di Yogyakarta, Veda kembali bertemu penggemar dalam kegiatan Meet & Greet di Monumen Serangan Umum 1 Maret. Bersama Mario Suryo Aji, ia berbagi cerita tentang perjalanan kariernya hingga menembus Moto3, melayani foto bersama, dan menandatangani helm milik penggemar.

SulawesiPos.com – Veda Ega Pratama mengisi kepulangannya ke Indonesia pada masa jeda musim panas Moto3 2026 dengan rangkaian agenda yang padat, mulai dari menyapa penggemar di Jakarta, singgah dan beristirahat di Bali, pulang kampung ke Yogyakarta, hingga menutupnya dengan latihan intensif di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, pada 21-22 Juli 2026. Dalam rangkaian itu, Veda tidak hanya hadir sebagai pembalap muda yang sedang naik daun, tetapi juga sebagai wajah harapan baru balap motor Indonesia menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Agenda Veda dimulai setelah ia tiba di Tanah Air bersama Mario Suryo Aji untuk rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Di Jakarta, keduanya menjadi pusat perhatian dalam acara Meet & Greet Local Heroes Indonesia yang digelar di Anjungan Sarinah pada Jumat, 17 Juli 2026.

Suasana di ibu kota dibuka dengan Rolling Thunder yang menghadirkan atmosfer MotoGP di jalanan Jakarta. Sekitar 20 motor dari komunitas CBR Community Jakarta & Tangerang serta Wahana Honda Big Bike Community mengawal Mario dan Veda dari ARTOTEL Gelora Senayan melintasi Jalan Asia Afrika, Sudirman, Bundaran HI, hingga berakhir di Anjungan Sarinah.

BACA JUGA:  Resmikan Sekolah Rakyat di Tabanan, Presiden Prabowo: Pendidikan Jadi Fondasi Kesejahteraan Rakyat

Di lokasi acara, Veda menjalani talk show, sesi tanya jawab dengan penggemar, group photo, hingga ikut menjadi bagian dari pembukaan Giant Helmet Ticket Booth, stan penjualan tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

Momen itu menegaskan bahwa kepulangan Veda bukan sekadar transit, melainkan bagian dari upaya mendekatkan pembalap Indonesia dengan publik yang selama ini hanya melihat mereka dari layar dan lintasan.

Dari Panggung Jakarta ke Jeda Singkat di Bali

Setelah agenda promosi di Jakarta, Veda melanjutkan perjalanan ke Bali pada Sabtu, 18 Juli 2026. Di Pulau Dewata, agenda Veda bergeser dari nuansa seremonial ke masa jeda yang lebih santai.

Dalam rangkaian Homecoming Tour Local Heroes Indonesia, Veda bersama Mario memanfaatkan waktu di Bali untuk beristirahat sekaligus menikmati sejumlah destinasi.

Mereka mengunjungi kawasan The Nusa Dua, menikmati kuliner khas Bali di Bebek Tepi Sawah, singgah ke Museum Pasifika, Water Blow, toko suvenir lokal, hingga membuat lukisan sketsa wajah.

BACA JUGA:  Veda Ega Pratama Pelajari Sirkuit Amerika dari Game MotoGP

Singgah di Bali menjadi ruang jeda penting sebelum Veda kembali masuk ke agenda yang lebih emosional dan teknis.

Setelah riuh sambutan publik di Jakarta, Bali memberi napas sejenak bagi pembalap asal Gunungkidul itu sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya.

Pulang Kampung ke Yogyakarta

Dari Bali, Veda melanjutkan tur ke Yogyakarta pada Minggu, 19 Juli 2026. Kota ini punya arti khusus baginya karena Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya Gunungkidul, adalah tanah tempat ia tumbuh dan mulai menapaki jalan sebagai pembalap.

Di Yogyakarta, Veda kembali bertemu penggemar dalam kegiatan Meet & Greet di Monumen Serangan Umum 1 Maret. Bersama Mario Suryo Aji, ia berbagi cerita tentang perjalanan kariernya hingga menembus Moto3, melayani foto bersama, dan menandatangani helm milik penggemar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru