Kimi Antonelli Menang Dramatis di Monza dari Posisi ke-19

SulawesiPos.com – Kimi Antonelli mencetak kemenangan dramatis pada GP Italia 2026 di Sirkuit Monza, Minggu (6/9/2026), setelah start dari posisi ke-19.

Pembalap Mercedes itu menyalip rekan setimnya, George Russell, pada empat lap terakhir untuk merebut kemenangan kandang yang langsung menjadi salah satu momen terbesar Formula 1 musim ini.

Antonelli finis pertama dengan catatan waktu 1 jam 51 menit 15,281 detik.

Russell menempati posisi kedua dengan selisih 3,857 detik, sementara Max Verstappen membawa Red Bull finis ketiga dengan jarak 14,718 detik dari pemenang lomba.

Kemenangan itu membuat Antonelli menjadi pembalap Italia pertama yang menang di GP Italia sejak Ludovico Scarfiotti pada 1966.

Hasil tersebut juga memperlebar keunggulannya di klasemen pembalap menjadi 66 poin atas Russell.

Antonelli mengaku tidak membayangkan bisa memenangi balapan setelah terkena penalti komponen power unit dan harus start dari barisan belakang.

“Saya tidak menyangka. Luar biasa, saya sangat senang dan tidak pernah membayangkan bisa berada di sini hari ini. Tetapi kami berhasil melakukannya dan saya benar-benar senang,” kata Antonelli seusai balapan.

BACA JUGA:  FIA Terapkan URBANFILTER untuk Saring Mikroplastik di Sirkuit Formula 1 Zandvoort

Ia menyebut kemenangan di Monza sebagai momen yang sangat emosional.

“Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan dan hari yang luar biasa. Saya tidak bisa melakukannya tanpa tim, keluarga, dan semua orang yang mendukung saya,” ujarnya.

Red Flag Buka Jalan Comeback

Balapan GP Italia berlangsung penuh drama sejak awal.

Charles Leclerc mengalami kecelakaan keras pada lap kedua setelah kehilangan kendali di tikungan terakhir.

Insiden itu memicu red flag dan membuat balapan dihentikan sementara untuk perbaikan pembatas lintasan.

Sebelum red flag, Antonelli sudah naik ke posisi ke-12 setelah memulai balapan dari posisi ke-19.

Setelah restart, pembalap muda Mercedes itu terus merangsek ke depan dengan kombinasi kecepatan, strategi, dan manuver menyalip yang agresif.

Antonelli kemudian ikut bertarung dengan Russell dan Verstappen di barisan depan.

SulawesiPos.com – Kimi Antonelli mencetak kemenangan dramatis pada GP Italia 2026 di Sirkuit Monza, Minggu (6/9/2026), setelah start dari posisi ke-19.

Pembalap Mercedes itu menyalip rekan setimnya, George Russell, pada empat lap terakhir untuk merebut kemenangan kandang yang langsung menjadi salah satu momen terbesar Formula 1 musim ini.

Antonelli finis pertama dengan catatan waktu 1 jam 51 menit 15,281 detik.

Russell menempati posisi kedua dengan selisih 3,857 detik, sementara Max Verstappen membawa Red Bull finis ketiga dengan jarak 14,718 detik dari pemenang lomba.

Kemenangan itu membuat Antonelli menjadi pembalap Italia pertama yang menang di GP Italia sejak Ludovico Scarfiotti pada 1966.

Hasil tersebut juga memperlebar keunggulannya di klasemen pembalap menjadi 66 poin atas Russell.

Antonelli mengaku tidak membayangkan bisa memenangi balapan setelah terkena penalti komponen power unit dan harus start dari barisan belakang.

“Saya tidak menyangka. Luar biasa, saya sangat senang dan tidak pernah membayangkan bisa berada di sini hari ini. Tetapi kami berhasil melakukannya dan saya benar-benar senang,” kata Antonelli seusai balapan.

BACA JUGA:  Cuaca Zandvoort Berpotensi Basah, Banking 18 Derajat Jadi Tantangan F1 2026

Ia menyebut kemenangan di Monza sebagai momen yang sangat emosional.

“Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan dan hari yang luar biasa. Saya tidak bisa melakukannya tanpa tim, keluarga, dan semua orang yang mendukung saya,” ujarnya.

Red Flag Buka Jalan Comeback

Balapan GP Italia berlangsung penuh drama sejak awal.

Charles Leclerc mengalami kecelakaan keras pada lap kedua setelah kehilangan kendali di tikungan terakhir.

Insiden itu memicu red flag dan membuat balapan dihentikan sementara untuk perbaikan pembatas lintasan.

Sebelum red flag, Antonelli sudah naik ke posisi ke-12 setelah memulai balapan dari posisi ke-19.

Setelah restart, pembalap muda Mercedes itu terus merangsek ke depan dengan kombinasi kecepatan, strategi, dan manuver menyalip yang agresif.

Antonelli kemudian ikut bertarung dengan Russell dan Verstappen di barisan depan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru