Ia sempat mengambil alih pimpinan lomba pada lap ke-18, tetapi pertarungan dengan Russell berjalan ketat karena efek slipstream di lintasan lurus Monza.
“Setelah restart kedua, saya sudah berada di atas dan saya tahu punya peluang untuk menang. Saya benar-benar percaya, terutama ketika berada di belakang George, tetapi sangat sulit untuk menjauh karena tow sangat kuat,” kata Antonelli.
Strategi Pit Stop Menentukan
Momen penentu terjadi saat Virtual Safety Car muncul pada pertengahan balapan.
Antonelli masuk pit dan mengganti ban medium baru, sedangkan Russell memilih bertahan di lintasan dengan ban hard yang sudah lebih lama digunakan.
Keputusan itu membuat Antonelli harus mengejar lagi dari belakang, tetapi ban yang lebih segar memberinya keunggulan kecepatan pada fase akhir lomba.
“Pada akhirnya, kami pit dan dia tetap di luar. Dia sedikit kesulitan dengan bannya pada akhir balapan. Dengan ban yang lebih segar, saya bisa meningkatkan kecepatan dan berhasil menang,” ujar Antonelli.
Antonelli sempat mengalami momen menegangkan ketika melebar di chicane pertama saat mencoba mendekati Russell.
Ia keluar lintasan dan menyentuh gravel, tetapi masih mampu kembali mengejar sebelum akhirnya menyalip Russell di antara Lesmo 2 dan Ascari.
“Itu cukup menakutkan saat terjadi karena permukaan lintasan mulai terkelupas. Saya masih berpikir bisa melewati tikungan, tetapi setelah melewati sedikit gravel juga, saya lurus dan berpikir mungkin saya kehilangan kesempatan. Untungnya, kami masih punya kecepatan dan berhasil membawanya pulang,” katanya.
Russell Akui Ban Menurun
Russell harus menerima posisi kedua setelah sempat berada dalam posisi kuat untuk memenangi balapan.
Pembalap Inggris itu mengakui ban yang dipakainya mulai menurun pada akhir lomba.
“Selamat besar untuk Kimi, tentu saja. Hasil yang luar biasa darinya. Ketika saya melihat papan posisi di awal, saya melihat dia sudah berada di sekitar P5, P4. Saya langsung tahu dia akan ikut dalam pertarungan,” kata Russell.
Russell mengatakan hasil kedua tetap memberi sinyal positif setelah periode sulit sebelum jeda musim panas.
“Saya hanya kesulitan dengan ban menjelang akhir. Saya akan menerimanya. Ini lebih positif dibanding sebelum jeda musim panas dan itu yang saya butuhkan untuk coba dicapai. Tetapi tentu saja saya ingin sekali finis P1 hari ini,” ujarnya.
Max Verstappen juga mengakui podium ketiga menjadi hasil yang baik bagi Red Bull di tengah keterbatasan mobil mereka di Monza.
Ia menyebut Red Bull kesulitan menandingi kecepatan mobil bertenaga Mercedes di lintasan lurus.
“Ada beberapa pertarungan bagus di luar sana. Saya harus beberapa kali menyerang dari sisi luar karena kami sangat kesulitan dengan deployment dari Tikungan 2 ke 4 dibanding pesaing kami dan secara umum top speed bukan teman kami hari ini,” kata Verstappen.

