Geng Motor Remaja Serang Warga Makassar, Busur Ikut Disita

SulawesiPos.com – Empat remaja anggota geng motor diamankan polisi setelah diduga menyerang warga di sekitar Jalan Bandang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Minggu (6/9/2026).

Penangkapan itu kembali menyorot kerawanan aksi kelompok bermotor bersenjata tajam yang melibatkan anak usia belasan tahun di jalanan Makassar.

Empat remaja yang diamankan masing-masing berinisial RD (17), NA (15), AA (15), dan MR (14).

Mereka dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan setelah bentrokan dengan warga di kawasan tersebut.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, mengatakan satu dari empat remaja itu kedapatan membawa busur.

“Empat orang (diamankan), satu membawa busur. Menyerang (warga di lokasi kejadian) mereka,” ujar Sangkala kepada wartawan, Minggu (6/9/2026).

Peristiwa itu juga diwarnai pembakaran satu unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan rombongan geng motor.

Sangkala menyebut polisi masih mendalami siapa pemilik motor tersebut dan siapa yang melakukan pembakaran di lokasi kejadian.

“Nanti kita lihat (soal pemilik motor dibakar) kita dalami (pelaku pembakaran motor dan juga pemilik motor dibakar),” sebutnya.

BACA JUGA:  Mahasiswi Disekap dan Diduga Diperkosa di Makassar, Terjebak Modus Lowongan Kerja di Media Sosial

Rombongan Bermotor Bawa Busur dan Petasan

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Achmad, menjelaskan kejadian itu bermula saat sekelompok pemuda bermotor melintas di kawasan tersebut.

Kelompok itu disebut berjumlah sekitar 30 motor berboncengan sebelum menyerang pemuda di Jalan Bunga Ejayya.

Dalam penyerangan tersebut, kelompok bermotor itu diduga menggunakan anak panah atau busur serta petasan.

“Warga tersebut sempat melihat salah satu sekelompok pemuda bermotor melakukan penyerangan dengan menggunakan anak panah atau busur dan petasan,” kata Jafar.

Jafar mengatakan keempat remaja yang diamankan masih diperiksa untuk memastikan peran masing-masing dalam aksi tersebut.

“Kami masih mendalami keterlibatan keempat remaja tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain dalam tawuran tersebut,” pungkasnya.

Kasus ini muncul tidak lama setelah polisi juga menangani sejumlah aksi kelompok bermotor yang membawa senjata tajam di Makassar.

SulawesiPos.com – Empat remaja anggota geng motor diamankan polisi setelah diduga menyerang warga di sekitar Jalan Bandang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Minggu (6/9/2026).

Penangkapan itu kembali menyorot kerawanan aksi kelompok bermotor bersenjata tajam yang melibatkan anak usia belasan tahun di jalanan Makassar.

Empat remaja yang diamankan masing-masing berinisial RD (17), NA (15), AA (15), dan MR (14).

Mereka dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani pemeriksaan setelah bentrokan dengan warga di kawasan tersebut.

Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, AKP Sangkala, mengatakan satu dari empat remaja itu kedapatan membawa busur.

“Empat orang (diamankan), satu membawa busur. Menyerang (warga di lokasi kejadian) mereka,” ujar Sangkala kepada wartawan, Minggu (6/9/2026).

Peristiwa itu juga diwarnai pembakaran satu unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan rombongan geng motor.

Sangkala menyebut polisi masih mendalami siapa pemilik motor tersebut dan siapa yang melakukan pembakaran di lokasi kejadian.

“Nanti kita lihat (soal pemilik motor dibakar) kita dalami (pelaku pembakaran motor dan juga pemilik motor dibakar),” sebutnya.

BACA JUGA:  Istri Korban Ungkap Detik-detik Pria di Makassar Tewas Ditikam Teman saat Pesta Miras

Rombongan Bermotor Bawa Busur dan Petasan

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Jafar Achmad, menjelaskan kejadian itu bermula saat sekelompok pemuda bermotor melintas di kawasan tersebut.

Kelompok itu disebut berjumlah sekitar 30 motor berboncengan sebelum menyerang pemuda di Jalan Bunga Ejayya.

Dalam penyerangan tersebut, kelompok bermotor itu diduga menggunakan anak panah atau busur serta petasan.

“Warga tersebut sempat melihat salah satu sekelompok pemuda bermotor melakukan penyerangan dengan menggunakan anak panah atau busur dan petasan,” kata Jafar.

Jafar mengatakan keempat remaja yang diamankan masih diperiksa untuk memastikan peran masing-masing dalam aksi tersebut.

“Kami masih mendalami keterlibatan keempat remaja tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain dalam tawuran tersebut,” pungkasnya.

Kasus ini muncul tidak lama setelah polisi juga menangani sejumlah aksi kelompok bermotor yang membawa senjata tajam di Makassar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru