Hari pertama latihan tidak berjalan ideal. Veda hanya mencatatkan dua lap karena kendala teknis pada motor yang digunakannya.
“Ya sebenarnya kurang puas, baru dua lap tadi karena motornya ada masalah. Tapi saya senang bisa kembali ke Sirkuit Mandalika,” katanya.
Namun pada hari kedua, ritmenya langsung berubah. Veda menempuh 90 lap dari pagi hingga sore, jauh lebih intens dibanding sesi sebelumnya.
Ia menyebut target utamanya memang memanfaatkan sebanyak mungkin putaran untuk mengembalikan feeling di lintasan kebanggaan Indonesia itu.
“Target saya sebanyak-banyaknya berputar. Sudah lama juga tidak riding di Mandalika, jadi rasanya senang sekali bisa kembali latihan di sini. Saya benar-benar menikmati sesi latihan hari ini,” kata Veda.
Rangkaian kegiatan Veda selama di Indonesia memperlihatkan bagaimana masa jeda kompetisi dipakainya untuk dua hal sekaligus: mendekat ke publik dan menjaga kesiapan balap.
Dari konvoi dan meet and greet di Jakarta, jeda santai di Bali, pulang kampung ke Yogyakarta, hingga kerja teknis di Mandalika, seluruh agenda itu menjadi bagian dari persiapan pembalap muda Indonesia tersebut sebelum kembali bertarung di Moto3 2026.*

