SulawesiPos.com – FIFA menyoroti peta persaingan delapan tim perempat final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan kekuatan tradisional dengan penantang baru di babak delapan besar. Dalam ulasan resminya, FIFA menempatkan Prancis, Argentina, Inggris, dan Spanyol sebagai empat tim yang sudah pernah mengangkat trofi, sementara Maroko, Belgia, Norwegia, dan Swiss datang dengan ambisi melanjutkan laju impresif mereka.
Babak perempat final dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Juli 2026. Empat pertandingan yang tersaji adalah Prancis melawan Maroko, Spanyol menghadapi Belgia, Norwegia bertemu Inggris, serta Argentina menantang Swiss.
Komposisi ini membuat perempat final tidak hanya menjadi perebutan tiket semifinal, tetapi juga pertarungan antara tim mapan dan negara-negara yang berusaha menorehkan babak baru dalam sejarah sepak bola mereka. FIFA menyoroti bahwa empat dari delapan tim yang tersisa sudah pernah menjadi juara dunia, yakni Argentina dengan tiga gelar, Prancis dua gelar, serta Inggris dan Spanyol masing-masing satu gelar.
Di sisi lain, empat tim lain hadir dengan cerita yang tak kalah kuat. Maroko kembali menjadi perhatian setelah sebelumnya mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia pada edisi 2022. Kini mereka kembali menantang Prancis dalam duel yang membawa nuansa ulangan persaingan besar di panggung dunia.
Norwegia juga datang dengan sorotan tersendiri. FIFA menilai langkah Norwegia ke perempat final membuka peluang mereka menembus semifinal untuk pertama kalinya. Perjalanan itu membuat duel melawan Inggris menjadi salah satu laga yang paling dinanti, apalagi Norwegia membawa ancaman dari generasi pemain yang sedang menanjak.
Sementara itu, Argentina tetap tampil sebagai salah satu unggulan kuat. Menurut rangkuman FIFA, laga melawan Swiss menjadi penampilan kesembilan Argentina di babak perempat final Piala Dunia. Swiss sendiri tiba ke fase ini setelah menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti, menegaskan status mereka sebagai lawan yang tidak bisa dipandang ringan.
Belgia dan Spanyol pun menghadirkan duel yang menjanjikan tensi tinggi. FIFA menyoroti bahwa Belgia memburu langkah ke semifinal untuk ketiga kalinya, sedangkan Spanyol berupaya menjaga jalur mereka menuju trofi kedua di ajang Piala Dunia.
Dengan komposisi seperti itu, babak perempat final Piala Dunia 2026 disebut menjadi titik ketika pengalaman, kedalaman skuad, dan momentum mulai benar-benar diuji. Empat tim datang dengan status mantan juara, sementara empat lainnya membawa peluang untuk mengubah peta persaingan dan menulis sejarah baru.


