SulawesiPos. com – Balapan Moto3 Jerman di Sachsenring pada 10-12 Juli 2026 akan menjadi pertaruhan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, untuk mengejar gelar rookie of the year. Veda harus bisa mengalahkan dua saingan beratnya: Brian Uriarte dan Hakim Danish.
Veda Pratama pernah menyampaikan tekadnya untuk menjadi rookie of the year. Artinya, dari para pembalap debutan baru di Moto3, dia menjadi yang terbaik.
Pada awal-awal balapan Moto3, tekad Veda Pratama itu sepertinya akan menjadi kenyataan. Dia selalu finish di papan atas, bahkan pernah meraih Podium 3 di Moto3 Brasil.
Namun, dalam perjalanannya, kinerja Veda Pratama mulai menurun. Ia beberapa kali crash sehingga harus DNF. Selain itu, ia seperti kesulitan lagi untuk mengejar posisi terdepan.
Hal sebaliknya terjadi pada pembalap Spanyol Brian Uriarte dan Hakim Danish. Mereka terpuruk di awal-awal seri, namun bangkit dalam beberapa seri terakhir.
Hingga hasil seri ke-11 di Belanda, Brian Uriarte dari Red Bull KTM Ajo menjadi rookie yang paling bersinar dengan raihan 102 poin. Dia sementara ini menempati posisi 4 klasemen
Hakim Danish dari MT Hemets di urutan kedua rookie terbaik dengan raihan 82 poin. Dia sementara menempati posisi 6 klasemen.
Sedangkan Veda Pratama dari Honda Team Asia menempati posisi tiga rookie terbaik dengan raihan 82 poin, sama dengan Hakim Danish. Veda menempati posisi 7 klasemen.
Hakim Danish lebih baik posisinya karena pernah menjadi juara seri, sedangkan Veda Pratama paling tinggi hanya P3.
Ada satu pembalap lagi yang juga perlu diperhitungkan, yakni Marco Morelli. Dia meraih 102 poin dan menempati posisi 5 klasemen.
Jika dihitung berdasarkan status resmi, Marco Morelli yang pembalap Argentina baru menjadi pembalap Aspar Team pada 2026 ini.
Namun, ada aturan baru dari FIM tentang kategori pembalap rookie yakni pernah membalap di kelas Moto3 paling banyak 6 kali dengan berbagai status.
Marco Morelli pada musim 2025 lalu tercatat telah membalap di Moto3 sebanyak 8 kali. Otomatis dia dicoret dari daftar rookie.
Veda Pratama Masih Punya Peluang Besar
Balapan Moto3 2026 akan berlangsung dalam 22 seri, dan hingga Moto3 Belanda sudah menyelesaikan 11 seri.
Dengan demikian, masih ada 11 seri tersisa dan itu menjadi peluang besar bagi Veda Pratama untuk bangkit.
Momen kebangkitan Veda Pratama adalah di Moto3 Jerman Sirkuit Sachsenring. Ini adalah sirkuit yang tidak banyak trek lurus dan membutuhkan kelincahan pembalap. In adalah trek yang sangat disukai Veda Pratama.
Perbedaan poin antara Veda Pratama dengan Brian Uriarte juga belum terlalu jauh, antara 82 dengan 102. Masih banyak kemungkinan bisa terjadi dalam perjalanan seri selanjutnya.
Veda Pratama Bangkit di Pertengahan Musim
Bangkit di pertengahan musim pernah dijalani Veda Pratama di balapan Red Bull Rookies Cuap 2025.
Di awal-awal balapan Red Bull Rookies Cup 2025, Veda Pratama tidak terlalu direken. Apalagi dia terjatuh, luka, dan harus naik meja operasi setelah mengalami insiden di Jerez saat menjalani balapan GP Junior.
Namun, di pertengahan musim, dia bangkit dan bahkan menjadi juara dalam dua race di Seri Mugello.
Pada Race 2 di Sirkuit Sachsenring pada 13 Juli 2025, Veda kembali menjadi juara.
Setelah itu, persaingan ketat terjadi antara Veda Pratama dengan Brian Uriarte untuk mengejar gelar juara.
Hakim Danish yang pada seri-seri awal terlihat menjanjikan, sejak pertengahan musim mulai melempem.
Pada seri terakhir di Misano, perburuan gelar juara akhirnya tak bisa direngkuh oleh Veda Pratama setelah dia DNF dan Brian Uriarte juara di race 1. Kemudian di race 2, Veda hanya meraih P5 sedangkan Uriarte P1.
Klasemen akhir, Brian Uriarte juara dengan 236 poin. Veda Pratama runner-up dengan 181 poin.
Hakim Danish posisi 3 dengan 171 poin.
Data Pertarungan Veda Pratama vs Brian Uriarte vs Hakim Danish di Red Bull Rookies Cup 2025:
Jerez
– Race 1: Brian Uriarte P1, Veda Pratama P3, Hakim Danish P2.
– Race 2: Brian Uriarte P20, Veda Pratama Ret, Hakim Danish P2.
Le Mans
– Race 1: Brian Uriarte P1, Veda Pratama tidak tampil, Hakim Danish P2.
– Race 2: Brian Uriarte Ret, Veda Pratama tidak tampil, Hakim Danish P2.
Aragon
– Race 1: Brian Uriarte P1, Veda Pratama P4, Hakim Danish P2.
– Race 2: Brian Uriarte P2, Veda Pratama P4, Hakim Danish P1.
Mugello
– Race 1: Brian Uriarte P6, Veda Pratama P1, Hakim Danish P13.
– Race 2: Brian Uriarte P5, Veda Pratama P1, Hakim Danish P2.
Sachsenring
– Race 1: Brian Uriarte P1, Veda Pratama P4, Hakim Danish P10.
– Race 2: Brian Uriarte Ret, Veda Pratama P1, Hakim Danish P18.
Spielberg
– Race 1: Brian Uriarte P1, Veda Pratama P2, Hakim Danish P8.
– Race 2: Brian Uriarte P1, Veda Pratama P2, Hakim Danish P13.
Misano
– Race 1: Brian Uriarte P1, Veda Pratama Ret, Hakim Danish P10.
– Race 2: Brian Uriarte P2, Veda Pratama P5, Hakim Danish Ret.
Klasemen akhir:
– Brian Uriarte juara dengan 236 poin.
– Veda Pratama runner-up dengan 181 poin.
– Hakim Danish posisi 3 dengan 171 poin.
Jadwal Lengkap MotoGP Jerman 2026
Jumat, 10 Juli 2026
• 15.00-15.35 Wita – Latihan Bebas 1 Moto3
• 15.50-16.30 Wita – Latihan Bebas 1 Moto2
• 16.45-17.30 Wita – Latihan Bebas 1 MotoGP
• 19.15-19.50 Wita – Practice Moto3
• 20.05-20.45 Wita – Practice Moto2
• 21.00-22.00 Wita – Practice MotoGP
Sabtu, 11 Juli 2026
• 14.40-15.10 Wita – Latihan Bebas 2 Moto3
• 15.25-15.55 Wita – Latihan Bebas 2 Moto2
• 16.10-16.40 Wita – Latihan Bebas 2 MotoGP
• 16.50-17.05 Wita – Kualifikasi 1 MotoGP
• 17.15-17.30 Wita – Kualifikasi 2 MotoGP
• 18.45-19.00 Wita – Kualifikasi 1 Moto3
• 19.10-19.25 Wita – Kualifikasi 2 Moto3
• 19.40-19.55 Wita – Kualifikasi 1 Moto2
• 20.05-20.20 Wita – Kualifikasi 2 Moto2
• 21.00 Wita – Sprint Race MotoGP (15 lap)
Minggu, 12 Juli 2026
• 17.00 Wita – Race Moto3 (23 lap)
• 18.15 Wita – Race Moto2 (25 lap)
• 20.00 Wita – Race MotoGP (30 lap)
Klasemen 10 Besar Pembalap Moto3 2026
1. Máximo Quiles (Spanyol) – CFMoto Aspar Team – 211 poin – Assen: 33’51.801
2. Álvaro Carpe (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo / Red Bull KTM Factory Racing – 121 poin – Assen: DNF, +5 laps
3. David Almansa (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 109 poin – Assen: 33’52.314
4. Brian Uriarte (Spanyol) – Red Bull KTM Ajo / Red Bull KTM Factory Racing – 102 poin – Assen: 33’56.239
5. Marco Morelli (Argentina) – CFMoto Aspar Team – 102 poin – Assen: 33’54.234
6. Hakim Danish (Malaysia) – MT Helmets – MSI – 82 poin – Assen: 33’56.276
7. Veda Pratama (Indonesia) – Honda Team Asia – 82 poin – Assen: DNF, +12 laps
8. Valentín Perrone (Argentina) – Red Bull KTM Tech3 – 79 poin – Assen: 33’54.352
9. David Muñoz (Spanyol) – Liqui Moly Dynavolt Intact GP – 52 poin – Assen: tidak start / tidak tercatat
10. Guido Pini (Italia) – Leopard Racing – 48 poin – Assen: 34’06.638


