SulawesiPos.com – PSM Makassar resmi mengumumkan perekrutan Navarone Chesney Kai Foor pada Kamis, 13 Agustus 2026, untuk menambah kekuatan lini tengah menghadapi Super League 2026/2027.
Gelandang serang berusia 34 tahun tersebut diperkenalkan sebagai pemain baru PSM. Foor merupakan pemain berpaspor Belanda yang memiliki darah Toraja dan Maluku dari garis keluarganya.
PSM menyambut kedatangan Foor dengan menyoroti hubungan sang pemain dengan tanah leluhurnya.
“Selamat datang di tanah leluhurmu, Kaka Nava. Playmaker berpaspor Belanda dengan darah Toraja-Maluku yang sangat kental, memutuskan untuk membela tim dari tanah leluhurnya musim ini.”
Keterangan tersebut menjadi bagian menarik dari pengumuman transfer Foor. PSM tidak hanya memperkenalkan kemampuan sang pemain sebagai playmaker, tetapi juga menekankan hubungan emosionalnya dengan Indonesia.
Status Pemain Asing Jadi Sorotan
Kedatangan Foor kemudian memunculkan pertanyaan di kalangan suporter mengenai statusnya dalam komposisi pemain PSM.
Foor saat ini masih berstatus sebagai pemain berpaspor Belanda. Dengan demikian, ia pada dasarnya masih masuk dalam kategori pemain asing dalam pendaftaran kompetisi, kecuali terdapat perubahan status administrasi di kemudian hari.
Latar belakang darah Toraja-Maluku membuat sebagian suporter kemudian mengaitkan kedatangannya dengan kemungkinan naturalisasi. Namun, hingga pengumuman perekrutan tersebut, belum ada keputusan resmi yang menyatakan Foor telah menjadi Warga Negara Indonesia atau sedang menjalani proses naturalisasi.
Karena itu, isu naturalisasi masih sebatas pembahasan publik dan belum dapat dianggap sebagai bagian dari status resmi sang pemain.
Tambah Opsi Kreatif di Lini Tengah
Foor datang dengan pengalaman panjang di sepak bola Eropa. Ia memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang serang dan dapat ditempatkan di sejumlah posisi dalam skema lini tengah maupun sisi serangan.
Pengalaman tersebut diharapkan memberikan tambahan kreativitas bagi PSM yang sedang mempersiapkan skuad menghadapi musim baru.
Bagi PSM, perekrutan Foor juga memiliki nilai tersendiri karena sang pemain memiliki hubungan darah dengan wilayah Indonesia. Penyebutan Toraja dan Maluku dalam pengumuman klub membuat transfer ini mendapat perhatian lebih dari pendukung Juku Eja.
Dengan Foor kini resmi bergabung, perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana PSM mendaftarkan sang pemain serta bagaimana statusnya akan memengaruhi komposisi kuota pemain asing musim 2026/2027.

