Sejumlah fungsionaris Partai Demokrat kemudian mengumumkan perekrutan tersebut melalui media sosial.
Dalam pengumuman itu, Andry disebut bergabung bersama kelompok anak muda dari berbagai latar belakang industri.
“Investor saham Andry Hakim baru saja bergabung dengan Partai Demokrat. Ia tidak sendirian. Belasan anak muda lain, pemengaruh dari berbagai industri ikut bergabung Partai Demokrat,” demikian pengumuman yang disampaikan sejumlah fungsionaris DPP Partai Demokrat.
Ketujuh figur tersebut memiliki latar belakang usaha yang berbeda. Beberapa di antaranya berkaitan erat dengan sektor investasi, edukasi pasar modal, perpajakan, dan properti.
Pernah Terlibat dalam Dialog Pasar Modal di MPR
Sebelum resmi menjadi kader Demokrat, Andry juga tercatat aktif dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pasar modal dan isu ekonomi.
Pada Juni 2026, ia menghadiri pertemuan pelaku pasar modal di kompleks MPR/DPR RI, Senayan.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam rangkaian dialog yang membahas peran investor dan patriotisme ekonomi.
Forum itu juga melibatkan sejumlah pelaku pasar modal serta anggota DPR dari komisi yang membidangi sektor ekonomi dan keuangan.
Agenda tersebut menjadi salah satu momentum yang memperlihatkan keterlibatan Andry dalam pembahasan isu ekonomi publik.
Kini, dengan masuknya ke Partai Demokrat, pengalaman Andry di dunia investasi berpotensi menjadi bagian dari kiprahnya di ranah politik.
AHY Serahkan KTA kepada Kader Baru
Penyerahan KTA kepada tujuh founder tersebut berlangsung dalam rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.
AHY menyerahkan langsung kartu keanggotaan kepada para kader baru dalam agenda di Kantor DPP Demokrat.
Dua hari sebelumnya, saat peringatan HUT ke-25 Demokrat pada Sabtu (5/9/2026), AHY menyampaikan pesan kepada kader mengenai kekuasaan dan tanggung jawab kepada masyarakat.
“Kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” kata AHY.
Masuknya Andry Hakim dan enam founder lainnya memperlihatkan langkah Demokrat merekrut figur dari luar struktur politik tradisional, khususnya dari kalangan pelaku usaha dan profesional muda.
Meski telah resmi menerima KTA, belum ada pengumuman mengenai jabatan maupun penugasan organisasi yang akan diberikan kepada Andry Hakim dan enam kader baru tersebut.

