SulawesiPos.com – Sebanyak 21 penerbangan kedatangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, terdampak akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9/2026). Selain itu, 17 penerbangan keberangkatan dari Makassar menuju Jakarta juga turut terdampak.
Pelaksana Tugas (Plt) Branch Communication & CSR Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan, mengatakan dampak terhadap penerbangan di Makassar terjadi karena Bandara Soekarno-Hatta (CGK) menjadi tujuan utama sejumlah penerbangan dari Makassar.
“Keberangkatannya kalau hari ini 17. Departure 17, arrival-nya 21 flight,” kata Fascal kepada SulawesiPos.com, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta ikut terdampak penghentian sementara akibat meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kondisi abu vulkanik juga menjadi perhatian karena dapat membahayakan operasional penerbangan.
Operasional Soekarno-Hatta Masih Ditutup
Fascal mengatakan, berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM), penghentian operasional Bandara Soekarno-Hatta masih berlaku hingga pukul 18.00 WIB atau 19.00 Wita.
Namun, kondisi tersebut masih dapat berubah mengikuti perkembangan aktivitas erupsi dan kondisi abu vulkanik yang dapat membahayakan penerbangan.
“Kalau untuk sampai saat ini kan NOTAM itu berlaku hingga 18.00 WIB atau 19.00 Wita. Jadi, untuk sampai jam itu pastinya masih akan ditutup. Tapi, bukan menutup kemungkinan perkembangan terus berlanjut,” ujarnya.
Dampak penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta turut berpengaruh terhadap penerbangan dari Makassar karena Jakarta merupakan salah satu tujuan utama penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Batik Air Batalkan 63 Penerbangan, Termasuk di Makassar
Batik Air membatalkan 63 penerbangan dari Jakarta (CGK) dan 67 penerbangan menuju Jakarta (CGK). Sejumlah penerbangan yang terdampak merupakan rute dari dan menuju Makassar.
Di antaranya ID6170 Ambon, ID7797 Sorong, ID6180 Jayapura, ID6274 Manado, ID6540 Kupang, ID6264 Makassar, ID6742 Manado, ID6560 Palu, ID6140 Ternate, ID6724 Kendari, ID6242 Gorontalo, dan ID6288 Makassar.
Dilanjutkan, ID6430 Berau, ID6236 Makassar, ID6368 Yogyakarta, ID6202 Pangkalan Bun, ID6572 Surabaya, ID6338 Semarang, ID7011 Medan Kualanamu, ID6296 Makassar, ID7153 Singapura, ID6852 Pekanbaru, ID6584 Surabaya, ID6228 Pontianak, ID6566 Malang, ID6292 Makassar, ID7157 Singapura.
Kemudian, ID6870 Palembang, ID7151 Singapura, ID6280 Manado, ID7109 Padang, ID6342 Semarang, ID6406 Surabaya, ID6854 Pekanbaru, ID6564 Malang, ID6676 Samarinda, ID6820 Lubuklinggau, ID6204 Pangkalan Bun, ID6344 Yogyakarta, ID6266 Makassar, ID6814 Bengkulu, ID6886 Medan Kualanamu, ID6818 Bengkulu, ID6898 Banda Aceh, ID7041 Solo, ID7163 Penang, ID6352 Semarang, ID6226 Pontianak, ID6576 Surabaya.
Selain itu, enam penerbangan Batik Air dengan rute di luar Jakarta (outbase) turut dibatalkan, yakni ID7797 Sorong-Manokwari, ID6302 Semarang-Pangkalan Bun, ID7780 Manokwari-Sorong, ID6303 Pangkalan Bun-Semarang, ID6292 Makassar-Luwuk, dan ID6293 Luwuk-Makassar.
Dengan adanya dampak tersebut, penumpang yang melakukan perjalanan dari maupun menuju Makassar, khususnya dengan tujuan Jakarta atau penerbangan lanjutan melalui Jakarta, diimbau memantau informasi terbaru terkait jadwal penerbangan dari maskapai dan pihak Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

