Struktur Baru Golkar Sulsel: Rahman Pina Sekretaris, Supriansa Ketua Harian

SulawesiPos.com – Struktur baru Golkar Sulsel mulai menemukan bentuk pada awal September 2026 setelah Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin memastikan Rahman Pina akan mengisi posisi Sekretaris DPD I Golkar Sulsel dan Supriansa ditempatkan sebagai Ketua Harian.

Susunan inti ini disebut menjadi bagian dari langkah percepatan konsolidasi partai menjelang pelantikan pengurus baru yang direncanakan berlangsung pada September 2026.

Penempatan dua figur itu langsung menjadi sorotan karena keduanya ditempatkan di jabatan strategis yang akan mendampingi IAS dalam menggerakkan mesin partai di tingkat provinsi.

“Insyaallah Rahman Pina jadi Sekretaris Golkar Sulsel,” ujar Ilham Arief Sirajuddin pada Kamis, 3 September 2026.

IAS juga memastikan dirinya akan bekerja bersama Supriansa untuk memperkuat kembali posisi Golkar di Sulawesi Selatan.

“Saya akan bersinergi dengan Supriansa, untuk membesarkan kembali Golkar di Sulsel,” kata Ilham.

Rahman Pina bukan nama baru dalam orbit kepengurusan Golkar Sulsel.

Sebelumnya ia pernah dipercaya menjadi Plt Sekretaris saat Muhidin M Said menjalankan tugas sebagai Plt Ketua Golkar Sulsel.

BACA JUGA:  Penyebab Kebakaran Nipah Park Makassar Masih Diselidiki, Mal Buka Normal Senin Pukul 10.00 WITA

Kini, Rahman Pina juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sulsel dan dikenal sebagai kader yang lama bergerak dari DPRD Kota Makassar hingga level provinsi.

Di sisi lain, Supriansa menegaskan dirinya siap menerima penugasan partai dalam struktur baru tersebut.

“Sebagai kader Golkar, saya siap ditugaskan di mana pun demi membesarkan Partai Golkar,” ujar Supriansa.

Posisi Ketua Harian disebut menjadi format baru dalam kepengurusan Golkar Sulsel, mengikuti pola yang sebelumnya lebih dulu diterapkan di sejumlah DPD I Golkar di provinsi lain.

Selain dua nama itu, IAS juga menyebut sejumlah figur lain masuk dalam jajaran calon pengurus inti, di antaranya Usman Marham, Arfandi Idris, Armin Mustamin Toputiri, Kadir Halid, Hamka B Kady, dan Hoist Bachtiar.

Struktur ini menjadi sinyal awal arah penyusunan tim IAS di Golkar Sulsel, dengan fokus pada penguatan organisasi dan upaya mengembalikan daya saing partai di panggung politik Sulawesi Selatan.

SulawesiPos.com – Struktur baru Golkar Sulsel mulai menemukan bentuk pada awal September 2026 setelah Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan Ilham Arief Sirajuddin memastikan Rahman Pina akan mengisi posisi Sekretaris DPD I Golkar Sulsel dan Supriansa ditempatkan sebagai Ketua Harian.

Susunan inti ini disebut menjadi bagian dari langkah percepatan konsolidasi partai menjelang pelantikan pengurus baru yang direncanakan berlangsung pada September 2026.

Penempatan dua figur itu langsung menjadi sorotan karena keduanya ditempatkan di jabatan strategis yang akan mendampingi IAS dalam menggerakkan mesin partai di tingkat provinsi.

“Insyaallah Rahman Pina jadi Sekretaris Golkar Sulsel,” ujar Ilham Arief Sirajuddin pada Kamis, 3 September 2026.

IAS juga memastikan dirinya akan bekerja bersama Supriansa untuk memperkuat kembali posisi Golkar di Sulawesi Selatan.

“Saya akan bersinergi dengan Supriansa, untuk membesarkan kembali Golkar di Sulsel,” kata Ilham.

Rahman Pina bukan nama baru dalam orbit kepengurusan Golkar Sulsel.

Sebelumnya ia pernah dipercaya menjadi Plt Sekretaris saat Muhidin M Said menjalankan tugas sebagai Plt Ketua Golkar Sulsel.

BACA JUGA:  Pria Tewas di Kos Makassar Diduga Dibunuh, Cangkul Berlumuran Darah Disita Polisi

Kini, Rahman Pina juga menjabat Wakil Ketua DPRD Sulsel dan dikenal sebagai kader yang lama bergerak dari DPRD Kota Makassar hingga level provinsi.

Di sisi lain, Supriansa menegaskan dirinya siap menerima penugasan partai dalam struktur baru tersebut.

“Sebagai kader Golkar, saya siap ditugaskan di mana pun demi membesarkan Partai Golkar,” ujar Supriansa.

Posisi Ketua Harian disebut menjadi format baru dalam kepengurusan Golkar Sulsel, mengikuti pola yang sebelumnya lebih dulu diterapkan di sejumlah DPD I Golkar di provinsi lain.

Selain dua nama itu, IAS juga menyebut sejumlah figur lain masuk dalam jajaran calon pengurus inti, di antaranya Usman Marham, Arfandi Idris, Armin Mustamin Toputiri, Kadir Halid, Hamka B Kady, dan Hoist Bachtiar.

Struktur ini menjadi sinyal awal arah penyusunan tim IAS di Golkar Sulsel, dengan fokus pada penguatan organisasi dan upaya mengembalikan daya saing partai di panggung politik Sulawesi Selatan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru