SulawesiPos.com – Penyebab kebakaran Nipah Park Makassar di Jalan Urip Sumoharjo, Sulawesi Selatan, masih diselidiki pihak kepolisian dan tim Laboratorium Forensik setelah api muncul sekitar pukul 21.40 hingga 21.45 WITA pada Minggu malam, 9 Agustus 2026.
Kebakaran itu berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.15 WITA, tidak menimbulkan korban jiwa, dan manajemen memastikan pusat perbelanjaan kembali beroperasi normal pada Senin, 10 Agustus 2026, mulai pukul 10.00 WITA.
Usai api dikuasai, petugas Damkarmat Makassar bersama kepolisian langsung melanjutkan penyisiran ke sejumlah lantai dan area terdampak untuk memastikan tidak ada titik panas yang tersisa serta mencegah api muncul kembali.
Dua Dugaan Awal Masih Diverifikasi
Di lapangan, muncul dua informasi awal soal titik sumber api.
Informasi pertama menyebut kobaran mula-mula terlihat di sekitar area Toko AZKO di lantai UG, sedangkan informasi lain mengarah ke papan reklame atau neon box di sisi luar gedung.
Kedua informasi itu belum ditetapkan sebagai kesimpulan resmi.
Dugaan korsleting pada neon box sempat mencuat dalam penanganan awal, tetapi aparat masih mengumpulkan bukti fisik untuk memastikan dari mana api benar-benar berasal.
Kepala Dinas Damkarmat Makassar Fadli Wellang mengatakan, “Dugaan penyebab sementara ini korslet lampu. Iya, itu korslet lampu di situ, di neon box. Infonya sementara itu, tapi ini mesti dilakukan penyelidikan lagi.”
Karena itu, penyebab utama kebakaran maupun nilai kerugian material hingga kini masih menunggu hasil penyelidikan lanjutan dari polisi dan Labfor.
Pengelola Pastikan Tak Ada Korban Jiwa
Manajemen Nipah Park menyatakan seluruh pengunjung, tenant, dan karyawan berhasil dievakuasi dengan aman saat insiden terjadi.
Setelah proses pemadaman selesai, pengelola juga langsung melakukan pembersihan sisa air pemadaman, material terdampak, dan bau asap di sejumlah area gedung.
Chief Executive Officer KALLA Land & Property Ricky Theodores dalam pernyataan resmi manajemen mengatakan, “Saat ini, api telah berhasil dipadamkan dan situasi telah ditangani dengan sigap oleh aparat terkait bersama manajemen NIPAH PARK.”

