Kandidat PAW RMS di DPR RI Masih Buram

SulawesiPos.com – Polemik siapa yang akan menggantikan mantan Ketua DPW Nasdem Sulawesi Selatan (Sulsel) Rusdi Masse (RMS) di DPR, hingga saat ini belum menemui titik terang.

Beberapa nama di bawah RMS dari peringkat perolehan suara Nasdem di Daerah Pemilihan Sulsel 3, seperti Putri Dakka dan Hayarna Hakim disebut-sebut sedang dipersiapkan untuk pergantian antar Waktu (PAW) menuju Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta.

Putri Dakka mengklaim dirinya pemilik suara tertinggi ketiga di bawah RMS dan Eva Stevany Rataba, dengan total 53.700 suara.

Namun pengusaha kosmetik ini diterpa isu miring terkait kartu anggota PDIP saat maju di Pilwalkot Palopo.

Sementara Hayarna disebut-sebut telah mengantongi SK DPP Nasdem, No 143/Kpts/DPP-Nasdem/IV/2026, tentang PAW dan pencabutan kartu anggota Nasdem RMS, serta menunjuk Hayarna sebagai pengganti RMS di DPR, dengan tanda tangan Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh dan Sekjennya, Hermawi F Taslim.

Meski demikian, sikap DPW Nasdem Sulsel belum dapat memastikan siapa tokoh yang akan menggantikan RMS di Senayan.

BACA JUGA: 
Puan Soroti Nasib Guru Honorer, Pengabdian Puluhan Tahun Belum Dibayar Layak

Ketua DPW Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif yang dihubungi Sulawesi Pos, enggan memberi jawaban terkait kepastian nama yang akan ditunjuk DPP Nasdem untuk PAW RMS.

Sementara menurut Sektetaris DPW Nasdem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, pihaknya belum mendapat konfirmasi dari DPP Nasdem terkait nama yang pasti, yang akan dilantik untuk PAW mantan ketuanya. Termasuk keabsahan SK DPP Nasdem yang beredar di sejumlah media sosial.

“Kami belum terima tembusan suratnya (SK DPP), coba konfirmasi ke DPP,” ujar politisi yang akrab disapa Cicu ini pada wartawan, Senin (11/5/2026).

Cicu menjelaskan, domain PAW DPR RI merupakan kewenangan penuh dari DPP Nasdem di Jakarta.

Meskipun DPW Nasdem Sulsel memiliki hak untuk mengusulkan nama calon pengganti, Cicu enggan membeberkan nama-nama yang diusulkan ke DPP Nasdem.

“Terkait mekanisme PAW itu semua kewenangan DPP Nasdem, sesuai AD/ART partai, sampai hari ini kami di DPW belum pernah menerima surat tembusan (SK yang beredar),” tutup politisi yang berlatar belakang dokter gigi ini.

BACA JUGA: 
Wakil Ketua Komisi I DPR Sebut RUU Disinformasi dan Propaganda Asing Bentuk Keseriusan Negara dalam Tantangan Geopolitik

SulawesiPos.com – Polemik siapa yang akan menggantikan mantan Ketua DPW Nasdem Sulawesi Selatan (Sulsel) Rusdi Masse (RMS) di DPR, hingga saat ini belum menemui titik terang.

Beberapa nama di bawah RMS dari peringkat perolehan suara Nasdem di Daerah Pemilihan Sulsel 3, seperti Putri Dakka dan Hayarna Hakim disebut-sebut sedang dipersiapkan untuk pergantian antar Waktu (PAW) menuju Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta.

Putri Dakka mengklaim dirinya pemilik suara tertinggi ketiga di bawah RMS dan Eva Stevany Rataba, dengan total 53.700 suara.

Namun pengusaha kosmetik ini diterpa isu miring terkait kartu anggota PDIP saat maju di Pilwalkot Palopo.

Sementara Hayarna disebut-sebut telah mengantongi SK DPP Nasdem, No 143/Kpts/DPP-Nasdem/IV/2026, tentang PAW dan pencabutan kartu anggota Nasdem RMS, serta menunjuk Hayarna sebagai pengganti RMS di DPR, dengan tanda tangan Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh dan Sekjennya, Hermawi F Taslim.

Meski demikian, sikap DPW Nasdem Sulsel belum dapat memastikan siapa tokoh yang akan menggantikan RMS di Senayan.

BACA JUGA: 
Wakil Ketua Komisi I DPR Sebut RUU Disinformasi dan Propaganda Asing Bentuk Keseriusan Negara dalam Tantangan Geopolitik

Ketua DPW Nasdem Sulsel, Syaharuddin Alrif yang dihubungi Sulawesi Pos, enggan memberi jawaban terkait kepastian nama yang akan ditunjuk DPP Nasdem untuk PAW RMS.

Sementara menurut Sektetaris DPW Nasdem Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, pihaknya belum mendapat konfirmasi dari DPP Nasdem terkait nama yang pasti, yang akan dilantik untuk PAW mantan ketuanya. Termasuk keabsahan SK DPP Nasdem yang beredar di sejumlah media sosial.

“Kami belum terima tembusan suratnya (SK DPP), coba konfirmasi ke DPP,” ujar politisi yang akrab disapa Cicu ini pada wartawan, Senin (11/5/2026).

Cicu menjelaskan, domain PAW DPR RI merupakan kewenangan penuh dari DPP Nasdem di Jakarta.

Meskipun DPW Nasdem Sulsel memiliki hak untuk mengusulkan nama calon pengganti, Cicu enggan membeberkan nama-nama yang diusulkan ke DPP Nasdem.

“Terkait mekanisme PAW itu semua kewenangan DPP Nasdem, sesuai AD/ART partai, sampai hari ini kami di DPW belum pernah menerima surat tembusan (SK yang beredar),” tutup politisi yang berlatar belakang dokter gigi ini.

BACA JUGA: 
Try Sutrisno dalam Kenangan Puan: Sosok Bersahaja yang Jadi Panutan Bangsa

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru