Arhan 3 Tahun Selamat dari Tragedi Drag Race Kotamobagu, Ditemukan di Selokan

SulawesiPos.com – Arhan Mokoginta, bocah berusia 3 tahun asal Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, selamat dari tragedi drag race di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu, 9 Agustus 2026.

Arhan menjadi salah satu korban yang selamat setelah mobil peserta lomba menghantam kerumunan penonton.

Bocah tersebut ditemukan warga berada di dalam selokan ketika proses evakuasi dilakukan.

Tragedi dalam ajang Open Tournament Tidar Drag Race Kotamobagu Championship 2026 itu menewaskan delapan orang dan menyebabkan sembilan lainnya mengalami luka-luka.

Ibu Arhan, Rina Longkun, juga menjadi korban dan harus menjalani perawatan akibat luka berat.

Arhan Ditemukan di Dalam Selokan

Kisah keselamatan Arhan menjadi perhatian setelah informasi mengenai kondisi bocah tersebut beredar luas di tengah duka akibat tragedi yang menimpa para penonton.

Dalam proses evakuasi, warga menemukan Arhan masih dalam kondisi hidup di saluran air di sekitar lokasi kecelakaan.

Posisi Arhan di dalam selokan diduga membuat tubuhnya tidak terkena benturan langsung ketika mobil peserta keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton.

BACA JUGA:  Baru Pimpin Rapat, Jamaluddin Jompa Keluarkan 7 Arahan Penting untuk Pimpinan Unsrat

Arhan diketahui datang ke lokasi bersama ibunya.

Namun, ketika sang anak berhasil selamat, Rina justru mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan medis.

Data penanganan korban mencantumkan nama Arhan Mokoginta dan Rina Longkun sebagai korban luka dalam peristiwa tersebut.

Delapan Orang Meninggal Dunia

Tragedi terjadi ketika ajang drag race berlangsung di sirkuit nonpermanen Jalan A.P. Mokoginta.

Polisi menyebut mobil yang dikemudikan pembalap Tian Ngantung mengalami masalah ketika memasuki titik finis.

SulawesiPos.com – Arhan Mokoginta, bocah berusia 3 tahun asal Desa Bilalang Baru, Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, selamat dari tragedi drag race di Jalan A.P. Mokoginta, Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Minggu, 9 Agustus 2026.

Arhan menjadi salah satu korban yang selamat setelah mobil peserta lomba menghantam kerumunan penonton.

Bocah tersebut ditemukan warga berada di dalam selokan ketika proses evakuasi dilakukan.

Tragedi dalam ajang Open Tournament Tidar Drag Race Kotamobagu Championship 2026 itu menewaskan delapan orang dan menyebabkan sembilan lainnya mengalami luka-luka.

Ibu Arhan, Rina Longkun, juga menjadi korban dan harus menjalani perawatan akibat luka berat.

Arhan Ditemukan di Dalam Selokan

Kisah keselamatan Arhan menjadi perhatian setelah informasi mengenai kondisi bocah tersebut beredar luas di tengah duka akibat tragedi yang menimpa para penonton.

Dalam proses evakuasi, warga menemukan Arhan masih dalam kondisi hidup di saluran air di sekitar lokasi kecelakaan.

Posisi Arhan di dalam selokan diduga membuat tubuhnya tidak terkena benturan langsung ketika mobil peserta keluar dari lintasan dan menghantam kerumunan penonton.

BACA JUGA:  Prof Jamaluddin Jompa Tiba di Unsrat Manado, Langsung Pimpin Rapat Perdana sebagai Plt Rektor

Arhan diketahui datang ke lokasi bersama ibunya.

Namun, ketika sang anak berhasil selamat, Rina justru mengalami luka berat dan harus mendapatkan perawatan medis.

Data penanganan korban mencantumkan nama Arhan Mokoginta dan Rina Longkun sebagai korban luka dalam peristiwa tersebut.

Delapan Orang Meninggal Dunia

Tragedi terjadi ketika ajang drag race berlangsung di sirkuit nonpermanen Jalan A.P. Mokoginta.

Polisi menyebut mobil yang dikemudikan pembalap Tian Ngantung mengalami masalah ketika memasuki titik finis.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru