Pemuda Hidayatullah Dukung Sikap Tegas Mentan Amran Berantas Mafia Beras Fortifikasi: Kami Siap Kawal

SulawesiPos.com – Ketua Umum Pemuda Hidayatullah, Hanif Chaniago, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam memberantas dugaan mafia beras fortifikasi. Dukungan itu disampaikan usai dialog antara Mentan dengan ratusan perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai daerah di kediaman Mentan di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, para peserta menyatakan komitmen untuk mendukung upaya pemerintah menindak tegas pihak-pihak yang diduga memanfaatkan program beras fortifikasi demi keuntungan pribadi dengan mengorbankan hak masyarakat.

Hanif menegaskan, Pemuda Hidayatullah siap berada di garis depan untuk mendukung langkah Kementerian Pertanian dalam memberantas praktik yang merugikan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan kami juga dari pengurus pusat Pemuda Hidayatullah akan mengawal terus bagaimana Pak Amran dan khususnya Kementan ini memberantas para mafia-mafia yang hanya menguntungkan dirinya sendiri. Kami percaya di bawah kepemimpinan Pak Amran ini berani, tegas, untuk kepentingan rakyat Indonesia,” ujar Hanif Chaniago.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa Utama untuk Mentan Andi Amran Sulaiman atas Dedikasi Wujudkan Swasembada Beras

Apresiasi Cara Mentan Amran Menyerap Aspirasi

Hanif juga mengapresiasi cara Mentan Amran merespons berbagai aspirasi yang disampaikan oleh kalangan pemuda, mahasiswa, dan pelajar.

Menurutnya, dialog berlangsung terbuka dan langsung menyentuh persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Teman-teman pemuda, mahasiswa, dan pelajar yang hadir dalam pertemuan pagi hari ini itu menyampaikan berbagai macam keresahan, kebutuhan, dan aspirasi, sambutan dari Pak Mentan itu enggak bertele-tele, enggak mutar-mutar, langsung to the point, apa kebutuhannya, apa solusi yang bisa kita sampaikan, yang bisa kita berikan,” ucapnya.

Ia menilai kepemimpinan Andi Amran Sulaiman di Kementerian Pertanian menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat melalui kebijakan yang menjawab kebutuhan nyata.

“Pak Amran ini di Kementan benar-benar mendengar apa keresahan masyarakat dan menjawab kontroit apa yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat khususnya di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pemuda untuk rakyat Indonesia,” katanya.

Siap Kawal Implementasi Program

Hanif menambahkan, Pemuda Hidayatullah bersama organisasi kepemudaan yang hadir dalam pertemuan tersebut berkomitmen mengawal implementasi berbagai gagasan dan kebijakan yang dipaparkan Mentan Amran.

BACA JUGA:  Indonesia Siap Hadapi El Nino dengan Stok Pangan Tertinggi Sepanjang Sejarah

Menurutnya, dukungan itu penting agar pelaksanaan program tetap berpihak kepada rakyat dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Hanif juga menilai ketegasan Mentan Amran menjadi kunci agar tidak ada toleransi terhadap pelanggaran yang merugikan masyarakat.

“Kadang-kadang pada saat implementasi ini ada oknum mungkin. Dari kepemimpinannya Pak Amran itu sangat tegas, kesalahan tidak bisa ditawar apalagi kesalahan ini dalam hal ketidakberpihakan terhadap masyarakat atau rakyat Indonesia,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak ratusan perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai daerah untuk bersama-sama mengawal pemberantasan dugaan mafia beras fortifikasi sebagai bagian dari upaya menjaga hak masyarakat dan memastikan program pemerintah berjalan sesuai tujuan.

SulawesiPos.com – Ketua Umum Pemuda Hidayatullah, Hanif Chaniago, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam memberantas dugaan mafia beras fortifikasi. Dukungan itu disampaikan usai dialog antara Mentan dengan ratusan perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai daerah di kediaman Mentan di Jakarta, Minggu (2/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, para peserta menyatakan komitmen untuk mendukung upaya pemerintah menindak tegas pihak-pihak yang diduga memanfaatkan program beras fortifikasi demi keuntungan pribadi dengan mengorbankan hak masyarakat.

Hanif menegaskan, Pemuda Hidayatullah siap berada di garis depan untuk mendukung langkah Kementerian Pertanian dalam memberantas praktik yang merugikan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dan kami juga dari pengurus pusat Pemuda Hidayatullah akan mengawal terus bagaimana Pak Amran dan khususnya Kementan ini memberantas para mafia-mafia yang hanya menguntungkan dirinya sendiri. Kami percaya di bawah kepemimpinan Pak Amran ini berani, tegas, untuk kepentingan rakyat Indonesia,” ujar Hanif Chaniago.

BACA JUGA:  Mentan Amran Bongkar Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi, Kerugian Konsumen Disebut Tembus Rp71 Triliun

Apresiasi Cara Mentan Amran Menyerap Aspirasi

Hanif juga mengapresiasi cara Mentan Amran merespons berbagai aspirasi yang disampaikan oleh kalangan pemuda, mahasiswa, dan pelajar.

Menurutnya, dialog berlangsung terbuka dan langsung menyentuh persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Teman-teman pemuda, mahasiswa, dan pelajar yang hadir dalam pertemuan pagi hari ini itu menyampaikan berbagai macam keresahan, kebutuhan, dan aspirasi, sambutan dari Pak Mentan itu enggak bertele-tele, enggak mutar-mutar, langsung to the point, apa kebutuhannya, apa solusi yang bisa kita sampaikan, yang bisa kita berikan,” ucapnya.

Ia menilai kepemimpinan Andi Amran Sulaiman di Kementerian Pertanian menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat melalui kebijakan yang menjawab kebutuhan nyata.

“Pak Amran ini di Kementan benar-benar mendengar apa keresahan masyarakat dan menjawab kontroit apa yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat khususnya di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pemuda untuk rakyat Indonesia,” katanya.

Siap Kawal Implementasi Program

Hanif menambahkan, Pemuda Hidayatullah bersama organisasi kepemudaan yang hadir dalam pertemuan tersebut berkomitmen mengawal implementasi berbagai gagasan dan kebijakan yang dipaparkan Mentan Amran.

BACA JUGA:  Kementan dan Bapanas Telusuri Dugaan Mafia Beras Fortifikasi, 80 Persen Sampel Tak Lolos Standar

Menurutnya, dukungan itu penting agar pelaksanaan program tetap berpihak kepada rakyat dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Hanif juga menilai ketegasan Mentan Amran menjadi kunci agar tidak ada toleransi terhadap pelanggaran yang merugikan masyarakat.

“Kadang-kadang pada saat implementasi ini ada oknum mungkin. Dari kepemimpinannya Pak Amran itu sangat tegas, kesalahan tidak bisa ditawar apalagi kesalahan ini dalam hal ketidakberpihakan terhadap masyarakat atau rakyat Indonesia,” tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengajak ratusan perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, dan mahasiswa dari berbagai daerah untuk bersama-sama mengawal pemberantasan dugaan mafia beras fortifikasi sebagai bagian dari upaya menjaga hak masyarakat dan memastikan program pemerintah berjalan sesuai tujuan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru