Episode tersebut memperlihatkan bahwa konflik internal DPRD Bone tidak selalu berjalan dalam garis lurus, tetapi Adriani tetap menjadi salah satu tokoh kunci dalam setiap gejolak lembaga.
Kini, ketika nama Andi Tenri kembali disorot pada Juli 2026, rekam jejak Adriani ikut dibaca ulang.
Bukan semata karena ia legislator senior, tetapi karena sebagian kritik yang pernah ia lontarkan pada 2025 dan 2026 kembali relevan di tengah rangkaian kontroversi yang menimpa pimpinan DPRD Bone.


