SulawesiPos.com – PLN ULP Daya menjadwalkan pemeliharaan instalasi dan pengaturan beban listrik di sejumlah wilayah Kota Makassar pada Selasa (3/11/2026), mulai pukul 08.30 hingga 23.30 WITA. Gangguan pasokan sementara berpotensi terjadi di Tamalanrea, Biringkanaya, Daya, Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Sudiang, serta kawasan industri Kima.
Pekerjaan tersebut menyasar permukiman, pusat perbelanjaan, kawasan industri, pergudangan, kampus, sekolah, fasilitas pemerintahan, hingga akses menuju Bandara Sultan Hasanuddin. Pelanggan perlu mencocokkan alamat dengan penyulang atau feeder dan rentang waktu karena pemadaman tidak berlangsung serentak di seluruh wilayah ULP Daya.
Jadwal pengaturan beban dibagi dalam beberapa kelompok waktu dari pagi hingga malam. Waktu padam dan penyalaan kembali masih berupa estimasi awal serta dapat berubah mengikuti kondisi sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), kebutuhan teknis, dan keselamatan petugas di lapangan.
PLN melakukan pemeliharaan untuk menjaga keandalan instalasi dan kualitas layanan. Rumah tangga, pelaku usaha, pusat perbelanjaan, sekolah, kampus, rumah sakit, kawasan industri, pergudangan, serta fasilitas publik yang masuk daftar diminta menyiapkan kebutuhan listrik cadangan sebelum pekerjaan dimulai.
Jadwal Pemadaman ULP Daya 3 November 2026
Berikut rincian jadwal dan wilayah yang berpotensi terdampak berdasarkan pengumuman PLN ULP Daya pada Selasa (3/11/2026):
1. Pukul 08.30–12.30 WITA — Penyulang MTOS
Pekerjaan pada penyulang MTOS berpotensi berdampak pada:
• Makassar Town Square (MTOS);
• sebagian Jalan Perintis Kemerdekaan;
• Mauki Cafe;
• Living Plaza Perintis;
• Dekoruma; dan
• wilayah sekitarnya.
2. Pukul 09.30–13.30 WITA — Penyulang Wika
Wilayah yang masuk dalam jadwal meliputi:
• Kima 19;
• Kima 20;
• Kima 8;
• Kima 17;
• PT Prima Abadi Persada;
• PT Wijaya Multi Plasindo;
• PT Sumber Alfaria Trijaya;
• PT Aftech;
• PT Inti Kakao Utama;
• PT Nigatama;
• PT Astra;
• PT Win;
• PT Charoen Pokphand Indonesia Kima; dan
• wilayah sekitarnya.
3. Pukul 10.30–14.30 WITA — Penyulang Aluminium dan Kapur
Pada penyulang Aluminium, lokasi yang berpotensi terdampak meliputi:
• PT Wika Beton Kima 20;
• PT Aluminium Indo Jaya;
• PT Malindo;
• PT Tiara Mankasti;
• PT Plala Laut Jalan Kima Raya 16;
• Jalan Kima 19;
• Jalan Kima 20;
• Jalan Kima 17; dan
• wilayah sekitarnya.
Pada penyulang Kapur, daftar wilayahnya mencakup:
• sebagian Patte’ne Business Park;
• PT Garton;
• PT Brahma Benua Sejahtera;
• PT STS;
• Maros DC;
• PT Santani Agro Sulawesi;
• PT Benteng Baru Multi Bisnis;
• PT Gemilang Sulawesi Mandiri;
• PT Chang Leong;
• PT Harmonis;
• SPBU Patte’ne Business Park; dan
• wilayah sekitarnya.
4. Pukul 12.00–16.00 WITA — Penyulang Salodong
Pemeliharaan penyulang Salodong menyasar:
• Jalan Ir Sutami arah Bandara;
• Jalan BU Summarecon;
• Kawasan Pergudangan 88;
• Patte’ne 88;
• MGM Bosco;
• PT New Hope Indonesia;
• sebagian Kawasan Business Park Patte’ne;
• PT Maccon; dan
• wilayah sekitarnya.
5. Pukul 13.00–17.00 WITA — Penyulang Tol
Wilayah yang berpotensi mengalami gangguan pasokan meliputi:
• Jalan Ir Sutami samping tol;
• Tol Lama;
• Kompleks T-One;
• KTC;
• Pergudangan Lantebung;
• Pergudangan Pelita Agro;
• Pergudangan Makassar Jaya;
• Pergudangan Tamalanrea;
• Lakkang; dan
• wilayah sekitarnya.
6. Pukul 13.30–17.30 WITA — Penyulang Golf dan Kapasa
Pada penyulang Golf, lokasi yang masuk daftar ialah:
• Jalan Dg Rammang;
• Permata Sudiang Raya;
• Gelora Baddoka Indah; dan
• wilayah sekitarnya.
Sementara itu, pekerjaan pada penyulang Kapasa mencakup:
• Jalan Kima Raya 1;
• Jalan Kapasa;
• Jalan Kapasa Baru;
• Citraland Cluster F dan G; serta
• wilayah sekitarnya.
7. Pukul 14.00–16.00 WITA — Penyulang Tamalanrea
Pemeliharaan penyulang Tamalanrea berpotensi berdampak pada:
• Jalan Perintis Kemerdekaan;
• Perumahan Nusa Tamalanrea Indah;
• BRI Corporate University;
• Griya Alam Permai;
• LP3I;
• Jalan Bontoramba;
• Budidaya;
• BPKP Sulsel;
• Yonif Raider; dan
• wilayah sekitarnya.
8. Pukul 15.30–19.00 WITA — Penyulang Japfa
Lokasi yang masuk jadwal pekerjaan meliputi:
• sebagian Jalan Batara Bira;
• Jalan Ir Sutami;
• PT Japfa;
• sebagian Jalan KH Jabbal Asyiri;
• Pondok Pesantren Darul Aman;
• SMP Negeri 9 Makassar;
• Kantor Kecamatan Biringkanaya; dan
• wilayah sekitarnya.
9. Pukul 16.30–20.00 WITA — Penyulang Bontoa dan BTP
Pada penyulang Bontoa, pekerjaan mencakup:
• Pergudangan Bontoa;
• Jalan Ir Sutami;
• Jalan Kapasa Raya; dan
• wilayah sekitarnya.
Pada penyulang BTP, lokasi yang berpotensi terdampak meliputi:
• Kompleks Telkomas;
• BTP Blok A;
• BTP Blok B;
• BTP Blok C;
• sebagian BTP Blok L;
• BTP Blok E dan F;
• BTP Blok G;
• BTP Blok H;
• sebagian BTP Blok I dan J; serta
• wilayah sekitarnya.
10. Pukul 17.30–21.00 WITA — Penyulang Insignia dan Pondok Sawah
Pada penyulang Insignia, wilayah yang masuk daftar ialah:
• BTP Blok E dan F;
• BTP Blok G;
• BTP Blok H;
• sebagian BTP Blok I dan J;
• Bangkala;
• Kampus Poltek BTP;
• Jalan Keberkahan Utara;
• Jalan Kesatuan;
• Jalan Keindahan;
• SMA Negeri 21;
• Jalan Laniang;
• BTP Blok AC;
• BTP Blok AD;
• BTP Blok AE;
• BTP Blok AF;
• Insignia Oasis; dan
• wilayah sekitarnya.
Pada penyulang Pondok Sawah, pekerjaan mencakup:
• sebagian Kima 10;
• sebagian Kima Raya 1;
• PT Indofood Sukses Makmur;
• PT Nippon Indosari Corpindo;
• PT Wahyu Pradana Bina Mulia;
• Jalan Bontoloe;
• Jalan Bontoloe Baru; dan
• wilayah sekitarnya.
11. Pukul 17.30–21.00 WITA — Penyulang Gombara dan MTOS
Pada penyulang Gombara, lokasi yang berpotensi terdampak meliputi:
• Jalan Ir Sutami;
• Perumahan Virginia;
• PT Megah Putra Sejahtera;
• PT Saut;
• Jalan Pattene;
• Jalan Takalasi;
• Bonto Ulu;
• Perumahan Pondok Harapan;
• Perumahan Asera Permai;
• Batiling;
• Perumahan Jingga;
• Perumahan Purnama Raya 3;
• Perumahan Grand Raya;
• Perumahan Rachita Garden 2;
• Jalan Pertamina;
• New Era;
• Rachita Garden;
• Dusun Kampala;
• Dusun Matako; dan
• wilayah sekitarnya.
Sementara itu, pada penyulang MTOS, daftar wilayahnya mencakup:
• Jalan Bung;
• Jalan Kowilham;
• Perdos Tamalanrea Unhas;
• Jalan PK 7;
• Jalan PK 4; dan
• wilayah sekitarnya.
12. Pukul 18.30–22.00 WITA — Penyulang Yamaha dan Workshop
Pada penyulang Yamaha, pekerjaan berpotensi berdampak pada:
• Jalan Ir Sutami dekat SPBU arah Bandara;
• Jalan PU;
• Jalan Lantebung;
• sebagian Jalan Dg Taqalia;
• PT Sinar Gowa Industri;
• Gudang Yamaha; dan
• wilayah sekitarnya.
Pada penyulang Workshop, wilayah terdampak meliputi:
• Universitas Hasanuddin; dan
• wilayah sekitarnya.
13. Pukul 19.30–23.00 WITA — Penyulang Marannu, Tamalanrea, dan Baddoka
Pada penyulang Marannu, lokasi yang masuk jadwal mencakup:
• Jalan Pabongkaya;
• Jalan Goa Ria;
• BTN Pepabri;
• Jalan Taman Bunga 2;
• Sekolah Ibnul Qoyyim;
• Taman Sudiang Indah;
• Jalan Asrama Haji;
• sebagian Jalan Arung Teko;
• Asrama Haji Sudiang;
• Pondok Asri;
• Pertamina AVT Bandara Makassar; dan
• wilayah sekitarnya.
Pada penyulang Tamalanrea, daftar wilayahnya meliputi:
• sebagian Jalan Perintis Kemerdekaan;
• Jalan Parumpa;
• Kompleks Depag;
• Jalan Perintis 13;
• Perumahan Bukit Khatulistiwa Perintis;
• Pengadilan Agama;
• Puri Yuhana; dan
• wilayah sekitarnya.
Pada penyulang Baddoka, pekerjaan mencakup:
• sebagian Jalan Perintis;
• Griya Prima Tonasa;
• Telkomsel Perintis;
• Hotel Dalton;
• Indogrosir;
• Pai Raya;
• Bulurokeng;
• Kantor Lahta Pajak;
• Jalan Batu Tambung;
• sebagian Citra Sudiang Indah;
• Jalan KH Djabbar Ashiri; dan
• wilayah sekitarnya.
14. Pukul 20.00–23.30 WITA — Penyulang Kotipa
Sesi terakhir menyasar:
• Paccerakkang;
• sebagian Jalan Pajjaiyyang;
• sebagian Jalan Daya Raya;
• Perumahan Mangga 3;
• Jalan Poros Moncongloe;
• Family Garden Residence;
• Megah Nusa Madani;
• Ruko Adiba;
• Kompleks BKN Makassar;
• Grand Rahmani Residence;
• Perumahan Yayasan Gubernur; dan
• wilayah sekitarnya.
Kondisi Kelistrikan Sulsel Masih dalam Pemulihan
Pemadaman terjadwal di ULP Daya berlangsung ketika sistem kelistrikan Sulbagsel masih berada dalam tahap transisi pemulihan dan optimalisasi. PLN UID Sulselrabar menyebut pengaturan beban dilakukan untuk menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik, sekaligus memastikan pekerjaan pemeliharaan berlangsung aman bagi petugas.
“Dalam rangka menjaga keandalan sistem dan layanan kelistrikan, PLN melakukan pengaturan beban pada beberapa wilayah akibat pemeliharaan instalasi ketenagalistrikan yang akan dilaksanakan,” tulis PLN UID Sulselrabar dalam keterangan resminya.
PLN juga mengingatkan jadwal manajemen beban yang diumumkan bukan waktu mutlak. “Perlu kami informasikan bahwa jadwal manajemen beban yang disampaikan merupakan estimasi awal. Waktu maupun durasi padam berpotensi mengalami penyesuaian, mengingat sistem kelistrikan Sulbagsel saat ini masih dalam tahap transisi pemulihan,” jelas PLN.
Dalam penjelasan PLN yang diberitakan ANTARA pada September 2026, satu unit PLTU Jeneponto berkapasitas 125 megawatt telah kembali beroperasi dan menyuplai listrik ke sistem. Namun, sebagian pembangkit lain masih memerlukan proses optimalisasi sehingga daya mampu pasok belum sepenuhnya kembali normal.
Kondisi tersebut membuat pengaturan beban dilakukan secara bertahap dan terukur sesuai kondisi sistem secara real time. Perubahan waktu pemadaman dapat terjadi apabila kondisi pembangkit, jaringan, atau kebutuhan keselamatan di lapangan berubah.
Pemprov Sulsel sebelumnya juga membahas pemadaman bergilir bersama PLN. Dalam audiensi pada 10 September 2026, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut sejumlah pembangkit hidro, termasuk PLTA Poso, Malea, dan Bakaru, terdampak kondisi cuaca ekstrem yang memengaruhi kemampuan dan kapasitas daya.
“Di lokasi PLTA itu, sangat signifikan mempengaruhi terhadap kemampuan dan kapasitas daya yang kita miliki,” kata Andi Sudirman dalam keterangan Pemprov Sulsel.
Pada 27 Oktober 2026, PLN menambah kapasitas pembangkit 62 megawatt untuk memperkuat sistem Sulbagsel. Tambahan tersebut berasal dari PLTD Bulukumba 20 MW di Kabupaten Bulukumba, PLTD Sidera 20 MW di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, dan PLTD Ladumpi 22 MW di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.
PLN juga mengembangkan tahap kedua PLTD Bulukumba dan PLTD Sidera, masing-masing dengan kapasitas 30 MW. General Manager PLN UID Sulselrabar Didik Wicaksono menyebut penambahan kapasitas itu ditujukan untuk memperkuat pasokan, mengurangi potensi pemadaman, dan menjaga kesinambungan listrik bagi masyarakat serta dunia usaha.
“Setiap tambahan megawatt adalah langkah menuju sistem kelistrikan yang lebih kuat dan semakin andal,” ujar Didik, sebagaimana diberitakan ANTARA.
Tambahan kapasitas pembangkit di tingkat sistem tidak otomatis menghentikan pemeliharaan jaringan distribusi lokal. Karena itu, pelanggan di wilayah feeder ULP Daya tetap dapat menerima jadwal pengaturan beban meskipun PLN terus memperkuat pasokan Sulbagsel.
Dampak bagi Rumah Tangga, Usaha, dan Fasilitas Publik
Pemadaman beberapa jam dapat mengganggu aktivitas usaha yang bergantung pada printer, mesin produksi, komputer, pendingin, jaringan internet, dan sistem pembayaran elektronik. Pekerjaan desain, pencetakan dokumen, pelayanan pelanggan, serta penyimpanan data dapat tertunda apabila listrik padam sebelum pekerjaan tersimpan.
Pelanggan di kawasan Kima, Patte’ne, Tamalanrea, BTP, Sudiang, Baddoka, dan Biringkanaya perlu menyesuaikan jam produksi serta operasional dengan jadwal feeder. Pengelola pergudangan dan pabrik juga perlu mengatur penggunaan mesin, sistem keamanan, pompa, serta perangkat pendingin.
Kampus, sekolah, rumah sakit, hotel, kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan, pelabuhan, dan fasilitas publik yang masuk daftar perlu memastikan genset atau sumber listrik cadangan siap digunakan. Pengelola fasilitas yang memakai sistem digital perlu mencadangkan data dan memastikan perangkat penting tetap dapat beroperasi selama pasokan terputus.
Persiapan Sebelum Listrik Padam
Pelanggan di wilayah ULP Daya dapat melakukan sejumlah persiapan:
• Mengisi daya ponsel, laptop, modem, power bank, dan perangkat komunikasi;
• Menyiapkan lampu darurat, senter, dan baterai cadangan;
• Menyimpan pekerjaan serta dokumen penting sebelum jadwal pemadaman;
• Mematikan atau mencabut peralatan elektronik sensitif;
• Menyesuaikan jam operasional toko, kantor, sekolah, kampus, dan usaha;
• Memastikan genset atau sumber listrik cadangan berfungsi;
• Menyiapkan air apabila pompa listrik tidak dapat digunakan; dan
• Menyalakan kembali peralatan elektronik setelah tegangan listrik dipastikan stabil.
Pengelola genset harus memastikan instalasinya terpisah dari jaringan PLN untuk mencegah aliran listrik balik yang dapat membahayakan petugas dan masyarakat. Kabel, gardu, atau instalasi yang mengalami gangguan juga tidak boleh disentuh maupun diperbaiki sendiri.
Cara Memantau dan Melaporkan Gangguan
Pelanggan dapat memantau pembaruan jadwal dan kondisi jaringan melalui aplikasi PLN Mobile. Pengaduan dapat dikirim dengan mencantumkan ID pelanggan atau nomor meter, alamat lengkap, patokan lokasi, waktu listrik padam, serta keterangan apakah gangguan berlangsung sesuai jadwal atau di luar jadwal.
Contact Center PLN 123 juga dapat digunakan untuk menyampaikan laporan atau meminta informasi terkait layanan kelistrikan. PLN sebelumnya mengarahkan pelanggan menggunakan kanal digital resmi, termasuk WhatsApp Channel PLN ULP masing-masing wilayah, untuk memperoleh pembaruan kondisi listrik dan wilayah terdampak.
Laporan gangguan di luar jadwal membantu petugas membedakan pemadaman terencana dari gangguan jaringan yang tidak terencana. Pelanggan diminta mengikuti kanal resmi PLN karena waktu padam dan penyalaan kembali dapat berubah sesuai kondisi sistem.*


