Sebanyak 7 Bakal Calon Rektor UNM akan Ditetapkan di Hari Sumpah Pemuda

SulawesiPos.com — Sebanyak tujuh orang pendaftar bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031 bersiap mengikuti tahapan penetapan resmi oleh Senat UNM pada 28 Oktober 2026 mendatang, bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Penetapan ini dilakukan setelah para pendaftar menyelesaikan serangkaian proses penjaringan, termasuk pemeriksaan kesehatan fisik dan psikologis serta pemaparan visi dan misi. Sepekan sebelumnya, ke-7 balon rektor ini telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes bebas narkoba.

Ketujuh nama yang terdaftar terdiri dari enam figur internal UNM dan satu pendaftar dari luar kampus. Para pendaftar tersebut yakni Wakil Rektor III UNM Dr. Arifin Manggau; Guru Besar FMIPA sekaligus mantan Wakil Rektor IV Prof. Dr. Eko Hadi Sujiono; Wakil Rektor I Prof. Dr. Andi Aslinda; serta akademisi Fakultas Bahasa dan Sastra Prof. Dr. Sukardi Weda.

Selain itu, Dekan FMIPA Prof. Drs. Suwardi Annas, Ph.D.; mantan Dekan FIKK Prof. Dr. Hasmyati; serta mantan Dubes RI untuk UNESCO yang kini menjadi Tim Pakar Repatriasi Benda Budaya Kemenbud, Prof. Ismunandar, Ph.D., turut meramaikan bursa kepemimpinan kampus tersebut.

BACA JUGA:  SDP HIPMI 2026 di Makassar, Bahlil Soroti Ekonomi Nasional-Goda Appi soal Golkar Sulsel

Penetapan pada 28 Oktober mendatang menandai akhir dari tahap penjaringan yang telah berjalan sejak pengumuman awal pada 3 September 2026 dan pendaftaran pada 21 September hingga 9 Oktober 2026. Hasil penetapan penjaringan ini selanjutnya akan diumumkan secara resmi pada 28–29 Oktober 2026.

Pascapenetapan, pimpinan dan senat kampus akan melanjutkan proses ke Tahap Penyaringan. Pada tahapan ini, para bakal calon dijadwalkan menyampaikan visi, misi, dan program kerja pada 2–3 November 2026, diikuti dengan penilaian dan penetapan tiga nama calon rektor pada 4 November 2026.

Tiga nama calon terbaik tersebut kemudian akan diserahkan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) pada 9–10 November 2026.

Proses pemilihan puncak yang melibatkan Senat UNM dan Mendiktisaintek dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2026, setelah melewati masa tenang. Rektor UNM terpilih periode 2027–2031 nantinya akan ditetapkan dan dilantik secara resmi oleh Mendiktisaintek pada Januari 2027 mendatang.

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Panitia Prof Dr Herman S.Pd, M.Pd, merinci jalannya tahapan Pilrek UNM diawali dengan masa penjaringan pada 3 September 2026. Sosialisasi dijadwalkan menyasar sepuluh fakultas, satu program pascasarjana, serta Kampus V Parepare dan Kampus VI Bone pada 4 hingga 18 September 2026.

BACA JUGA:  Hati-hati Modus Segitiga Jual Beli Mobil, Warga Makassar Rugi Sampai Rp120 Juta

Pendaftaran bakal calon dibuka mulai 21 September sampai 9 Oktober 2026, dengan masa perpanjangan selama tiga hari kerja pada 12 hingga 14 Oktober 2026 jika pendaftar kurang dari empat orang.Beli Kalender

Pemeriksaan kesehatan lengkap di rumah sakit rujukan diagendakan pada 15 hingga 23 Oktober 2026, disusul penetapan dan pengumuman hasil penjaringan pada 28 sampai 29 Oktober 2026.

Tahap penyaringan akan diisi penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon pada 2 hingga 3 November 2026. Pada 4 November 2026, Senat menggelar pemilihan internal untuk menyaring tiga nama peraih suara terbanyak yang kemudian diserahkan ke kementerian pada 9 hingga 10 November 2026.

“Masa tenang bergulir pada 10 November sampai 16 Desember 2026 untuk penelusuran rekam jejak serta wawancara kandidat oleh pihak kementerian, puncak pemilihan rektor bersama menteri dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2026, sebelum seluruh hasil suara diserahkan ke pemerintah pusat untuk tahap penetapan dan pelantikan,” ujar Herman.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini, Sabtu 26 September 2026: Waspada Udara Terasa Panas

SulawesiPos.com — Sebanyak tujuh orang pendaftar bakal calon Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) periode 2027–2031 bersiap mengikuti tahapan penetapan resmi oleh Senat UNM pada 28 Oktober 2026 mendatang, bersamaan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Penetapan ini dilakukan setelah para pendaftar menyelesaikan serangkaian proses penjaringan, termasuk pemeriksaan kesehatan fisik dan psikologis serta pemaparan visi dan misi. Sepekan sebelumnya, ke-7 balon rektor ini telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes bebas narkoba.

Ketujuh nama yang terdaftar terdiri dari enam figur internal UNM dan satu pendaftar dari luar kampus. Para pendaftar tersebut yakni Wakil Rektor III UNM Dr. Arifin Manggau; Guru Besar FMIPA sekaligus mantan Wakil Rektor IV Prof. Dr. Eko Hadi Sujiono; Wakil Rektor I Prof. Dr. Andi Aslinda; serta akademisi Fakultas Bahasa dan Sastra Prof. Dr. Sukardi Weda.

Selain itu, Dekan FMIPA Prof. Drs. Suwardi Annas, Ph.D.; mantan Dekan FIKK Prof. Dr. Hasmyati; serta mantan Dubes RI untuk UNESCO yang kini menjadi Tim Pakar Repatriasi Benda Budaya Kemenbud, Prof. Ismunandar, Ph.D., turut meramaikan bursa kepemimpinan kampus tersebut.

BACA JUGA:  Aina Fadhillah Ramadhan Pukau Gubernur Sulsel dan Ribuan Peserta di Jalan Santai Anti Mager 2026

Penetapan pada 28 Oktober mendatang menandai akhir dari tahap penjaringan yang telah berjalan sejak pengumuman awal pada 3 September 2026 dan pendaftaran pada 21 September hingga 9 Oktober 2026. Hasil penetapan penjaringan ini selanjutnya akan diumumkan secara resmi pada 28–29 Oktober 2026.

Pascapenetapan, pimpinan dan senat kampus akan melanjutkan proses ke Tahap Penyaringan. Pada tahapan ini, para bakal calon dijadwalkan menyampaikan visi, misi, dan program kerja pada 2–3 November 2026, diikuti dengan penilaian dan penetapan tiga nama calon rektor pada 4 November 2026.

Tiga nama calon terbaik tersebut kemudian akan diserahkan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) pada 9–10 November 2026.

Proses pemilihan puncak yang melibatkan Senat UNM dan Mendiktisaintek dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2026, setelah melewati masa tenang. Rektor UNM terpilih periode 2027–2031 nantinya akan ditetapkan dan dilantik secara resmi oleh Mendiktisaintek pada Januari 2027 mendatang.

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Panitia Prof Dr Herman S.Pd, M.Pd, merinci jalannya tahapan Pilrek UNM diawali dengan masa penjaringan pada 3 September 2026. Sosialisasi dijadwalkan menyasar sepuluh fakultas, satu program pascasarjana, serta Kampus V Parepare dan Kampus VI Bone pada 4 hingga 18 September 2026.

BACA JUGA:  KevinKeano Gagal di Dua Partai Andalan, YSL Sapu Final SulawesiPos Pentas Padel 3-0

Pendaftaran bakal calon dibuka mulai 21 September sampai 9 Oktober 2026, dengan masa perpanjangan selama tiga hari kerja pada 12 hingga 14 Oktober 2026 jika pendaftar kurang dari empat orang.Beli Kalender

Pemeriksaan kesehatan lengkap di rumah sakit rujukan diagendakan pada 15 hingga 23 Oktober 2026, disusul penetapan dan pengumuman hasil penjaringan pada 28 sampai 29 Oktober 2026.

Tahap penyaringan akan diisi penyampaian visi, misi, dan program kerja bakal calon pada 2 hingga 3 November 2026. Pada 4 November 2026, Senat menggelar pemilihan internal untuk menyaring tiga nama peraih suara terbanyak yang kemudian diserahkan ke kementerian pada 9 hingga 10 November 2026.

“Masa tenang bergulir pada 10 November sampai 16 Desember 2026 untuk penelusuran rekam jejak serta wawancara kandidat oleh pihak kementerian, puncak pemilihan rektor bersama menteri dijadwalkan berlangsung pada 17 Desember 2026, sebelum seluruh hasil suara diserahkan ke pemerintah pusat untuk tahap penetapan dan pelantikan,” ujar Herman.

BACA JUGA:  Prakiraan Cuaca Makassar Hari Ini, Sabtu 26 September 2026: Waspada Udara Terasa Panas

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru