“Jangan sampai masyarakat yang berhak menerima program gratis tidak terdata. Begitu juga jangan sampai ada yang wajib membayar retribusi, tetapi masuk dalam data gratis. Itu yang kami pastikan,” tegasnya.
Daya Listrik Jadi Salah Satu Indikator
Syahril menjelaskan, daya listrik rumah tangga menjadi salah satu indikator dalam menentukan calon penerima program.
Perluasan program diarahkan kepada rumah tangga dengan daya listrik hingga 1.300 VA, namun data tersebut tetap harus melalui proses verifikasi.
“Yang pertama dilihat dari kWh listrik. Kemudian kami pastikan rumah tersebut betul melakukan pembayaran,” jelasnya.
Jika seluruh data telah diverifikasi dan memenuhi ketentuan, program iuran sampah gratis diperkirakan dapat menjangkau lebih dari 12 ribu rumah tangga di Kecamatan Panakkukang.
Potensi Keringanan Rp240 Juta per Bulan
Besarnya cakupan program membuat nilai keringanan yang diterima masyarakat juga cukup signifikan.
Dengan perkiraan 12 ribu rumah mendapatkan pembebasan dan tarif retribusi sebesar Rp20 ribu per bulan, pemerintah memberikan keringanan sekitar Rp240 juta setiap bulan.
Jika dikalkulasikan selama satu tahun, nilai pembebasan tersebut dapat mencapai sekitar Rp2,8 miliar.
“Jika dihitung selama satu tahun, nilai pembebasan tersebut berpotensi menembus Rp2,8 miliar,” katanya.
Angka tersebut menggambarkan besarnya manfaat ekonomi yang diterima masyarakat melalui kebijakan pembebasan iuran sampah. Warga yang memenuhi kriteria tidak lagi mengeluarkan biaya retribusi sampah bulanan selama masuk dalam program.
Disebut Jadi Komitmen Pemkot Makassar
Syahril menyebut perluasan program tersebut sebagai kabar baik bagi masyarakat Panakkukang sekaligus bagian dari komitmen pemerintah kota dalam memberikan pelayanan kepada warga.
“Alhamdulillah, ini kabar baik untuk masyarakat Kecamatan Panakkukang berkat program Bapak Wali Kota,” tuturnya.
“Ini salah satu bentuk komitmen Pak Wali Kota untuk memberikan gratis kepada masyarakat, khususnya yang daya listriknya 900 sampai 1.300 VA di tahun 2026,” sambungnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan kota. Menurutnya, program pemerintah perlu berjalan beriringan dengan kesadaran warga dalam mengelola sampah.
“Tentu, kesadaran masyarakat penting supaya bisa melakukan pemilahan sampah di wilayah masing-masing,” kata Appi pada pesta Rakyat Kecamatan Panakukkang beberapa waktu lalu.

