Nama Wolter Monginsidi kini menjadi bagian dari keseharian warga Makassar melalui Jalan Monginsidi.
Ruas jalan ini membentang sekitar 1 kilometer dan menjadi salah satu kawasan yang diisi berbagai aktivitas masyarakat.
Jejak namanya bahkan melekat pada sejumlah institusi pendidikan, SD Negeri Mongisidi.

Tidak jauh dari sana terdapat SMK Negeri 8 Makassar di Jalan Monginsidi Nomor 17, Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar.
Sekolah tersebut merupakan satuan pendidikan negeri yang kini memiliki berbagai program keahlian.
Wajah kawasan Jalan Monginsidi juga berkembang mengikuti gaya hidup masyarakat kota.

Salah satunya terlihat dari keberadaan Kedai Lawas Monginsidi di Jalan Monginsidi.
Tempat ini mengusung konsep warung kopi bernuansa nostalgia dan menawarkan sejumlah menu, termasuk minuman serta makanan yang akrab dengan selera lokal.
Di tempat seperti itu, anak-anak muda Makassar kini bisa menikmati kopi atau sarabba, sementara nama seorang pemuda yang gugur pada usia 24 tahun tetap terpampang di alamat jalan yang mereka lewati.

