Lelang Material Eks Gedung DPRD Makassar Rampung, Penawaran Tertinggi Tembus Rp1,05 Miliar

SulawesiPos.com – Proses lelang material bangunan eks DPRD Kota Makassar memasuki tahap lanjutan setelah pemenang resmi ditetapkan.

Penawaran tertinggi tercatat mencapai Rp1,05 miliar atas nama Ari Risky Indah untuk pembongkaran material gedung utama.

Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menyampaikan bahwa hasil lelang ini merupakan bagian dari percepatan penanganan aset pascakebakaran.

Adapun seluruh tahapan lelang dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Alhamdulillah fase terakhir ini sudah masuk ke pemenang lelang bangunan gedung material khusus untuk bangunan utama kantor DPRD Kota Makassar,” kata Andi Rahmat, Selasa (14/4/2026).

Pemenang lelang selanjutnya diberi tenggat waktu tertentu untuk melunasi kewajiban pembayaran.

Apabila tidak diselesaikan sesuai batas waktu, hak pemenang akan dialihkan kepada penawar dengan nilai tertinggi berikutnya.

“Setelah rentang waktu itu diberikan, kalaupun memang pemenangnya tidak sempat melunasi dalam rentang waktu itu, akan jatuh ke pemenang kedua yang nilai penawarannya paling tinggi,” katanya.

BACA JUGA: 
Wali Kota Makassar Paparkan LKPJ 2025 di Paripurna DPRD, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen

Pembongkaran Segera Dimulai, Perencanaan Gedung Baru Menyusul

Usai pelunasan dilakukan, pemenang lelang akan langsung mengambil alih proses pembongkaran bangunan utama.

Seluruh kegiatan, mulai dari pembongkaran hingga pengangkutan material, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemenang lelang.

“Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya mungkin akan dilunasi ini dengan jumlah yang disepakati. Setelah itu pemenang langsung berwenang untuk membongkar bangunan utama itu,” jelasnya.

Proses pembongkaran diperkirakan tidak memakan waktu lama dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan.

“Ya secepat mungkinlah. Saya kira waktu pembongkaran ini satu dua bulan mungkin sudah bisa selesai,” kata Rahmat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar juga mulai mempersiapkan tahapan selanjutnya berupa pembangunan gedung DPRD yang baru.

Dalam waktu dekat, lelang perencanaan akan segera dibuka dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar enam bulan.

“Waktu perencanaannya ini sesuai dengan hasil koordinasi kami, rentang waktunya itu kurang lebih 6 bulan,” kata Rahmat.

SulawesiPos.com – Proses lelang material bangunan eks DPRD Kota Makassar memasuki tahap lanjutan setelah pemenang resmi ditetapkan.

Penawaran tertinggi tercatat mencapai Rp1,05 miliar atas nama Ari Risky Indah untuk pembongkaran material gedung utama.

Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba, menyampaikan bahwa hasil lelang ini merupakan bagian dari percepatan penanganan aset pascakebakaran.

Adapun seluruh tahapan lelang dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Alhamdulillah fase terakhir ini sudah masuk ke pemenang lelang bangunan gedung material khusus untuk bangunan utama kantor DPRD Kota Makassar,” kata Andi Rahmat, Selasa (14/4/2026).

Pemenang lelang selanjutnya diberi tenggat waktu tertentu untuk melunasi kewajiban pembayaran.

Apabila tidak diselesaikan sesuai batas waktu, hak pemenang akan dialihkan kepada penawar dengan nilai tertinggi berikutnya.

“Setelah rentang waktu itu diberikan, kalaupun memang pemenangnya tidak sempat melunasi dalam rentang waktu itu, akan jatuh ke pemenang kedua yang nilai penawarannya paling tinggi,” katanya.

BACA JUGA: 
Usaha Lapangan Padel di Makassar Meresahkan, Berpoperasi Tanpa Izin-Ganggu Kenyamanan Warga

Pembongkaran Segera Dimulai, Perencanaan Gedung Baru Menyusul

Usai pelunasan dilakukan, pemenang lelang akan langsung mengambil alih proses pembongkaran bangunan utama.

Seluruh kegiatan, mulai dari pembongkaran hingga pengangkutan material, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemenang lelang.

“Dalam waktu yang sesingkat-singkatnya mungkin akan dilunasi ini dengan jumlah yang disepakati. Setelah itu pemenang langsung berwenang untuk membongkar bangunan utama itu,” jelasnya.

Proses pembongkaran diperkirakan tidak memakan waktu lama dan ditargetkan rampung dalam satu hingga dua bulan.

“Ya secepat mungkinlah. Saya kira waktu pembongkaran ini satu dua bulan mungkin sudah bisa selesai,” kata Rahmat.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Makassar juga mulai mempersiapkan tahapan selanjutnya berupa pembangunan gedung DPRD yang baru.

Dalam waktu dekat, lelang perencanaan akan segera dibuka dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar enam bulan.

“Waktu perencanaannya ini sesuai dengan hasil koordinasi kami, rentang waktunya itu kurang lebih 6 bulan,” kata Rahmat.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru