Lansia 81 Tahun Hilang Selama 10 Hari di Palopo, Ditemukan Tinggal Tulang di Bukit Salobulo

SulawesiPos.com – Setelah dilaporkan hilang selama 10 hari, seorang lansia di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kawasan Bukit Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kamis (14/5/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi tubuh sebagian besar telah menjadi tulang sehingga sulit dikenali. Wajah korban juga mengalami kerusakan akibat proses pembusukan.

Penemuan jasad tersebut sontak menggegerkan warga sekitar, terutama karena lokasi penemuan berada di area perbukitan.

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, mengatakan jasad pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.30 Wita oleh seorang warga berinisial ARA yang saat itu sedang menuju bukit untuk memindahkan sapi peliharaannya.

“Saksi melihat sosok mayat tergeletak di tanah. Kondisinya sudah rusak, wajah tidak dikenali dan tubuh tinggal tulang,” ujarnya kepada awak media.

Menurut polisi, korban diketahui merupakan pria lanjut usia bernama Septa (81), warga Kota Palopo yang sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak 4 Mei 2026.

Identitas korban akhirnya terungkap setelah pihak keluarga datang ke lokasi dan mengenali pakaian yang masih melekat di tubuh korban.

BACA JUGA: 
Kronologi Penemuan Mayat Pria di Belakang Gedung Teaching Industry Unhas, Korban Bukan Warga Kampus

Istri korban, Hanafiah, disebut langsung mendatangi tempat kejadian usai menerima informasi adanya penemuan mayat laki-laki di Bukit Salobulo.

“Korban dikenali dari pakaian yang digunakan. Menurut keterangan istri korban, almarhum memang mengalami gangguan lupa ingatan,” jelas AKP Marsuki.

Sebelumnya, warga sempat kesulitan mengenali identitas korban karena kondisi jasad yang sudah membusuk parah. Sebagian tubuh korban bahkan dilaporkan tinggal tulang.

Setelah menerima laporan warga, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi.

“Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi,” pungkasnya.

SulawesiPos.com – Setelah dilaporkan hilang selama 10 hari, seorang lansia di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di kawasan Bukit Salobulo, Kecamatan Wara Utara, Kamis (14/5/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi tubuh sebagian besar telah menjadi tulang sehingga sulit dikenali. Wajah korban juga mengalami kerusakan akibat proses pembusukan.

Penemuan jasad tersebut sontak menggegerkan warga sekitar, terutama karena lokasi penemuan berada di area perbukitan.

Kasi Humas Polres Palopo, AKP Marsuki, mengatakan jasad pertama kali ditemukan sekitar pukul 15.30 Wita oleh seorang warga berinisial ARA yang saat itu sedang menuju bukit untuk memindahkan sapi peliharaannya.

“Saksi melihat sosok mayat tergeletak di tanah. Kondisinya sudah rusak, wajah tidak dikenali dan tubuh tinggal tulang,” ujarnya kepada awak media.

Menurut polisi, korban diketahui merupakan pria lanjut usia bernama Septa (81), warga Kota Palopo yang sebelumnya telah dilaporkan hilang sejak 4 Mei 2026.

Identitas korban akhirnya terungkap setelah pihak keluarga datang ke lokasi dan mengenali pakaian yang masih melekat di tubuh korban.

BACA JUGA: 
Mahasiswi Asal Toraja Utara Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Makassar, Polisi Selidiki

Istri korban, Hanafiah, disebut langsung mendatangi tempat kejadian usai menerima informasi adanya penemuan mayat laki-laki di Bukit Salobulo.

“Korban dikenali dari pakaian yang digunakan. Menurut keterangan istri korban, almarhum memang mengalami gangguan lupa ingatan,” jelas AKP Marsuki.

Sebelumnya, warga sempat kesulitan mengenali identitas korban karena kondisi jasad yang sudah membusuk parah. Sebagian tubuh korban bahkan dilaporkan tinggal tulang.

Setelah menerima laporan warga, aparat kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan proses evakuasi.

“Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru