Laporan FAO Juni 2026 menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan peningkatan produksi beras terbesar di dunia saat banyak negara mengalami penurunan akibat ancaman iklim dan tingginya biaya produksi.
Mentan Amran menegaskan stok beras nasional aman dan melimpah. Gudang Bulog penuh, serapan gabah meningkat, dan kebijakan pupuk sederhana berdampak langsung pada kesejahteraan petani serta ketahanan pangan nasional.
Mentan Amran menegaskan fondasi swasembada pangan Indonesia makin kuat seiring meningkatnya produksi dan serapan beras nasional. Gudang Bulog di Surabaya nyaris penuh, stok beras pemerintah tembus 5,3 juta ton.
Kepala Agromaritim IPB Handian Purwawangsa apresiasi capaian stok beras Kementan. IPB targetkan produksi benih hingga 18 ribu ton untuk mitigasi kemarau.
Stok beras Perum BULOG menembus 5 juta ton untuk pertama kalinya dalam sejarah. Capaian ini memperkuat cadangan pangan pemerintah dan ketahanan pangan nasional.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut cadangan beras pemerintah mencapai 4,59 juta ton per 7 April 2026, tertinggi sepanjang sejarah. Stok dinilai aman hingga 10–11 bulan dan siap menghadapi ancaman El Nino.
Panen raya padi di Majalengka mencatat produktivitas hingga 11,5 ton per hektare. Capaian ini memperkuat stok beras nasional seiring peningkatan produksi padi pada 2026.