"Kenapa nama Sukriansyah S Latief saya cari di dalam buku ini? Sebab dia adalah politisi pertama, atau caleg pertama, yang pada tahun 2023 menyebarkan spanduk 'Jangan Pilih Saya Kalau Anda Mau Uang'," katanya.
Mulawarman menilai politik uang lebih banyak terjadi di level elite dan konsultan, serta menegaskan pentingnya peran moral kampus dan organisasi masyarakat dalam menjaga demokrasi.
Mantan Komisioner KPU Makassar, Endang Sari, mengungkap tingginya angka golput yang dipicu ekspektasi politik uang dalam bedah buku Money Politics dan Demokrasi Elektoral.
Pemred Tribun Timur menilai buku “Money Politics dan Demokrasi Elektoral” lebih bernuansa prosa reflektif dan minim data empiris, meski tetap diapresiasi sebagai kontribusi literasi.
Dalam diskusi bedah buku di SulawesiPos.com, Prof Sukri menyebut demokrasi bisa berujung chaos jika salah memilih, serta menyoroti money politics yang terus berulang.