Pembukaan kembali Selat Hormuz usai kesepakatan Iran-AS dinilai memberi ruang bagi Amerika Serikat dan sekutunya untuk memperketat sanksi terhadap sektor energi Rusia. Simak analisis lengkapnya.
Amerika Serikat dan Iran menyepakati kerangka perdamaian untuk mengakhiri perang sejak Februari. Selat Hormuz akan dibuka kembali, harga minyak dunia turun, dan penandatanganan resmi dijadwalkan di Swiss.
Iran menawarkan hadiah bagi warga yang menangkap pilot AS yang jatuh di wilayahnya. Langkah ini menandai eskalasi konflik yang semakin kompleks dan berisiko di Timur Tengah.
Donald Trump memberi ultimatum 48 jam kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz. AS mengancam serang pembangkit listrik jika jalur energi global itu tetap ditutup.