Muswil DMI Sulsel 2026 Siapkan Kolaborasi dengan Polda hingga Densus 88

SualwesiPos.com — Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Selatan 2026 akan menjadi momentum untuk memperkuat peran masjid dalam bidang ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Panitia menyiapkan sejumlah agenda kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Polda Sulsel dan Densus 88 Polri.

Mengusung tema “Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid”, Muswil DMI Sulsel diharapkan menghasilkan gagasan dan program kerja yang mendorong pengelolaan masjid secara profesional, meningkatkan partisipasi jamaah, serta memperkuat kontribusi masjid dalam pembangunan sosial dan keagamaan.

Panitia juga merancang diskusi publik sebagai rangkaian kegiatan pra-Muswil.

Forum tersebut akan membahas peran masjid dalam memperkuat persatuan umat dan mendorong pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan tokoh agama, akademisi, serta pemerintah.

Selain itu, panitia merencanakan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan sejumlah instansi terkait untuk membangun koordinasi serta dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Rencana tersebut sejalan dengan respons positif Kapolda Sulsel yang menyatakan kesiapan mendukung kelancaran agenda organisasi itu.

BACA JUGA:  JK Ikuti Salat Istisqa di Al Azhar, Ajak Masyarakat Berdoa agar Hujan Turun

Siapkan Kolaborasi dengan Polda dan Densus 88

Dalam rangka memperkuat peran DMI sesuai perkembangan zaman, panitia bersepakat membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Sejumlah agenda nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) juga disiapkan bersama Polda Sulsel melalui program Dakwah Keumatan.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengantisipasi maraknya aksi geng motor, terutama yang melibatkan generasi muda.

Panitia menilai generasi muda merupakan pewaris sekaligus pemilik masa depan agama dan bangsa sehingga membutuhkan perhatian dan pembinaan bersama.

Panitia juga menyebut rencana sinergi dengan Pangdam Hasanuddin untuk membangun suasana yang aman dan tenteram bagi umat.

Sementara itu, komunikasi dengan Densus 88 Polri tengah dibangun untuk mengantisipasi fenomena perundungan atau bullying terhadap anak dan pelajar.

Muswil Dijadwalkan November 2026

Selain membahas program kolaborasi, Muswil DMI Sulsel juga akan mencakup pemilihan ketua untuk periode mendatang serta perumusan arah kebijakan strategis dalam memperkuat peran masjid.

Panitia mengupayakan agar proses pemilihan pemimpin dapat berlangsung melalui musyawarah mufakat.

BACA JUGA:  Wabup Bone Nahkodai DMI, Gaungkan Pembinaan Umat Berkelanjutan

Pembentukan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) disebut telah rampung.

Dengan persiapan tersebut, DMI Sulsel menargetkan seluruh tahapan menuju pelaksanaan Muswil pada November 2026 berjalan secara sistematis.

Panitia berharap Muswil tidak sekadar menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan kontribusi masjid dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan di Sulawesi Selatan.

SualwesiPos.com — Musyawarah Wilayah (Muswil) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Selatan 2026 akan menjadi momentum untuk memperkuat peran masjid dalam bidang ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan umat. Panitia menyiapkan sejumlah agenda kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Polda Sulsel dan Densus 88 Polri.

Mengusung tema “Memakmurkan dan Dimakmurkan Masjid”, Muswil DMI Sulsel diharapkan menghasilkan gagasan dan program kerja yang mendorong pengelolaan masjid secara profesional, meningkatkan partisipasi jamaah, serta memperkuat kontribusi masjid dalam pembangunan sosial dan keagamaan.

Panitia juga merancang diskusi publik sebagai rangkaian kegiatan pra-Muswil.

Forum tersebut akan membahas peran masjid dalam memperkuat persatuan umat dan mendorong pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan tokoh agama, akademisi, serta pemerintah.

Selain itu, panitia merencanakan audiensi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan sejumlah instansi terkait untuk membangun koordinasi serta dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.

Rencana tersebut sejalan dengan respons positif Kapolda Sulsel yang menyatakan kesiapan mendukung kelancaran agenda organisasi itu.

BACA JUGA:  JK Ikuti Salat Istisqa di Al Azhar, Ajak Masyarakat Berdoa agar Hujan Turun

Siapkan Kolaborasi dengan Polda dan Densus 88

Dalam rangka memperkuat peran DMI sesuai perkembangan zaman, panitia bersepakat membangun sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Sejumlah agenda nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) juga disiapkan bersama Polda Sulsel melalui program Dakwah Keumatan.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengantisipasi maraknya aksi geng motor, terutama yang melibatkan generasi muda.

Panitia menilai generasi muda merupakan pewaris sekaligus pemilik masa depan agama dan bangsa sehingga membutuhkan perhatian dan pembinaan bersama.

Panitia juga menyebut rencana sinergi dengan Pangdam Hasanuddin untuk membangun suasana yang aman dan tenteram bagi umat.

Sementara itu, komunikasi dengan Densus 88 Polri tengah dibangun untuk mengantisipasi fenomena perundungan atau bullying terhadap anak dan pelajar.

Muswil Dijadwalkan November 2026

Selain membahas program kolaborasi, Muswil DMI Sulsel juga akan mencakup pemilihan ketua untuk periode mendatang serta perumusan arah kebijakan strategis dalam memperkuat peran masjid.

Panitia mengupayakan agar proses pemilihan pemimpin dapat berlangsung melalui musyawarah mufakat.

BACA JUGA:  Wabup Bone Nahkodai DMI, Gaungkan Pembinaan Umat Berkelanjutan

Pembentukan Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) disebut telah rampung.

Dengan persiapan tersebut, DMI Sulsel menargetkan seluruh tahapan menuju pelaksanaan Muswil pada November 2026 berjalan secara sistematis.

Panitia berharap Muswil tidak sekadar menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga menghasilkan langkah konkret untuk meningkatkan kontribusi masjid dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan di Sulawesi Selatan.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru