Open Mic Challenge Makassar 2026 Kembali Digelar, Buka Panggung Komika Muda Sulsel

SulawesiPos.com – Open Mic Challenge Makassar 2026 kembali digelar sebagai ajang pencarian bakat dan panggung ekspresi bagi komika muda Sulawesi Selatan di Kafe Hometown, eks Kopizone, Kompleks Ruko Topaz Blok F, Jalan Boulevard, Makassar, Senin (24/8/2026) mulai pukul 18.30 Wita. Agenda ini menjadi sesi lanjutan setelah panggung pertama pada 8 Juli 2026 di Warkop Enreco, Makassar.

Ketua penyelenggara Open Mic Challenge Makassar 2026, Abdul Rahman Thahir, mengatakan kegiatan itu disiapkan sebagai ruang regenerasi bagi komika baru dari Sulawesi Selatan, daerah yang sebelumnya telah melahirkan nama-nama seperti Arif Brata dan Muzdalifa di panggung nasional.

Mengusung slogan “Panggung Pertama Menuju Komika Masa Depan Indonesia”, penyelenggara menargetkan peserta yang memiliki semangat berkarya, berani tampil, dan ingin melatih kemampuan komunikasi melalui seni pertunjukan yang kreatif sekaligus edukatif.

“Tidak harus sudah menjadi komika profesional. Justru kami ingin menemukan talenta-talenta baru yang selama ini belum memiliki ruang untuk tampil. Harapan kami, dari panggung sederhana ini akan lahir komika-komika masa depan Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA:  Remaja di Makassar Rekayasa Penculikan, Keluarga Sempat Diteror Tebusan Rp 5 Juta

Menurut dia, ajang itu juga diharapkan ikut memperkuat ekosistem industri kreatif di Makassar melalui panggung yang memberi ruang bagi talenta baru untuk tampil di depan publik dan dewan juri.

Arman menegaskan Open Mic Challenge tidak semata-mata mencari peserta yang paling lucu, melainkan juga mendorong kemampuan komunikasi dan kreativitas peserta di atas panggung.

“Stand up comedy bukan hanya soal mengundang tawa, tetapi juga menjadi media untuk mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kreatif, dan membangun kepercayaan diri,” tambahnya.

Konsep dan Penilaian

Konsep lomba dibuat sederhana, tetapi tetap kompetitif. Setiap peserta akan tampil membawakan materi stand up comedy di depan dewan juri dan penonton.

Penilaian peserta akan didasarkan pada lima aspek utama, yakni kelucuan, orisinalitas materi, cara penyampaian, struktur materi, dan interaksi dengan penonton.

Pada sesi pertama yang digelar 8 Juli 2026 di Warkop Enreco, ajang ini diikuti 13 komika dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, mulai Makassar, Gowa, Takalar, Pinrang, Bantaeng, hingga Parepare.

BACA JUGA:  Minibus Diduga Angkut Jeriken BBM Terbakar di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Lalu Lintas Melambat

Ahmad Akbar dari Pinrang keluar sebagai juara pertama pada sesi pembuka tersebut. Baharuddin dari Parepare menempati posisi kedua, sedangkan Ade Sulmi Indrajat dari Bantaeng meraih posisi ketiga.

Dari 13 peserta yang tampil pada sesi pertama, satu di antaranya merupakan perempuan. Materi yang dibawakan para peserta banyak mengangkat kehidupan sehari-hari, politik lokal dan nasional, program MBG, tim sukses kepala daerah, minimnya lapangan kerja, hingga candaan dengan bahasa keseharian dan dialek Makassar.

SulawesiPos.com – Open Mic Challenge Makassar 2026 kembali digelar sebagai ajang pencarian bakat dan panggung ekspresi bagi komika muda Sulawesi Selatan di Kafe Hometown, eks Kopizone, Kompleks Ruko Topaz Blok F, Jalan Boulevard, Makassar, Senin (24/8/2026) mulai pukul 18.30 Wita. Agenda ini menjadi sesi lanjutan setelah panggung pertama pada 8 Juli 2026 di Warkop Enreco, Makassar.

Ketua penyelenggara Open Mic Challenge Makassar 2026, Abdul Rahman Thahir, mengatakan kegiatan itu disiapkan sebagai ruang regenerasi bagi komika baru dari Sulawesi Selatan, daerah yang sebelumnya telah melahirkan nama-nama seperti Arif Brata dan Muzdalifa di panggung nasional.

Mengusung slogan “Panggung Pertama Menuju Komika Masa Depan Indonesia”, penyelenggara menargetkan peserta yang memiliki semangat berkarya, berani tampil, dan ingin melatih kemampuan komunikasi melalui seni pertunjukan yang kreatif sekaligus edukatif.

“Tidak harus sudah menjadi komika profesional. Justru kami ingin menemukan talenta-talenta baru yang selama ini belum memiliki ruang untuk tampil. Harapan kami, dari panggung sederhana ini akan lahir komika-komika masa depan Indonesia,” ujarnya.

BACA JUGA:  Mahasiswi Asal Toraja Utara Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Makassar, Terungkap Usai Warga Cium Bau Tak Sedap

Menurut dia, ajang itu juga diharapkan ikut memperkuat ekosistem industri kreatif di Makassar melalui panggung yang memberi ruang bagi talenta baru untuk tampil di depan publik dan dewan juri.

Arman menegaskan Open Mic Challenge tidak semata-mata mencari peserta yang paling lucu, melainkan juga mendorong kemampuan komunikasi dan kreativitas peserta di atas panggung.

“Stand up comedy bukan hanya soal mengundang tawa, tetapi juga menjadi media untuk mengasah kemampuan komunikasi, berpikir kreatif, dan membangun kepercayaan diri,” tambahnya.

Konsep dan Penilaian

Konsep lomba dibuat sederhana, tetapi tetap kompetitif. Setiap peserta akan tampil membawakan materi stand up comedy di depan dewan juri dan penonton.

Penilaian peserta akan didasarkan pada lima aspek utama, yakni kelucuan, orisinalitas materi, cara penyampaian, struktur materi, dan interaksi dengan penonton.

Pada sesi pertama yang digelar 8 Juli 2026 di Warkop Enreco, ajang ini diikuti 13 komika dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, mulai Makassar, Gowa, Takalar, Pinrang, Bantaeng, hingga Parepare.

BACA JUGA:  Remaja di Makassar Rekayasa Penculikan, Keluarga Sempat Diteror Tebusan Rp 5 Juta

Ahmad Akbar dari Pinrang keluar sebagai juara pertama pada sesi pembuka tersebut. Baharuddin dari Parepare menempati posisi kedua, sedangkan Ade Sulmi Indrajat dari Bantaeng meraih posisi ketiga.

Dari 13 peserta yang tampil pada sesi pertama, satu di antaranya merupakan perempuan. Materi yang dibawakan para peserta banyak mengangkat kehidupan sehari-hari, politik lokal dan nasional, program MBG, tim sukses kepala daerah, minimnya lapangan kerja, hingga candaan dengan bahasa keseharian dan dialek Makassar.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru