SulawesiPos.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bone terus mendorong kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah melalui gerakan bersih-bersih masjid.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag Bone menciptakan lingkungan masjid yang bersih, sehat, nyaman, dan representatif bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Kegiatan bersih-bersih masjid juga diharapkan tidak sekadar menjadi aktivitas menjaga kebersihan, tetapi mampu membangun semangat gotong royong sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keberadaan masjid di lingkungannya.
Kepala Kantor Kemenag Bone, Ahmad Yani, mengatakan kebersihan masjid merupakan tanggung jawab bersama. Masjid yang bersih dan nyaman akan membuat masyarakat semakin betah beribadah dan beraktivitas dalam kegiatan keagamaan.
“Kami menggalakkan gerakan bersih-bersih masjid sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap rumah ibadah. Masjid bukan hanya harus bersih, tetapi juga harus menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk beribadah,” ujar Ahmad Yani, Rabu (12/8/2026).
Menurutnya, gerakan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak masyarakat semakin dekat dengan masjid dan bersama-sama memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan positif.
“Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya datang ke masjid saat melaksanakan salat, tetapi juga ikut menjaga, merawat dan memakmurkannya. Kalau masjid bersih, nyaman dan hidup dengan berbagai kegiatan keagamaan, insyaallah akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.
Ahmad Yani berharap gerakan bersih-bersih masjid dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi budaya di tengah masyarakat.
Ia juga mengajak jajaran Kemenag, penyuluh agama, pengurus masjid, tokoh masyarakat serta seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan masjid.
“Mari kita jadikan kebersihan masjid sebagai gerakan bersama. Dari masjid yang bersih dan nyaman, kita bangun semangat kebersamaan serta kehidupan keagamaan yang semakin kuat di Kabupaten Bone,” pungkasnya. (kar)

