FIFA ASEAN Cup 2026 Terapkan 7 Aturan Baru, VAR hingga Kartu Merah

SulawesiPos.com – FIFA ASEAN Cup 2026 akan memasuki laga perdana hari ini, Jumat 25 September 2026 dengan tujuh aturan baru yang mengatur penggunaan waktu, pergantian pemain, perilaku di lapangan, dan sanksi protes.

Turnamen yang difasilitasi FIFA ini juga menetapkan daftar final 23 pemain, format dua divisi, serta fair play sebagai salah satu penentu peringkat ketika poin sama.

Laporan JawaPos.com menyebut VAR akan digunakan di seluruh pertandingan untuk pertama kalinya dalam kompetisi.

Sementara itu, regulasi resmi FIFA edisi Juni 2026 menyatakan teknologi garis gawang, VAR, Football Video Support (FVS), dan teknologi lain dapat digunakan untuk meninjau insiden yang mengubah pertandingan.

“Sistem VAR, Football Video Support (FVS), dan bentuk teknologi lain untuk meninjau keputusan atau insiden yang mengubah pertandingan dapat digunakan sesuai protokol IFAB,” demikian bunyi Pasal 34.8 regulasi FIFA, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

Tujuh Aturan Baru di Lapangan

Tujuh perubahan yang dirangkum JawaPos.com mengacu pada regulasi terbaru yang diterapkan FIFA.

Ketentuannya meliputi:

  1. Setiap tim tetap dapat melakukan maksimal lima pergantian pemain, tetapi hanya dalam tiga kesempatan selama pertandingan di luar jeda turun minum.
  2. Kiper saat melakukan tendangan gawang dan pemain ketika melakukan lemparan ke dalam dibatasi hitungan lima detik untuk mengurangi tindakan mengulur waktu.
  3. Pemain yang mendapat perawatan medis di dalam lapangan harus berada di luar lapangan sekurang-kurangnya satu menit sebelum kembali bermain. Pengecualian berlaku bagi penjaga gawang.
  4. Pemain yang diganti wajib meninggalkan lapangan paling lama 10 detik.
  5. Staf pelatih tidak boleh memberikan instruksi taktis ketika pertandingan dihentikan karena ada pemain yang cedera.
  6. Pemain dilarang menutupi mulut dengan tangan atau jersey ketika terlibat konfrontasi di lapangan.
  7. Pemain atau ofisial yang sengaja meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes dapat langsung menerima kartu merah. Jika tindakan tersebut membuat laga tidak dapat dilanjutkan, timnya berisiko didiskualifikasi.
BACA JUGA:  Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Malam Ini di FIFA Series 2026, Kick Off 21.00 WITA di GBK

Skuad Final 23 Pemain dan Kartu Kuning

Regulasi resmi FIFA menetapkan setiap negara mengirim daftar final 23 pemain, dengan sedikitnya tiga penjaga gawang.

Pemain yang masuk daftar tersebut harus berasal dari daftar sementara, sedangkan penggantian karena cedera atau sakit serius dapat dilakukan sampai 24 jam sebelum pertandingan pertama dengan persetujuan FIFA.

“Daftar rilis final berisi 23 pemain, sedikitnya tiga di antaranya penjaga gawang,” demikian ketentuan Pasal 23.1 regulasi FIFA, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

Aturan disiplin juga dibuat khusus untuk mengatur akumulasi kartu. Pasal 9.2 menyebut, “Kartu kuning tunggal dalam ASEAN Cup akan dihapus setelah matchday kedua fase grup dari setiap divisi.”

Namun, pemain atau ofisial yang mengoleksi dua kartu kuning dalam dua pertandingan berbeda tetap otomatis absen pada laga berikutnya.

Kartu merah langsung maupun kartu merah tidak langsung juga berujung pada skors otomatis untuk pertandingan selanjutnya, selain kemungkinan sanksi tambahan.

BACA JUGA:  Indonesia ke Final SEA V Cup 2026 usai Sapu Vietnam 3-0, Kini Ditantang Kamboja

Format Dua Divisi

Dokumen FIFA merancang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan 14 peserta dan membuka kemungkinan perluasan hingga maksimal 16 tim.

Peserta dibagi ke dalam dua kompetisi:

  • Divisi Utama atau Premier Division berisi delapan tim dalam dua grup, masing-masing empat tim.
  • Divisi Tantangan atau Challenge Division berisi enam tim dalam dua grup, masing-masing tiga tim.

Fase grup berlangsung selama tiga matchday.

Pada matchday keempat, setiap divisi memainkan pertandingan final.

Dua tim teratas dari setiap grup berhak melaju ke final divisi, sementara FIFA dapat menambahkan pertandingan untuk menentukan peringkat akhir tim lain.

Setiap kemenangan bernilai tiga poin, hasil imbang satu poin, dan kekalahan tanpa poin.

Jika dua tim atau lebih memiliki nilai sama, penentuan awal menggunakan rekor pertemuan langsung, mulai dari poin, selisih gol, hingga jumlah gol dalam laga antartim tersebut.

Jika masih imbang, regulasi beralih ke selisih gol dan jumlah gol seluruh pertandingan grup, lalu skor perilaku tim atau fair play.

BACA JUGA:  Oxford United Buka Pintu Transfer, Pemain di Luar Rencana Pelatih Berpeluang Hengkang

Kartu kuning mengurangi satu poin, kartu merah tidak langsung tiga poin, kartu merah langsung empat poin, sedangkan kartu kuning yang disusul kartu merah langsung mengurangi lima poin.

Apabila seluruh kriteria tersebut belum memisahkan posisi, peringkat terbaru FIFA/Coca-Cola Men’s World Ranking digunakan sebagai penentu berikutnya.

Babak Final Berlanjut ke Perpanjangan Waktu

Pertandingan final yang berakhir imbang setelah waktu normal dilanjutkan dengan dua babak perpanjangan waktu masing-masing 15 menit.

Jeda lima menit diberikan setelah waktu normal, tetapi pemain tetap berada di lapangan.

Jika skor tetap sama, pemenang ditentukan melalui adu penalti.

Wasit lebih dulu melakukan undian untuk menentukan gawang yang digunakan, kemudian melakukan undian kedua untuk menentukan tim yang menendang lebih dulu.

Dengan aturan tersebut, FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya memperkenalkan nama dan format kompetisi baru, tetapi juga membawa standar pengelolaan pertandingan yang lebih rinci sejak fase grup hingga final.

SulawesiPos.com – FIFA ASEAN Cup 2026 akan memasuki laga perdana hari ini, Jumat 25 September 2026 dengan tujuh aturan baru yang mengatur penggunaan waktu, pergantian pemain, perilaku di lapangan, dan sanksi protes.

Turnamen yang difasilitasi FIFA ini juga menetapkan daftar final 23 pemain, format dua divisi, serta fair play sebagai salah satu penentu peringkat ketika poin sama.

Laporan JawaPos.com menyebut VAR akan digunakan di seluruh pertandingan untuk pertama kalinya dalam kompetisi.

Sementara itu, regulasi resmi FIFA edisi Juni 2026 menyatakan teknologi garis gawang, VAR, Football Video Support (FVS), dan teknologi lain dapat digunakan untuk meninjau insiden yang mengubah pertandingan.

“Sistem VAR, Football Video Support (FVS), dan bentuk teknologi lain untuk meninjau keputusan atau insiden yang mengubah pertandingan dapat digunakan sesuai protokol IFAB,” demikian bunyi Pasal 34.8 regulasi FIFA, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

Tujuh Aturan Baru di Lapangan

Tujuh perubahan yang dirangkum JawaPos.com mengacu pada regulasi terbaru yang diterapkan FIFA.

Ketentuannya meliputi:

  1. Setiap tim tetap dapat melakukan maksimal lima pergantian pemain, tetapi hanya dalam tiga kesempatan selama pertandingan di luar jeda turun minum.
  2. Kiper saat melakukan tendangan gawang dan pemain ketika melakukan lemparan ke dalam dibatasi hitungan lima detik untuk mengurangi tindakan mengulur waktu.
  3. Pemain yang mendapat perawatan medis di dalam lapangan harus berada di luar lapangan sekurang-kurangnya satu menit sebelum kembali bermain. Pengecualian berlaku bagi penjaga gawang.
  4. Pemain yang diganti wajib meninggalkan lapangan paling lama 10 detik.
  5. Staf pelatih tidak boleh memberikan instruksi taktis ketika pertandingan dihentikan karena ada pemain yang cedera.
  6. Pemain dilarang menutupi mulut dengan tangan atau jersey ketika terlibat konfrontasi di lapangan.
  7. Pemain atau ofisial yang sengaja meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes dapat langsung menerima kartu merah. Jika tindakan tersebut membuat laga tidak dapat dilanjutkan, timnya berisiko didiskualifikasi.
BACA JUGA:  Justin Hubner: Indonesia Terasa Rumah, Darah Makassar Jadi Kekuatan di Lapangan

Skuad Final 23 Pemain dan Kartu Kuning

Regulasi resmi FIFA menetapkan setiap negara mengirim daftar final 23 pemain, dengan sedikitnya tiga penjaga gawang.

Pemain yang masuk daftar tersebut harus berasal dari daftar sementara, sedangkan penggantian karena cedera atau sakit serius dapat dilakukan sampai 24 jam sebelum pertandingan pertama dengan persetujuan FIFA.

“Daftar rilis final berisi 23 pemain, sedikitnya tiga di antaranya penjaga gawang,” demikian ketentuan Pasal 23.1 regulasi FIFA, dalam terjemahan bahasa Indonesia.

Aturan disiplin juga dibuat khusus untuk mengatur akumulasi kartu. Pasal 9.2 menyebut, “Kartu kuning tunggal dalam ASEAN Cup akan dihapus setelah matchday kedua fase grup dari setiap divisi.”

Namun, pemain atau ofisial yang mengoleksi dua kartu kuning dalam dua pertandingan berbeda tetap otomatis absen pada laga berikutnya.

Kartu merah langsung maupun kartu merah tidak langsung juga berujung pada skors otomatis untuk pertandingan selanjutnya, selain kemungkinan sanksi tambahan.

BACA JUGA:  Indonesia ke Final SEA V Cup 2026 usai Sapu Vietnam 3-0, Kini Ditantang Kamboja

Format Dua Divisi

Dokumen FIFA merancang FIFA ASEAN Cup 2026 dengan 14 peserta dan membuka kemungkinan perluasan hingga maksimal 16 tim.

Peserta dibagi ke dalam dua kompetisi:

  • Divisi Utama atau Premier Division berisi delapan tim dalam dua grup, masing-masing empat tim.
  • Divisi Tantangan atau Challenge Division berisi enam tim dalam dua grup, masing-masing tiga tim.

Fase grup berlangsung selama tiga matchday.

Pada matchday keempat, setiap divisi memainkan pertandingan final.

Dua tim teratas dari setiap grup berhak melaju ke final divisi, sementara FIFA dapat menambahkan pertandingan untuk menentukan peringkat akhir tim lain.

Setiap kemenangan bernilai tiga poin, hasil imbang satu poin, dan kekalahan tanpa poin.

Jika dua tim atau lebih memiliki nilai sama, penentuan awal menggunakan rekor pertemuan langsung, mulai dari poin, selisih gol, hingga jumlah gol dalam laga antartim tersebut.

Jika masih imbang, regulasi beralih ke selisih gol dan jumlah gol seluruh pertandingan grup, lalu skor perilaku tim atau fair play.

BACA JUGA:  John Herdman Terkesan Atmosfer GBK: Pengalaman Tak Terlupakan Bersama Timnas Indonesia

Kartu kuning mengurangi satu poin, kartu merah tidak langsung tiga poin, kartu merah langsung empat poin, sedangkan kartu kuning yang disusul kartu merah langsung mengurangi lima poin.

Apabila seluruh kriteria tersebut belum memisahkan posisi, peringkat terbaru FIFA/Coca-Cola Men’s World Ranking digunakan sebagai penentu berikutnya.

Babak Final Berlanjut ke Perpanjangan Waktu

Pertandingan final yang berakhir imbang setelah waktu normal dilanjutkan dengan dua babak perpanjangan waktu masing-masing 15 menit.

Jeda lima menit diberikan setelah waktu normal, tetapi pemain tetap berada di lapangan.

Jika skor tetap sama, pemenang ditentukan melalui adu penalti.

Wasit lebih dulu melakukan undian untuk menentukan gawang yang digunakan, kemudian melakukan undian kedua untuk menentukan tim yang menendang lebih dulu.

Dengan aturan tersebut, FIFA ASEAN Cup 2026 tidak hanya memperkenalkan nama dan format kompetisi baru, tetapi juga membawa standar pengelolaan pertandingan yang lebih rinci sejak fase grup hingga final.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru