Menurut informasi dari nahkoda, kondisi cuaca ketika proses evakuasi berlangsung sangat buruk. Ombak besar dan situasi yang sudah gelap membuat penyisiran lebih jauh di sekitar lokasi kapal tenggelam tidak memungkinkan dilakukan pada malam itu.
“Informasi yang kemudian kami terima, KM Nurul Salsa tenggelam pada Rabu, 15 Juli 2026, sekitar pukul 17.00 WITA,” tutup Ronaldhi.
Klarifikasi ini disampaikan Basarnas untuk meluruskan informasi yang menyebut Tim SAR Makassar baru menerima laporan pada pukul 16.30 WITA. Basarnas menegaskan seluruh upaya penanganan telah dijalankan sejak laporan pertama masuk pada pukul 11.07 WITA dengan menyesuaikan prosedur operasi dan kondisi lapangan saat kejadian.


