SulawesiPos.com – Tim SAR gabungan memperluas pencarian 20 korban KM Nurul Salsa hingga Selat Makassar pada Minggu (19/7/2026), setelah lima penumpang ditemukan selamat sehari sebelumnya di sekitar Pulau Matallang, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.
Operasi ini dijalankan karena dari total 78 orang yang tercatat berada di kapal, 52 orang sudah ditemukan selamat dan satu orang meninggal dunia.
KM Nurul Salsa diketahui tenggelam di perairan sebelah barat Pulau Polassi pada Rabu, 15 Juli 2026, saat berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar.
Kapal itu dilaporkan mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan pada posisi sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar.
Area Pencarian Melebar dan Armada Ditambah
Kepala Kantor Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan tim memperlebar penyisiran agar peluang menemukan korban yang masih hilang bisa ditingkatkan.
“Kami kembali memperluas area pencarian menjadi 448 mil laut persegi,” kata Arif.
Wilayah operasi dibagi ke dalam dua Search and Rescue Unit dengan sektor pertama seluas 140 mil laut persegi di sekitar perairan Pulau Sabalana dan Pulau Mataalang.
Sektor kedua memakai KN SAR Kamajaya 104 untuk menyisir area seluas 308 mil laut persegi dari perairan Pulau Mataalang hingga Selat Makassar.
Basarnas juga mengerahkan tambahan armada berupa KN SAR Pacitan dari Kendari dan KN SAR Puntadewa dari Maumere untuk memperkuat unsur laut dalam operasi hari keempat.
Lima korban yang ditemukan selamat sebelumnya bertahan di tengah laut dengan berpegangan pada rompong milik nelayan sebelum dievakuasi.
Mereka masing-masing bernama Sitti Amang, Andi Samad, Asseng, Diska, dan Sri Ardita.


