Workshop “Menata Hati, Menyatukan Langkah”, Wabup Bone Tekankan Peran Guru PAUD Bentuk Karakter Generasi Muda

SulawesiPos.com – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., didampingi Dewan Pakar Forum Gerakan Pancasila, Dr. Aksi Hamzah, S.E., M.Si., secara resmi membuka Workshop Bimbingan Mental, Penguatan Karakter, dan Beramal bertajuk “Menata Hati, Menyatukan Langkah bagi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan TK/PAUD se-Kabupaten Bone”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu (18/7/2026).

Workshop ini digelar sebagai upaya memperkuat karakter, integritas, dan semangat pengabdian para pendidik serta tenaga kependidikan TK/PAUD dalam menjalankan tugas mencerdaskan kehidupan bangsa sejak usia dini. Kegiatan ini diikuti guru dan tenaga kependidikan TK/PAUD dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bone.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, serta memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Menurutnya, guru PAUD memegang peran strategis sebagai pendidik pertama di lingkungan sekolah yang menanamkan nilai-nilai moral, disiplin, kepedulian, dan semangat kebersamaan kepada anak-anak.

BACA JUGA:  Stunting di Kabupaten Bone Turun, Masuk Tiga Besar Penanganan Terbaik di Sulsel

“Melalui workshop ini, saya berharap seluruh pendidik dan tenaga kependidikan semakin memperkuat mental, menjaga integritas, serta terus menghadirkan pelayanan pendidikan yang penuh kasih sayang, profesional, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik,” ujar Andi Akmal Pasluddin.

Peserta Workshop Bimbingan Mental, Penguatan Karakter, dan Beramal di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu (18/7/2026).
Peserta Workshop Bimbingan Mental, Penguatan Karakter, dan Beramal di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu (18/7/2026).

Sementara itu, Dewan Pakar Forum Gerakan Pancasila, Dr. Aksi Hamzah, menekankan pentingnya membangun kekuatan mental dan karakter pendidik sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, harmonis, serta mampu melahirkan generasi penerus yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, penguatan karakter pendidik menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan usia dini karena guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik dalam membentuk sikap, perilaku, dan kepribadian.

Workshop tersebut juga menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pendidik TK/PAUD agar mampu menjalankan tugas dengan hati yang tulus, semangat kebersamaan, serta komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

BACA JUGA:  Wabup Bone Gandeng FAO dan ARLI, Rumput Laut Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Pesisir

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi materi dan diskusi. Mereka memperoleh pembekalan mengenai penguatan mental, pembinaan karakter, serta pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas di lingkungan pendidikan (kar)

SulawesiPos.com – Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, M.M., didampingi Dewan Pakar Forum Gerakan Pancasila, Dr. Aksi Hamzah, S.E., M.Si., secara resmi membuka Workshop Bimbingan Mental, Penguatan Karakter, dan Beramal bertajuk “Menata Hati, Menyatukan Langkah bagi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan TK/PAUD se-Kabupaten Bone”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu (18/7/2026).

Workshop ini digelar sebagai upaya memperkuat karakter, integritas, dan semangat pengabdian para pendidik serta tenaga kependidikan TK/PAUD dalam menjalankan tugas mencerdaskan kehidupan bangsa sejak usia dini. Kegiatan ini diikuti guru dan tenaga kependidikan TK/PAUD dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bone.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bone menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, serta memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Menurutnya, guru PAUD memegang peran strategis sebagai pendidik pertama di lingkungan sekolah yang menanamkan nilai-nilai moral, disiplin, kepedulian, dan semangat kebersamaan kepada anak-anak.

BACA JUGA:  Bone Sukses Jadi Tuan Rumah Kejurprov Catur Sulsel 2026, 126 Atlet Berebut Tiket ke Kejurnas

“Melalui workshop ini, saya berharap seluruh pendidik dan tenaga kependidikan semakin memperkuat mental, menjaga integritas, serta terus menghadirkan pelayanan pendidikan yang penuh kasih sayang, profesional, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik,” ujar Andi Akmal Pasluddin.

Peserta Workshop Bimbingan Mental, Penguatan Karakter, dan Beramal di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu (18/7/2026).
Peserta Workshop Bimbingan Mental, Penguatan Karakter, dan Beramal di Aula Lamellong, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Sabtu (18/7/2026).

Sementara itu, Dewan Pakar Forum Gerakan Pancasila, Dr. Aksi Hamzah, menekankan pentingnya membangun kekuatan mental dan karakter pendidik sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, harmonis, serta mampu melahirkan generasi penerus yang mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, penguatan karakter pendidik menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan usia dini karena guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik dalam membentuk sikap, perilaku, dan kepribadian.

Workshop tersebut juga menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pendidik TK/PAUD agar mampu menjalankan tugas dengan hati yang tulus, semangat kebersamaan, serta komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

BACA JUGA:  Wabup Bone Sidak Tanjung Pallette, Promosikan Surga Wisata di Tepi Teluk Bone dan Ajak Warga Dukung Destinasi

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi materi dan diskusi. Mereka memperoleh pembekalan mengenai penguatan mental, pembinaan karakter, serta pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas di lingkungan pendidikan (kar)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru