SulawesiPos.com – Kesigapan Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone berhasil menggagalkan potensi perang kelompok antarremaja yang dapat mengancam keselamatan warga.
Sebanyak 33 remaja diamankan dalam operasi yang berlangsung di Jalan KH Sulaeman Lapawawoi, Kabupaten Bone.
Penindakan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya dugaan aksi perang kelompok di kawasan tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Patroli Presisi Sat Samapta Polres Bone yang dipimpin PS Kanit Turjawali Aiptu Muhammad Rasyid bersama Unit Intelkam yang dipimpin Aiptu Andi Ashar langsung bergerak menuju lokasi.
Saat tiba di lokasi, petugas menemukan puluhan remaja yang sedang berkumpul. Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah senjata tajam yang diduga akan digunakan dalam aksi bentrokan.
Dari lokasi, petugas mengamankan barang bukti berupa empat bilah parang, satu bilah samurai, satu bilah karambit, serta 11 unit sepeda motor. Seluruh barang bukti langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Selain itu, sebanyak 33 remaja laki-laki berusia antara 13 hingga 16 tahun turut diamankan. Dari jumlah tersebut, tiga orang diduga membawa senjata tajam, masing-masing berinisial AF (16), MJ (15), dan RF (15).
Ketiga remaja tersebut kemudian diserahkan ke Satreskrim Polres Bone melalui SPKT untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara 30 remaja lainnya yang tidak terbukti membawa senjata tajam didata dan diberikan pembinaan oleh petugas sebelum dipulangkan kepada keluarga mereka.
Langkah cepat aparat kepolisian ini dinilai berhasil mencegah potensi bentrokan yang dapat menimbulkan korban jiwa maupun kerugian di tengah masyarakat.
Keberadaan patroli malam yang aktif dan responsif menjadi salah satu upaya preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bone.
Kapolres Bone AKBP Sugeng Setio Budhi, S.I.K., M.Tr. Opsla melalui Kasi Humas Polres Bone, Iptu Rayendra Muchtar, S.H., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi segala bentuk aksi kekerasan maupun kepemilikan senjata tajam secara ilegal.
“Kami akan terus meningkatkan patroli dan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang berupaya mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami juga mengajak para orang tua serta tokoh masyarakat untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak, khususnya pada malam hari, agar tidak terlibat dalam perbuatan yang melanggar hukum,” tegas Iptu Rayendra, Senin (1/6/2026).
Polres Bone memastikan upaya pencegahan terhadap aksi kriminalitas jalanan dan perang kelompok akan terus dilakukan demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (kar)

