Ubed Antar Indonesia Raih Emas Asian Games 2026, Vino: Ini Alarm Pembinaan di Sulsel

SulawesiPos.com – Pencinta bulu tangkis Makassar, Vino Caesar, berharap keberhasilan Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed menjadi penentu emas Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bisa menjadi pemicu lahirnya lebih banyak atlet muda dari Sulawesi Selatan.

Harapan tersebut disampaikan Vino dalam wawancara dengan SulawesiPos.com, Jumat (25/9/2026), setelah Ubed memastikan Indonesia mengalahkan China 3-2 pada final beregu putra Asian Games 2026.

Ubed tampil pada partai kelima setelah Indonesia lebih dulu tertinggal 0-2. Alwi Farhan kemudian memperkecil ketertinggalan sebelum Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyamakan kedudukan.

Beban penentu kemenangan akhirnya berada di tangan Ubed.

Tunggal putra muda Indonesia itu menghadapi Weng Hongyang dan mampu menang dua gim langsung 23-21, 21-13.

Kemenangan tersebut memastikan emas untuk Indonesia.

Vino melihat keberanian Ubed tampil dalam situasi tersebut sebagai sesuatu yang sangat inspiratif bagi atlet muda.

“Sangat inspiratif. Ubed masih muda tapi berani ambil tanggung jawab di partai hidup-mati, menang 23-21, 21-13,” kata Vino kepada SulawesiPos.

BACA JUGA:  Bentrok Subuh di Veteran Selatan Makassar, Satu Motor Dibakar dan Warga Panik

Menurut Vino, keberhasilan Ubed seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan usia dini di Sulawesi Selatan.

“Ini alarm buat kita di Sulsel: pembinaan usia dini tidak boleh kendor. Bibit seperti Ubed harus kita lahirkan dari Makassar, dari GOR-GOR kita,” ujarnya.

Ubed sendiri mengakui tekanan tetap dirasakan ketika turun sebagai pemain terakhir.

Dalam keterangan kepada ANTARA, ia mengatakan sempat tegang pada awal pertandingan dan berusaha meyakinkan dirinya untuk tetap tenang.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan Ubed tidak hanya ditentukan kemampuan teknis.

Ia juga harus mengelola tekanan setelah empat pertandingan sebelumnya membuat kedudukan Indonesia dan China menjadi 2-2.

Bagi Vino, aspek mental seperti itu penting dimasukkan dalam proses pembinaan atlet muda di Sulsel.

Ia berharap Makassar dan daerah lain di Sulsel tidak hanya menjadi tempat munculnya pemain potensial, tetapi juga mampu membina mereka hingga mencapai level nasional.

Vino bahkan memasang target agar ada pemain Sulsel yang mampu menembus Pelatnas dalam dua tahun mendatang.

BACA JUGA:  Peringatan Dini Cuaca Makassar 9–11 Januari 2026: Waspada Hujan Lebat dan Longsor!

“Efeknya luar biasa, satu emas tim angkat harkat bangsa. Harapan kami di Sulsel: momentum ini jadi pemicu,” kata Vino.

“Kami berharap cetak 1-2 pemain Sulsel masuk Pelatnas dalam 2 tahun ke depan,” lanjutnya.

Menurut Vino, target tersebut membutuhkan pembinaan yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari klub, pelatih, pembina hingga lingkungan tempat atlet berlatih.

Ia ingin keberhasilan Indonesia di Asian Games tidak berhenti sebagai kebanggaan sesaat, tetapi menjadi motivasi bagi anak-anak muda Sulsel untuk berani memasang target lebih tinggi.

“Emas Asian Games harus jadi jalan tol untuk anak Sulsel tembus dunia,” pungkas Vino.

Dengan Ubed sebagai salah satu contoh pemain muda yang mampu mengambil tanggung jawab di panggung besar, Vino berharap semakin banyak atlet dari Sulsel yang mendapatkan kesempatan berkembang hingga level nasional dan internasional.

SulawesiPos.com – Pencinta bulu tangkis Makassar, Vino Caesar, berharap keberhasilan Moh Zaki Ubaidillah atau Ubed menjadi penentu emas Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 bisa menjadi pemicu lahirnya lebih banyak atlet muda dari Sulawesi Selatan.

Harapan tersebut disampaikan Vino dalam wawancara dengan SulawesiPos.com, Jumat (25/9/2026), setelah Ubed memastikan Indonesia mengalahkan China 3-2 pada final beregu putra Asian Games 2026.

Ubed tampil pada partai kelima setelah Indonesia lebih dulu tertinggal 0-2. Alwi Farhan kemudian memperkecil ketertinggalan sebelum Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyamakan kedudukan.

Beban penentu kemenangan akhirnya berada di tangan Ubed.

Tunggal putra muda Indonesia itu menghadapi Weng Hongyang dan mampu menang dua gim langsung 23-21, 21-13.

Kemenangan tersebut memastikan emas untuk Indonesia.

Vino melihat keberanian Ubed tampil dalam situasi tersebut sebagai sesuatu yang sangat inspiratif bagi atlet muda.

“Sangat inspiratif. Ubed masih muda tapi berani ambil tanggung jawab di partai hidup-mati, menang 23-21, 21-13,” kata Vino kepada SulawesiPos.

BACA JUGA:  Mulai 1 Agustus, Satgas Makassar Tak Angkut Sampah Rumah Tangga yang Belum Dipilah

Menurut Vino, keberhasilan Ubed seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan usia dini di Sulawesi Selatan.

“Ini alarm buat kita di Sulsel: pembinaan usia dini tidak boleh kendor. Bibit seperti Ubed harus kita lahirkan dari Makassar, dari GOR-GOR kita,” ujarnya.

Ubed sendiri mengakui tekanan tetap dirasakan ketika turun sebagai pemain terakhir.

Dalam keterangan kepada ANTARA, ia mengatakan sempat tegang pada awal pertandingan dan berusaha meyakinkan dirinya untuk tetap tenang.

Situasi tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan Ubed tidak hanya ditentukan kemampuan teknis.

Ia juga harus mengelola tekanan setelah empat pertandingan sebelumnya membuat kedudukan Indonesia dan China menjadi 2-2.

Bagi Vino, aspek mental seperti itu penting dimasukkan dalam proses pembinaan atlet muda di Sulsel.

Ia berharap Makassar dan daerah lain di Sulsel tidak hanya menjadi tempat munculnya pemain potensial, tetapi juga mampu membina mereka hingga mencapai level nasional.

Vino bahkan memasang target agar ada pemain Sulsel yang mampu menembus Pelatnas dalam dua tahun mendatang.

BACA JUGA:  Satpol PP Buka Segel Pintu Proyek Stadion Sudiang, Sisi Selatan Masih Diblokade Warga

“Efeknya luar biasa, satu emas tim angkat harkat bangsa. Harapan kami di Sulsel: momentum ini jadi pemicu,” kata Vino.

“Kami berharap cetak 1-2 pemain Sulsel masuk Pelatnas dalam 2 tahun ke depan,” lanjutnya.

Menurut Vino, target tersebut membutuhkan pembinaan yang konsisten dan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari klub, pelatih, pembina hingga lingkungan tempat atlet berlatih.

Ia ingin keberhasilan Indonesia di Asian Games tidak berhenti sebagai kebanggaan sesaat, tetapi menjadi motivasi bagi anak-anak muda Sulsel untuk berani memasang target lebih tinggi.

“Emas Asian Games harus jadi jalan tol untuk anak Sulsel tembus dunia,” pungkas Vino.

Dengan Ubed sebagai salah satu contoh pemain muda yang mampu mengambil tanggung jawab di panggung besar, Vino berharap semakin banyak atlet dari Sulsel yang mendapatkan kesempatan berkembang hingga level nasional dan internasional.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru