SulawesiPos.com – Real Madrid mengalahkan Rayo Vallecano 4-1 pada pekan kelima La Liga di Stadion Santiago Bernabéu, Madrid, Sabtu (12/9/2026) malam waktu setempat atau Minggu (13/9/2026) dini hari Wita.
Kylian Mbappé mencetak dua gol, sedangkan Álvaro Carreras dan Jude Bellingham membawa tim asuhan José Mourinho menyelesaikan babak pertama dengan keunggulan tiga gol.
Madrid membuka skor pada menit ke-14 setelah Florian Lejeune menjatuhkan Carreras di kotak penalti.
Mbappé mengecoh kiper Emil Audero dari titik putih untuk mencetak gol keenamnya musim ini.
Hanya tiga menit berselang, Carreras menggandakan keunggulan.
Bek kiri tersebut bertukar umpan dengan Mbappé di dalam kotak penalti sebelum menuntaskan peluang menjadi gol.
Madrid terus menemukan ruang di sisi pertahanan Rayo.
Pada menit ke-35, Vinícius Júnior bergerak dari kiri dan mengirim umpan kepada Bellingham yang menyelesaikannya dengan sepakan pertama ke sudut bawah gawang.
Mbappé hampir menambah keunggulan menjelang jeda, tetapi tembakannya dari tepi kotak penalti membentur tiang.
Rayo juga mengancam melalui sepakan jarak jauh Pedro Díaz yang ditepis Thibaut Courtois.
Rayo tampil lebih berani setelah turun minum.
Pedro Díaz membentur tiang pada menit ke-46 sebelum Sergio Camello memperkecil skor menjadi 3-1 lima menit kemudian setelah memanfaatkan kesalahan penguasaan bola Madrid.
Tim tamu menikmati periode terbaiknya setelah gol tersebut dan memaksa Courtois melakukan sejumlah penyelamatan.
Madrid kemudian kembali mengendalikan permainan dan menciptakan peluang melalui Vinícius, Denzel Dumfries, serta Mbappé.
Mbappé menutup kemenangan pada menit 90+1 setelah menerima uman Arda Güler dalam serangan balik.
Gol itu menjadi gol ketujuh penyerang Prancis tersebut dalam enam pertandingan di seluruh kompetisi musim ini.
Hasil tersebut membuat Madrid mengoleksi 12 poin dari lima pertandingan dan menyamai perolehan Barcelona sebelum sang rival memainkan laga berikutnya.
Madrid juga mencatat empat kemenangan beruntun di Bernabéu.
Koreksi satu kata pada bagian sebelumnya: Mbappé menerima umpan Arda Güler.
Mourinho: Pertandingan Selesai dalam 45 Menit
Mourinho menilai tiga gol sebelum jeda menjadi penentu hasil pertandingan.
Ia menyebut rencana Madrid adalah memulai laga dengan intensitas tinggi dan secepat mungkin menguasai keadaan.
“Saya mendefinisikan laga ini sebagai pertandingan 45 menit. Empat puluh lima menit, pertandingan selesai,” kata Mourinho dalam konferensi pers, dalam terjemahan bahasa Indonesia.
“Motivasinya adalah memulai dengan kuat dan menyelesaikan pertandingan secepat mungkin, dan kami berhasil melakukannya,” lanjutnya.
Pelatih asal Portugal itu mengakui permainan Madrid menurun pada babak kedua.
Rayo mendapat lebih banyak ruang, menciptakan peluang, dan memaksa tuan rumah melakukan kesalahan ketika membangun serangan.
Mourinho tetap memuji para pemainnya karena mampu meraih kemenangan setelah menjalani laga Liga Champions melawan Inter Milan pada pertengahan pekan.
“Para pemain pantas mendapatkan rasa hormat dan tepuk tangan dari saya,” ujarnya.
Meski mencetak empat gol, Mourinho menilai Madrid masih membuang terlalu banyak peluang.
“Kami mencetak banyak gol, tetapi juga gagal memanfaatkan sangat banyak peluang. Saya baru saja berkata kepada tim, suatu hari nanti ada tim malang yang akan membayar semua peluang yang kami sia-siakan ini. Suatu hari nanti, kami akan mencetak tujuh gol ke gawang sebuah tim,” katanya.
Mourinho juga menjelaskan pergantian Federico Valverde pada jeda dilakukan sebagai langkah pencegahan setelah sang gelandang merasakan gangguan pada tendon Achilles.
Beñat San José Akui Strateginya Terlalu Berisiko
Pelatih Rayo Beñat San José mengambil tanggung jawab atas pendekatan menekan tinggi yang membuat timnya meninggalkan ruang antarlini pada babak pertama.
“Mungkin sebagai pelatih saya melakukan kesalahan dengan terlalu mengekspos tim, menekan sangat tinggi, dan kadang-kadang mereka mampu mengombinasikan permainan serta menemukan bola di antara lini. Kami sedikit lebih renggang daripada seharusnya,” kata Beñat, dalam terjemahan bahasa Indonesia.
Ia mengatakan penalti pembuka memukul mental Rayo, lalu kesalahan saat membangun serangan dihukum oleh pemain Madrid.
“Ketika Anda mencoba menekan Real Madrid dan tidak berhasil merebut bola, mereka akan menyakiti Anda,” ujarnya.
Beñat tetap mengapresiasi respons timnya setelah tertinggal 0-3.
Rayo mencetak satu gol, membentur tiang, dan menciptakan sejumlah peluang pada babak kedua.
“Hal yang paling membuat saya bangga adalah kegigihan dan mentalitas para pemain. Kami tidak pernah berhenti menunjukkan perlawanan dan terus mengejar pertandingan,” katanya.
Pelatih asal Spanyol itu juga memuji Courtois yang menggagalkan sejumlah peluang Rayo.
“Courtois membuat tiga penyelamatan luar biasa yang menunjukkan mengapa dia adalah penjaga gawang terbaik di dunia,” ujar Beñat.
Bernardo Silva Soroti Daya Serang Madrid
Bernardo Silva, yang bermain selama 69 menit, menilai kemenangan tersebut memperlihatkan kemampuan Madrid menciptakan banyak peluang di hadapan pendukungnya.
“Kami sangat senang karena tiga poin adalah hal terpenting. Empat gol, kemenangan besar, dan kami sangat senang, terutama dengan babak pertama, tetapi secara umum juga dengan seluruh pertandingan,” kata Bernardo kepada Real Madrid TV, dalam terjemahan bahasa Indonesia.
“Tidak ada keraguan mengenai kekuatan menyerang dan kemampuan mencetak gol tim ini. Terlebih di Bernabéu bersama para pendukung kami. Hari ini sekali lagi kami mampu menciptakan banyak hal dan menghasilkan peluang,” lanjutnya.

