SulawesiPos.com, Makassar — Agung Mannan kembali mengenakan seragam PSM Makassar. Klub berjuluk Juku Eja itu memperkenalkan bek asal Pangkep, Sulawesi Selatan, tersebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League 2026/2027, Kamis (13/8/2026).
Kepulangan Agung menjadi salah satu cerita menarik dalam aktivitas transfer PSM musim ini.
Setelah meninggalkan tim pada 2023, pemain kelahiran Pangkep tersebut menjalani perjalanan di sejumlah klub sebelum akhirnya mendapat kesempatan untuk memperkuat mantan klubnya lagi.
PSM menyampaikan kepulangan itu melalui unggahan di akun resmi klub.
Narasi yang digunakan cukup kuat menggambarkan perjalanan sang pemain selama tiga tahun terakhir.
“Pura lisuni pole massompe’ (sudah pulang dari perantauan). Setelah merantau selama tiga tahun, Agung akhirnya kembali mengabdi untuk kampung halaman!”
Klub kemudian melanjutkan pesannya dengan kalimat:
“Wattunnami kembali mengukir prestasi gemilang, sappo @agungmannann!”
Ungkapan tersebut memperlihatkan bahwa perekrutan Agung tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan di lapangan.
Statusnya sebagai pemain asal Pangkep membuat kepulangannya memiliki nilai tersendiri bagi pendukung Juku Eja dan masyarakat sepak bola Sulawesi Selatan.
Pernah Jadi Bagian dari Tim Juara
Agung Mannan bukan sosok baru bagi PSM.
Ia menjadi bagian dari skuad yang membawa klub tersebut menjuarai Liga 1 2022/2023.
Setelah musim penuh bersama tim, perjalanan kariernya berlanjut ke luar Makassar.
Ia sempat memperkuat Dewa United, menjalani masa peminjaman di Bali United, kemudian melanjutkan kiprah bersama Persis Solo.
Tiga tahun berselang, jalur kariernya kembali mengarah ke Makassar.
PSM pun menjadikannya sebagai salah satu pemain lokal yang diperkenalkan untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Tambahan Pengalaman untuk Lini Belakang
Dari sisi teknis, kehadiran Agung memberikan opsi tambahan bagi sektor pertahanan.
Pengalamannya bermain di sejumlah klub Liga 1 menjadi modal menghadapi persaingan musim baru.
Lebih dari itu, ia sudah mengetahui karakter kompetisi dan atmosfer yang melekat pada PSM.
Faktor tersebut membuat proses adaptasi dengan lingkungan tim berpeluang berlangsung lebih singkat dibandingkan pemain yang baru pertama kali datang.
Kepulangannya juga menambah warna lokal dalam skuad Pasukan Ramang.
Sebagai putra Pangkep, Agung memiliki hubungan yang kuat dengan sepak bola Sulawesi Selatan dan kini mendapat kesempatan untuk melanjutkan kisahnya bersama klub yang pernah membawanya meraih gelar juara.
Bagi Juku Eja, perekrutan ini menjadi kombinasi antara kebutuhan skuad dan cerita seorang pemain yang sempat meninggalkan kampung halaman untuk membangun karier, sebelum akhirnya pulang membawa pengalaman dari perjalanan tiga tahun terakhir.
Agung kini kembali menghadapi tantangan baru.
Musim 2026/2027 akan menjadi kesempatan baginya untuk membantu PSM bersaing sekaligus mengukir babak berikutnya dalam perjalanan kariernya di Makassar.

