SulawesiPos.com – Rapper asal Kanada, Drake memasang taruhan besar untuk Argentina pada final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Senin, 20 Juli 2026. Dari slip taruhan yang dibagikan di Instagram, mempertaruhkan US$1,5 juta atau sekitar Rp24 miliar pada pasar 1×2 untuk kemenangan Argentina dalam 90 menit plus injury time, dengan potensi payout mencapai US$5,175 juta atau sekitar Rp84 miliar.
Nilai taruhan itu langsung menjadi sorotan karena dipasang untuk laga paling besar di turnamen, sekaligus ketika banyak pasar justru masih memandang Spanyol sedikit lebih unggul.
Associated Press melaporkan menjelang kickoff bahwa Spanyol tetap masuk final sebagai favorit tipis, sementara Argentina datang dengan beban ekspektasi besar bersama Lionel Messi.
Slip yang beredar memperlihatkan odds 3,45 untuk pilihan Argentina. Artinya, taruhan Drake hanya akan cair bila Argentina menang di waktu normal.
Jika laga berlanjut ke extra time atau adu penalti, tiket taruhan untuk pasar itu tidak otomatis menang meski Argentina akhirnya mengangkat trofi.
Sorotan pada taruhan Drake juga muncul karena laga final ini sendiri sudah menghadirkan benturan besar dua kekuatan berbeda.
Argentina lolos ke partai puncak setelah menyingkirkan Inggris 2-1 di semifinal, sedangkan Spanyol masuk final usai mengalahkan Prancis 2-0.
Pertemuan itu membuat pilihan Drake tampak berani karena ia mendukung tim yang tidak sepenuhnya ditempatkan sebagai unggulan utama oleh pasar.
Di luar nilai uangnya, unggahan itu menambah lapisan hiburan menjelang final yang sejak awal memang dibungkus sebagai panggung global.
Argentina memburu gelar dunia berikutnya bersama Messi, sementara Spanyol datang dengan generasi muda yang sedang melaju dan dinilai lebih stabil sepanjang fase gugur.
Bagi publik, cerita ini bukan sekadar soal selebritas bertaruh besar, tetapi juga menunjukkan bagaimana final Spanyol vs Argentina memancing perhatian jauh melampaui sepak bola.
Saat jutaan mata tertuju ke MetLife Stadium, keputusan Drake memasang US$1,5 juta pada Argentina ikut mengubah atmosfer laga menjadi bahan pembicaraan baru di media sosial dan pasar taruhan.


